Kesalahan Terbesarku

Kesalahan Terbesarku
Kembali terulang


__ADS_3

Namun panggilan Azka mengalihkan perhatiannya.


"Ya presdir"


"Alexa tolong aku" suaranya yang serak seperti menahan sesuatu


"presdir anda kenapa?"


"tolong aku"


bersambung,


Adeop


...----------------...


"tolong aku, kemari kehotel Archeola Lt 5 nomor 505 sekarang" suara Azka mulai terlihat seperti kesakitan


Alexapun bergegas ketempat presdirnya, Ia belum sempat mengabari Ailsa. Ia saat ini telah sampai di depan ruang hotel yang Azka maksud, Ia langsung mengetuk pintu dengan cepat


"presdir anda didalam?"


"Presdir?" Tidak ada jawaban dari dalam Alexa memutuskan untuk membuka Pintu hotel yang tertutup tidak rapat itu. Alexa masuk dirinya terkejut melihat Azka dan ruang sekitarnya berantakan.


Alexa mendekati ke arah Azka


"Presdir? anda baik baik saja?" tanya Alexa hati hati


Tangan Alexa ditarik Azka yang berbaring di samping ranjang.


"Hah tolong aku, aku sudah tidak tahan" Ucap Azka yang terlihat lemas dan tidak sadarkan diri, melihat itu Alexapun panik melihat pria bejat yang sudah merenggut keperawanannya terlihat begitu kacau dan tak berdaya.


"Presdir apa yang telah terjadi padamu?" Tangan Alexa mengusap wajah Azka yang terasa panas


"Presdir apa kau demam? Presdir ayo kubawa ke rumah sakit sekarang" Alexa menarik tangan Azka namun Azka mulai sadar dan menarik tangan Alexa menuju kearahnya.


"Tolong aku, Aku sudah tak tahan"


"Iya presdir mari berdirilah aku akan mengantarmu kerumah sakit sekarang juga"


"Aku mau tubuhmu" Azka langsung membalikkan posisi Alexa yang kini berada dibawah naungan Azka, seraya menyesap bibir Alexa dan turun keleher.


"Brngsk apa yang kau lakukan" Teriak Alexa yang marah akibat perlakuan Azka seraya memberontak tapi tenaga Azka mulai menguat dan ia tidaj mampu mendorong tubuh Azka yang saat ini mulai turun berada di dua gundukan Alexa


Alexa menangis, Apa dia akan kembali berhubungan badan dengan sang presdir sekaligus Kekasih sahabatnya itu.


"Presdir hentikan hiks hiks" tangis Alexa namun Azka tidak berhenti melakukan aksinya, Ia benar benar sudah tidak tahan dibukanya baju Alexa yang minim itu



Hingga tertinggal bra putih dan celana ***** senada, Azka mulai melancarkan aksinya dengan makin liar. Ia membuka bajunya sendiri hingga terlihat abs yang menghiasi perutnya kemudian menanggalkan celananya hingga tersisa boxer yang menutupi areanya.


Alexa mulai terhanyut gair*** saat Azka menyesap area sensitifnya


"eungh" satu lenguhan berhasil lolos dari bibir Alexa kini areanya sudah mulai basah akibat pelepasan pertamanya.


Azka naik keatas menci** bibir Alexa dengan ganas seraya melepaskan ikatan branya seketika terlepas dan kini nampaklah tubuh polos Alexa. Azka mulai menyerang kesana kemari dengan kasar.


Kini Alexapun mulai terhanyut ia yang diperlakukan demikian merasa ingin meminta azka untuk segera melakukannya. Azka bangun membuka laci demi laci berharap ada sesuatu yang ia cari, hingga laci paling bawah ia menemukan barang yang ia cari kemudian mengambilnya. Azka membuka bungkusan itu dan langsung memakainya. dilihatnya Alexa yang kini terlihat serasa ingin lebih. Azkapun mulai menyerang Alexa lagi dan lagi. Ia menggesekkan sesuatu didepan pintu. Alexa dibuat kelimpungan menahan sesuatu yang berada disana.


