
"Pergi kamu dari sini, saya tidak pernah punya putri ja***ng sepertimu. kamu benar benar mengecewakanku" Ucap Sekertaris Tio serasa mengepalkan tangannya ia benar benar emosi tapi ia menahannya karena tidak ingin menyakiti putri yang sebenarnya sangat ia sayangi.
"Alexa minta maaf ayah, Alexa akan pergi dari sini tapi maafkan Alexa ayah" ucap Alexa memohon.
"Jangan pernah memanggilku ayah lagi aku tidak sudi, Bibi kemari!!" perintah Sekertaris Tio
"Iya tuan?" ucap sang maid yang ketakutan
"Ambil barang barang orang ini, mulai saat ini dia bukan putriku lagi" ucap Sekertaris Tio tegas.
Alexa hanya terdiam seraya terisak, ayahnya sudah begitu baik hati dan ia beruntung karena sang ayah hanya mengusirnya dan tidak membunuhnya. taklama bibi turun dengan koper yang sudah di siapkan. Sekertaris Tio menggeret paksa koper dan Alexa menuju pintu dan menghempaskannya.
Alexa terjatuh kini perutnya mulai terasa sakit lagi, Alexa yang masih menangis tersedu sedu itu akhirnya tetap duduk hingga sang ayah menutup pintu dengan sangat keras. Alexa mulai meraba perutnya dan memeganginya karena rasanya sakit,
"Pergi dan jangan pernah kamu menginjakkan kaki berdosa mu ke rumah ini lagi" ucap Sekertaris Tio. Lalu menutup pintu dengan keras hingga Alexa terlonjat kaget. Taklama Alexapun menyeret kopernya dan berdiri seraya memegangi perutnya yang terasa sakit itu.
Sekertaris Alexa menatap rumah yang dipenuhi kenangan dan perjuangannya, setidaknya ditempat inilah saksi bisu ia tumbuh dengan besar. Ia tersenyum seraya berkata "Maafkan Alexa ayah, maaf belum bisa menjadi anak yang membanggakan dan maaf sudah mengecewakan ayah" monolog Alexa lirih.
__ADS_1
Saat ini ia menaiki taksi menuju hotel, Alexa memutuskan menginap dihotel sebelum ia pergi karena ia ingin mengunjungi makan ibunya dan berpamitan dengan ibunya secara langsung, Namun sebelum ke hotel Alexa menyempatkan waktu kerumah sakit untuk memeriksakan perutnya yang sakit.
Disaat ia menuju resepsionis hotel tempat ia akan menginap dia bertemu dengan Sekertaris Arez.
"Lho Sekertaris Alexa anda disini? anda tidak apa apakan? tadi saya lihat kalian bertengkar hebat dengan presdir" ucap Sekertaris Arez.
"Iya tentu aku baik kok, Semuanya baik baik saja" ucap Alexa memesan kamar dengan resepsionis.
"Saya tahu apa yang sedang anda alami" ucap Sekertaris Arez cepat saat Sekertaris Alexa sepertinya menghindarinya. Disinilah mereka, Sekertaris Alexa menceritakan apa yang sudah ia alami kepada Sekertaris Arez.
"begitulah, jadi yang seperti aku duga memang ini kenyataan yang terjadi" ucap Alexa seraya menghembuskan nafanya berat.
"Tidak perlu repot repot saya baik baik saja" ucap Sekertaris Alexa.
"Ini saya pinjamkan uang, saya tahu tabunganmu belum cukup untuk membeli segalanya yang kau butuhkan kan?" ucap sekertaris Arez seraya menyodorkan kartunya.
"Tidak perlu, saya hanya akan mencari kontrakan dan pekerjaan sampingan sebelum uangku cukup" ucap Sekertaris Alexa seraya tersenyum.
__ADS_1
"Ambilah, saya pinjami bukan saya beri. lagian itu uang untukku menikah dan saya rasa itu masih lama karena saya belum punya calonnya. lebih baik aku pinjamkan padamu. jangan menolak biar bagaimanapun kamu sedang mengandung tidak baik bekerja terlalu keras" canda Sekertaris Arez.
"Terima kasih, aku janji akan mengembalikannya padamu. tolong bilang padaku kalau kau sudah punya calon yang ingin kau nikahi supaya aku bisa memberikan uangmu" ucap Sekertaris Alexa seraya tersenyum.
"Tentu, lalu apa kau sudah memutuskan ingin pindah kemana?" tanya Sekertaris Arez.
"Sudah, ada seorang dokter kenalanku yang menyarankan tempat indah dan nyaman saat ia koas disana. Aku memutuskan ke pulau itu, memang tidak jauh dari sini tapi aku sangat berharap semoga gak ada yang menggangu ku disana.
"Jaga dirimu baik baik jika kau membutuhkan bantuan kau bisa menghubungiku Sekertaris Alexa" ucap Sekertaris Arez.
...----------------...
Visual Sekertaris Arez
Nama Arez Rahardian
__ADS_1
ini bonus Sekertaris Arez & Sekertaris Alexa