
Namaku adalah Gerald Alfred Wilson, putra pertama dari pasangan Aditama wilson dan Naya Ivanka wilson. Aku merupakan pewaris tunggal kekayaan keluarga wilson saat kedua adik perempuan kembarku meninggal akibat kecelakaan. Kakekku Abraham wilson sangat menyayangiku bahkan melebihi Aurel dan Aisya wilson sepupuku.
Kehidupan dan tekanan dari keluarga wilson sangat membebaniku, diantara banyaknya orang yang menghormati dan menyanjung keluarga ini namun banyak juga yang ikut bersaing untuk menghancurkan keluarga kami. Aku bekerja sangat keras dalam menghadapi segala musuh dan tantangan. Sejak kecil aku sangat menyukai alam baik gunung, danau, dan pantai. Aku juga suka sekali dengan melukis, menurutku hal hal semacam itu mampu menaikkan mood dan membuatku terhindar dari rasa stress.
Hari hariku makin galau dan penuh tekanan ketika aku harus kembali kerumah besar, karena aku sudah yakin jika pasti yang mereka bahas adalah pendamping hidup dan cucu. Aku bahkan dijodohkan dengan Aurel wilson sepupu tiriku, dia adalah anak angkat dari adik ayahku Alex wilson.
Aku selalu menghindar ketika harus disuruh menikah, jujur saja aku belum menemukan wanita yang membuatku bergetar. meskipun banyak sekali wanita yang mendekatiku namun semua gadis hanya menginginkan harta dan ketampananku saja.
Hingga suatu hari aku bertemu dengan seorang gadis cantik yang membuatku terpesona. Cerita itu berawal ketika Aku bosan dan ingin kedanau bersama Bimo.
...----------------...
__ADS_1
sepanjang hari kulalui dengan membosankan, akupun akhirnya pergi ke sebuah danau yang terlihat sangat sejuk dan asri. Hal yang membuatku tertarik disana adalah seorang gadis yang sedari tadi duduk.
"Dia cantik" ucapku saat pertama kali melihatnya.
Gadis itu sepertinya banyak fikiran terlihat ketika ia menghela nafas sedari tadi. Aku hanya mengamatinya dari kejauhan dan bersembunyi dibalik pohon saat gadis itu menoleh kekanan dan kekiri. Hal tak terduga saat gadis itu berteriak kencang dan mengumpat nama seseorang.
"menarik" ucapku seraya menarik salah satu sudut bibirku lalu aku memutuskan mendekatinya.
"ck sudah puas melihatku? aku memang tampan. ternyata sama saja dengan cewe cewe lain." ucapku lalu membenarkan jasku dan mendekati danau saat kulihat danau itu tercemar oleh sampah sampah. Gadis itu seperti hendak melarangku namun aku tak menggubrisnya. setelah aku selesai memungut sampah sampah itu dia malah mengataiku dengan sebutan tukang bersih bersih, aku masih tetap tidak menghiraukan ucapan gadis liar itu hingga asistenku bimo memanggilku untuk segera pergi kembali ke london ketempat rumah besar keluarga wilson. Aku meninggalkan gadis tadi yang masih mematung ditepi danau.
beberapa hari kemudian seperti biasa pekerjaanku selalu banyak dimanapun dan kapanpun.
"Bim, aku butuh waktu 30 menit. ketempat seperti biasa" ucapku pada asisten sekaligus sekretarisku.
__ADS_1
Akhirnya bimo menemaniku untuk sekedar merefreshkan otakku. Aku selalu menyukai alam, mereka sangat menenangkan. Aku mulai mengambil buku gambar dan pensil untuk menggambar.
tanpa kusadari seorang gadis mendekatiku, dan ternyata dia adalah gadis yang sama yang kutemui beberapa hari yang lalu. Dia menanyaiku dengan pertanyaan pertanyaan tidak penting dan aku hanya menjawab seadanya. Dia terus mendorong buku gambarku agar aku melihatnya berbicara dan tak bisa aku bohongi dia terlihat sangat cantik. Mata kami saling pandang, jujur aku sangat tertarik pada gadis ini dia terlihat imut.
Dia terlihat sangat kesal ketika aku hanya menjawab dengan nada datar dan bahkan tidak menggubrisnya. Dia tiba tiba meninju buku gambarku hingga bukuku terjatuh, seketika Bimo maju dan menariknya. Dia terlihat kesakitan, jadi aku menghentikan bimo dengan mengajaknya kembali. Tapi sebelum itu, gadis itu dipanggil dengan sebutan "Ailsa" jadi ternyata nama gadis itu Ailsa batinku saat ingin pergi. namun seseorang memanggilku yang aku ketahui dia adalah Rendhy Hernandez, akupun melanjutkan langkahku.
Oh ternyata sudah punya kekasih, aku berharap apa pada gadis itu. Akupun kembali kekantor melanjutkan pekerjaanku. Gadis itu mulai mengusik pikiranku namun aku berusaha menenangkan fikiranku agar terus konsen pada diriku sendiri.
Bersambung
...----------------...
Udah kenalan ama cogan baru belum? kita gantung dulu ya kita lanjut menyapa neng Alexa dan opa Azka
__ADS_1