Azka tidak langsung masuk, ia ingin bermain main dengan milik wanita itu.


"Emhh masukkan jangan seperti ini"

__ADS_1


mendengar itupun Azka langsung menuruti perkataannya.


mereka melakukkan kejadian untuk kedua kalinya. Kini Azka dan Alexa sudah menyelesaikan pergulatan mereka, terlihat Azka yang sudah tertidur sangat lelap dan Alexa yang mulai memejamkan matanya akibat kelelahan.


Ponsel Alexa berbunyi berulang kali namun tidak mampu membangunkan kedua pasangan eh kedua insan yang kelelahan setelah melakukan kegiatan maksiat itu.


Disisi lain Ailsa dan Wina sudah menunggu kedatangan Alexa.


"Alexa dimana ya, tadi udah otw kesini sih gue jadi khawatir"


"Yaudah kita susulin kerumahnya aja siapa tau masih dirumah" ajak Wina melihat Ailsa yang khawatir itu.



Sungguh malang nasib Ailsa, ia mengkhawatirkan seseorang yang saat ini tengah kelelahan setelah melakukan ena 2.


Wina mengajak Ailsa kerumah Alexa,


"Bi Alexanya ada?" tanya Ailsa


"Loh non Alexanya sudah pergi itu non tadi buru buru setelah menerima telefon sepertinya dari Tuan Azka karna saya dengar tadi non Alexa memanggil presdir"


"Oh yaudah bi kita permisi ya"


"Baik nona Ailsa hati hati dijalan"


Ailsapun merain ponselnya, ia mencoba menghubungi Azka kekasihnya kenapa tadi Alexa buru buru pergi.


"Ail kamu udah coba hubungin Azka?" tanya wina


"Iya udah kok tapi sama engga dijawab"


"mungkin aja mereka lagi ada rapat dadakan jadi ponsel mereka silent ponselnya, bisa aja kan"


"Ail kita mau kemana ini?"


"ke mall, kita berdua aja duluan aku udah kirim Alexa pesan nanti kalau dia udah buka ponsel biar dia menyusul"


"Okeyy let's go"


Ailsa dan wina melajukan mobilnya menuju mall, sudah 5 jam berlalu kini waktu sudah menunjukkan sore hari. Azka mulai membuka matanya pemandangan pertama yang dilihatnya ialah Alexa yang masih memejamkan matanya terlihat begitu cantik



Azka memandangi Alexa dengan lekat, lalu ia teringat kenapa ia bisa berada disana dan berakhir tidur dengan sekertarisnya lagi. Rahang Azka mengeras pikirannya kalut siapa yang berani bermain main dengannya.


FLASHBACK ON


tok tok tok


"Ya?"


"Selamat Pagi, apa benar atas nama pak Azka Kemal Dirgantara?" tanya seorang kurir


"Iya saya sendiri"


"Ini ada kiriman bunga dari atas nama Ailsa Arabela Hernandez"


"Baik terimakasih" Azka pun tersenyum ceria, ia membuka Card yang ada di buket bunga tersebut.


Sayang temui aku di hotel Archeola lt.5 nomor kamar 505 ya, sekarang ! aku tunggu disini jadi tidak perlu menelfonku


^^^-Ailsa^^^

__ADS_1


Azka yang baru saja mandi itupun segera bersiap siap menuju ketempat yang tertera. Ketika Azka sampai dikamar ia mengetuk pintu itu tetapi tidak ada jawaban, hingga seorang pelayan asing menyapanya.


"Dengan tuan Azka?"


"ya?" jawab Azka bingung


"Silahkan ikut saya masuk kedalam nona Ailsa sedang kebawah untuk membeli sesuatu digedung sebelah dan beliau berpesan agar menyuruh anda masuk dan menunggu didalam"


Tanpa rasa curiga sedikitpun Azka masuk kedalam, tak lama beberapa pelayan memasuki kamar dan memberikan minuman untuk Azka.


