Kesalahan Terbesarku

Kesalahan Terbesarku
Sudah terjadi


__ADS_3

"Kau tenang saja, asal kau tidak memberi tahu Ailsa soal ini kita berdua aman"


"Aku tahu aku dan kamu sudah menyakiti dan mengkhianati Ailsa dengan kita berdua tidur bersama, tapi ini kecelakaan kita tidak bisa menghindarinya karna memang kita sudah melakukannya" tegas Azka


"Hiks hiks" Alexa menangis


"Sudahlah jangan menangis lagi, sebaiknya kau bersih bersih aku akan mengantarmu pulang." pinta Azka


----------------


Alexa segera menuju bawah shower dirinya mengguyur seluruh tubuhnya dibawah shower, tangisnya pecah. Dirinya sudah tidak suci lagi, ditempat sama diruang yang berbeda Azkapun juga merutuki kebodohannya, Ia juga berada dibawah Shower dengan segala penyesalannya.


Alexa begitu menyesal karena tidak dapat menjaga kesuciannya, mengecewakan Ayahnya dan menghianati Sahabatnya. Sedangkan Azka begitu menyesal karena telah merenggut kesucian oranglain, menghianati kekasih sekaligus sahabatnya akibat dirinya tak mampu menahan ***** yang membara.


Tak lama setelah itu Alexa keluar dari kamar mandi dengan mengenakan handuk saja, diluar dirinya sudah ditunggu Azka.


"Ini pakailah" Ucap Azka menyerahkan paperbag kearah Alexa, Setelah itu Alexa masuk kembali dan mengenakannya. Baju yang Azka berikan sangat cantik dan pas ditubuh Alexa.



Setelah selesai berpakaian Ia diantar Azka pulang kerumahnya, Selama perjalanan tidak ada yang membuka pembicaraan suasananya begitu hening dan canggung. Azka melirik kearah Alexa yang saat ini tengah melihat keluar jendela dengan tatapan kosong. "Maafkan Aku Alexa" batin Azka, Dirinya begitu bersalah terhadap gadis disebelahnya ini, gadis yang semalam membuatnya melayang dalam kenikmatan.


"Apa kau baik baik saja?" tanya Azka


"Apa anda masih bertanya setelah melihat apa yang saya alami?" ucap Alexa datar


"Maaf" lanjut Azka


Setelah itu mereka mulai memasuki gerbang rumah Alexa, setelah sampai di depan rumah Alexa langsung hendak membuka pintu namun tangannya ditahan Azka.


"Tunggu, Aku pasti akan memberimu kompensasi atas semua ini, besok kau boleh cuti dan jika kamu..."


"aku apa" sinis Alexa dengan senyum kecut jangan tanyakan Air mata Alexa sudah jatuh sedari tadi


"tidak ada, aku harap kamu merahasiakan ini semua demi kebaikan kita berdua" sambung Azka


Alexa langsung keluar dari mobil dan menghapus Air matanya. Alexa langsung bergegas menuju kamarnya, Azka yang melihat kepergian Alexa menatap dengan perasaan bersalah mendalam.



Hari itu Alexa menangis terus menerus didalam kamarnya hingga dirinya kelelahan dan tertidur. Azka membuka ponselnya disana banyak panggilan yang terlewat dari Ailsa dirinya merutuki kebodohannya.


"Maaf Ailsa aku sudah menghianatimu, tapi aku tidak bisa memberi tahumu aku tidak ingin kehilanganmu" monolog Azka. Kemudian Azka memutuskan untuk menelfon ulang kenomor Ailsa.


"Halo sayang" ucap Azka


"hmm"

__ADS_1


"Sayang kau marah? maaf ya semalam aku langsung ketiduran begitu sampai dirumah, aku lupa masih silent ponselku" terang Azka


"hm"


"Sayang maaf aku beneran lupa semalem karena sedikit pusing aku malah jadi ketiduran, aku aja baru bangun. sayang jangan marah lagi ya"


"Pengen banget jambak rambutmu itu, tau gitu kan aku gak nungguin kamu semaleman. lain kali jangan diulangi lagi" kesal Ailsa


"Iya sayang, maaf ya"


"kamu gaada niatan kesini? minta maaf gitu doang? ckk" kesal Ailsa


"Maaf ya aku belum bisa kesana, Aku mau pulang kerumah utama dulu jenguk mama sama Emilie" Bohong Azka dirinya tidak bisa menemui Ailsa saat ini karena banyak bekas kemerahan disekitar tubuhnya akibat ulah Alexa jika Ailsa melihat dirinya akan curiga.


Merasa Ailsa tidak menjawab Azkapun paham wanitanya ini sedang merajuk


"Yaudah deh besok pagi aku jemput, sebagai gantinya aku temani kamu setengah hari di caffe gimana" nego Azka


"Oke deal" ucap Ailsa yang terlihat bahagia dari nada bicaranya


Sungguh Ailsa merupakan wanita yang baik, dirinya benar benar mudah bahagia hanya karena hal sederhana. Azka yang saat ini kembali ke apartemennya dilihatnya ranjang yang semalam ia tempati bersama sang sekertaris. Dilihatnya bercak darah tanda keperawanan Alexa telah ia renggut, disana juga terdapat sisa sisa percintaannya.


Azka mengusap kasar wajahnya, dia merutuki kebodohannya.


