Kesalahan Terbesarku

Kesalahan Terbesarku
Feeling


__ADS_3

Alexa POV


deggg


"Apa maksud emilie?" batinku saat kata kata terakhir keluar dari mulutnya sebelum dia pamit pulang. Sungguh berat mendengar penuturan dari adik orang yang kucintai. Semuanya terasa seperti mimpi saat kata demi kata terlantun dari mulut Emilie. Entah kenapa hatiku dan pendirianku mulai goyah, ingin rasanya memaafkan presdir Azka namun semua yang kulihat hampir semua terasa sakit. Tuhan aku berserah padamu apapun yang terjadi aku akan menjalani dengan sepenuh hati.


Sore ini dan beberapa hari ini Presdir Azka tidak lagi mengirimiku berbagai macam kado, Seperti ada yang kurang saat tidak ada kiriman apapun. Aku duduk disebuah kursi didepan ruko seraya menghabiskan kue coklat yang beberapa hari ini selalu menjadi makanan favoritku.


"Huft sayang... apa yang harus mama lakukan, disaat mama mencoba untuk pergi dan menebus semua dosa dosa mama pada sahabat satu satunya yang mama miliki semuanya harus kembali dan memintaku untuk kembali memaafkan mereka."


"apa semua ini pantas mama dapatkan? disaat seorang pendosa seperti mama ini terus menerus diberikan tawa bahkan disaat tersulitpun" ucapku pada buah hatiku.


tendangan tendangan kecil mulai kurasakan saat tanganku mengusap pelan pelan perutku. Bahagia sekali melihat bayi yang ada didalam kandunganku merespons semua ucapanku. Bicara soal bayi dan kehamilan memang rasanya sangat berbeda, disaat orang lain selalu ditemani suami mereka saat check up aku menjadi wanita yang terlihat menyedihkan. jujur aku iri, aku juga ingin merasakan kehamilan seperti orang orang.


Ditemani kala check up, diturutin segala nyidam, dimanja ah rasanya seperti wanita paling beruntung. Sedangkan aku bahkan harus berbohong pada dokter jika suamiku sedang bekerja diluar negri, nyidam pun sering kulewatkan dengan harapan anakku nantinya tidak ileran. Hal yang paling membuatku berat adalah ketika ingin sekali dipeluk seseorang, memijit kakiku yang bengkak, mengusap punggungku yang selalu terasa nyeri dan kaku. Entahlah hal hal itu membuatku sangat iri.


Sedih sekali saat aku merasa kangen dengan presdir, sepertinya ini karma paling berat untukku. Aku membeli parfum yang sama seperti parfum presdir supaya aku bisa melepaskan kerinduan yang mendalam. Aku selalu berdoa agar tuhan memberiku kebahagiaan meskipun itu dari hal sederhana sekalipun.

__ADS_1


Tak lama setelah aku melamun, Rara datang menyentuh pundakku.


"Ya ada apa Ra?" tanyaku


"mbak tadi nona Emilie kemari ya?" tanya Rara


"iya"


"em jadi mbak Alexa udah tau tentangku?" tanya Rara


"Mbak jangan pecat Rara, meskipun saya dipekerjakan nona Emilie untuk menjagamu tapi saya juga butuh kerjaan. Aku mohon jangan usir aku mbak" ucap Rara seraya mengeluarkan muka imutnya.


"Oke ceritakan dulu bagaimana bisa kamu bekerja dengan Emilie" tanyaku


"Heum baiklah aku akan jujur padamu, sebenarnya nona Emilie itu berteman dengan saudara sepupuku. Saya diusir oleh ibu tiriku dan kebetulan aku bertemu dengan nona Emilie. kemudian dia menawariku pekerjaan untuk menjagamu dengan dalih merahasiakan semua tentang nona Emilie sebagai gantinya aku hanya melaporkan segala aktivitas mbak dan menjaga serta menolong mbak ketika membutuhkan sesuatu. Akupun setuju setelah melihat mbak dan ternyata mbak sangat baik padaku aku jadi betah meskipun aku tidak digaji sekalipun"


"Aku begitu kasihan melihat mbak yang hamil dan bekerja sendirian menghidupi mbak dan bayi yang mbak kandung. Tapi percayalah mbak masih sangat beruntung bahwa ayah mbak dan nona Emilie sangat memperhatikanmu" ucap Rara

__ADS_1


"Ayahku?" tanyaku


"iya mbak tuan Prastio, Dia sangat menyayangimu. Setiap haripun dia sering datang kemari untuk melihatmu. Ayahmu tidak pernah meninggalkanmu mbak dia selalu ada untukmu" ucapan Rara ini bemar benar membuatku tercengang. Apakah aku menangis? tentu mendengarnya saja sudah membuatku senang.


"Aku jujur padamu mbak, jangan menangis" ucap Rara


"Lalu dimana ayahku Ra? kenapa dia tidak menemuiku?" ucapku


"dia selalu ada didekatmu mbak" ucap Rara seraya tersenyum


"Apa maksutmu?"


Bersambung


...----------------...


nahlo maksutnya apa ya? komen dibawah dong! Author marah lo nek gini

__ADS_1


__ADS_2