"Tuan Azka silahkan menikmati hidangannya terlebih dahulu sembari menunggu nona Ailsa kembali. Saya permisi anda bisa memanggil saya jika membutuhkan bantuan" ucap pelayan itu seraya menundukkan badannya.


"Baik terima kasih"


Tanpa curiga Azka yang sedang haus pun akhirnya meminum jus jeruk itu sampai tandas, seraya bermain ponselnya sembari menunggu Ailsa. 10 menit Badan Azka mulai memanas, ia berusaha beranjak dan mencoba membuka pintu sayangnya pintu dikunci dari luar. Si*l sepertinya ada yang tidak beres. Azka mulai mengibas ngibaskan baju yang ia kenakan sungguh azka sudah mulai merasakan hal aneh dalam dirinya.


Azka mulai kesetanan dia membanting barang barang disekelilingnya.


Azka yang sudah lemas akibat menahan gejolaknya terduduk dilantai dirinya sudah tidak nyaman. Ia mengambil ponsel dan menelfon dengan panggilan cepat disana tertera nomor Alexa karena saat ini difikirannya hanya Alexa yang sudah berhubungan badan dengannya.


Tak lama suara wanita mulai memulai obrolan


Namun panggilan Azka mengalihkan perhatiannya.


"Ya presdir"


"Alexa tolong aku" Ucap Azka yang sudah tidak tahan lagi


"presdir anda kenapa?"


"tolong aku, kemari kehotel Archeola Lt 5 nomor 505 sekarang" Azka langsung mematikan ponselnya


Pintu kamar hotel itu tiba tiba terbuka nampaklah sosok wanita seksi yang mencoba menghampirinya, Azka langsung berdiri dan mengusir wanita itu dengan sangat kasar.


"Hah perrrrgii tinggalkan kartu namamu dan kutransfer uang kerekeningmu jika kau pergi dari sini atau besok kamu pulang tinggal nyawa!" teriak Azka keras. Seketika wanita tadi menciut, wanita tadi melangkah keluar dari kamar itu.


Hampir saja Azka tadi akan tergoda oleh seorang wanita j*lang yang sepertinya merupakan wanita sewaan itu,


"Hahhh dimana Alexaaa lama sekali" Azka mulai tidak karuan selang beberapa menit pintu terbuka nampaklah sosok sekertaris yang ia tunggu tunggu. Hingga terjadilah hal yang diluar batas itu.


FLASHBACK OFF


"si*l aku benar benar harus mencari tahu siapa yang sudah membuatku seperti ini" umpat Azka, ia segera beranjak dan menyiapkan pakaian untuk Alexa yang baru. Setelah menyuruh seorang asisten memberikan pakaian yang baru ia langsung masuk kedalam kamar mandi. Alexa membuka matanya dan berdiri dalam posisi duduk diranjang disana ia dibuat terkejut lalu ia mengingat kejadian yang berlangsung beberapa saat tadi.



Ia langsung menangis kenapa ia menghianati sahabatnya lagi dengan tidur bersama kekasihnya. Tak lama Azka yang baru saja selesai mandi keluar dengan handuk yang melilit menutupi tubuhnya, Alexa kembali terpukau melihat perut kotak kotak Azka yang masih basah dengan rambut yang masih mengeluarkan Air membuat Azka begitu maskulin.


Drrtt.. drtt.. drttt


Bunyi panggilan masuk dari ponsel Alexa memecahkan perhatian Azka dan Alexa yang saat ini saling memandang satu sama lain.


"Hahhh Bagaimana ini" Ujar Alexa panik


Bersambung


Adeop,


...----------------...


yuk yuk like komen, aku bakal up banyak banyak stay tune!


Vote juga ya kalian bisa vote tiap senin :"))

__ADS_1


__ADS_2