"Ini semua gara gara Frank brengs*k itu, Akan kubuat perusahaannya hancur" ambisi Azka makin mencuat untuk menghabisi perusahaan milik koleganya, sejak dahulu dirinya sudah muak dengan orang seperti Frank


Azka mulai mengganti sprei yang ia gunakan, dirinya langsung memasukkan ke mesin cuci. Kemudian Azka berbaring diatas ranjang, dirinya masih terbayang tubuh Alexa yang sangat nikmat mulai dari keagresifannya dan setiap des*han yang keluar dari mulutnya.


Azka sangat susah untuk memejamkan matanya, Ia hanya mengingat kejadian dirinya bercinta dengan sekertarisnya, Sungguh jika harus jujur Azka sangat menikmati dan merasa ketagihan oleh kegiatan sek* nya bersama dengan Alexa karena ini pertama kalinya dirinya merasakan bercinta dengan seorang wanita.


...----------------...


"engh" lenguhan kecil dari mulut wanita cantik itu, tak lama dirinya membuka matanya, diambilnya ponsel yang sedari tadi berbunyi


drttt...drttt...drtt..


Layar itu menampilkan sebuah nama "Ailsa" dirinya langsung meneteskan air mata, ya Alexa saat ini tengah meratapi kesedihannya dia masih belum berani berbicara dengan sahabatnya Ailsa mengingat penghianatannya.


4 panggilan terlewat, Alexa masih belum berkutik dari tempatnya. "Ailsa apakah kamu akan menelfonku seperti saat ini jika kau tau kejadian yang sebenarnya?" tanya Alexa dalam hati.


panggilan kelima, Alexa memutuskan untuk mengangkat telfonnya.


"Halo Ail"


"kemana aja sii ditelfon daritadi nggak diangkat angkat" Teriak Ailsa


"Maaf Ail, aku berkebun dibawah ponselku tertinggal dikamar jadi aku tidak tahu" bohong Alexa

__ADS_1


"Tumben banget kamu mau berkebun"


"Enggak lah aku cuman iseng aja nonton mang Dono lagi nanem, kamu kenapa nelfon Ail"


"Semalem kamu pulang jam berapa dari pertemuan itu sama Azka?" tanya Ailsa sebenarnya dirinya ingin menelfon Alexa karena tujuan lain tapi dirinyapun mendadak penasaran karena Azka dan Alexa susah dihubungi.


"Owh, semalem cuman sampe jam 10 aja kok habis tanda tangan trus udah" ucap Alexa tidak sepenuhnya bohong karena memang pukul 10 mereka sudah selesai bernegosiasi namun setelah itu mereka enak-en*


"Em oiya aku tu sebenarnya mau ngajakin kamu ke petshop kamu gak lupa kan?"


"Maaf ya Ail aku nggabisa sekarang, Aku mau istirahat dirumah sebelum besok ngantor yang ribetnya yaampun bener bener"


"Tapi lo baik baik ajakan? apa mau aku temenin kerumahmu?"


"enggak usah Ail, kamu mau nemenin aku tidur doang? masa aku tidur ditemenin"


"iya juga ya, yaudah kamu kalau ada waktu kabarin ya nanti kita hangout bareng sama Wina temennya Azka"


"Iyah, maaf ya Ail"


"Yaudah gapapa kamu tidur gih, kasian amat sih anak sibuk"


"Maaf dong Ail kalau gagini gimana aku mau buktiin ke Ayahku"


"Semangat ya sayang"


Tak lama Ailsa dan Alexa mengakhiri panggilan mereka, Alexa mulai menangis kembali


"gue udah kotor Ail, gue gabisa banggain ayah gue, gue udah hianatin elo" racau Alexa sambil menangis sesenggukan.


Dirinya masih begitu terpukul mengingat kenyataan dan kisah percintaannya, Ia bahkan tidak menyangka dirinya akan tidur dengan bosnya. seketika kejadian dmei kejadian terlintas di benak Alexa, Saat dimana Azka menghujamka* miliknya kedalam Alexa, saat dimana dirinya mengerang kenikmatan akibat ulah Azka, Saat dimana mereka saling bercu*bu dan menger*ng bersama. Kejadian itu membekas di benak Alexa.


Bersambung


Adeop


...----------------...


yuhu, gimana nih pendapat kalian tentang Alexa dan Azka? greget nggak tapi tenang aja episode selanjut selanjutnya kalian akan tambah greget lagi.


Oiya gais maaf nih kalau kalian lihat aku up lama banget, Sebenarnya aku udah bikin draft banyak tapi karena review yang lama dan gak lolos lolos yaidah kalian sabar menunggu ya🖤🤗


Curhat dikit : Aku berterima kasih untuk kalian yang udah mau mampir, beneran deh kalian muud booster bangett. Aku bersyukur perjuanganku mulai dari 0 views sampai udah sebanyak ini ya meskipun kalian masih minim like, komen, vote dan ngasi hadiah BUT gapapa aku udah seneng kok(makin seneng kalau kalian ngasih like, hadiah, vote sih hehe)


Yuk dukung Aku dengan bantuan like, komen, vote, kasih hadiah dan Add ke FAVORITE (ga berpengaruh sih tapi supaya kalian ga ketinggalan saat aku up)🖤


Okeyy seeyouu para readersku

__ADS_1


__ADS_2