
" Huh huh sakit banget Azka" ucap Alexa merasakan sakit hingga tulangnya terasa rontok.
"Iya sayang rumah sakitnya udah didepan" ucap Azka menenangkan istrinya seraya menciumi kening sang istri yang sudah mulai berkeringat. Merekapun sampai didepan rumah sakit, Emilie yang ada didepan langsung membukakan pintu untuk kakaknya sedangkan Baron dan Raras baru sampai mengendarai mobilnya sendiri.
Azka menggendong istrinya menuju brankar yang sudah disiapkan karena Emilie sudah langsung menelfon rumah sakit terdekat begitu mereka meninggalkan rumah. Alexa dibawa menuju ruang bersalin ditemani Azka yang kala itu hendak menangis melihat Alexa begitu kesakitan.
"Ibu, pembukaannya sudah lengkap Ibu bisa mengejan sekarang. Atur nafas kalau rasa sakitnya muncul ibu mulai bisa mengejan" terang dokter
Alexa mulai mengejan sesuai arahan dokter, tak lupa tangan Azka yang sudah dicengkram hebat oleh Alexa, bahkan kini kuku kuku Alexa sudah menancap di tangan Azka. Perih namun Azka hanya datar dan mengecupi kening Alexa seraya memberikan semangat untuk sang istri yang saat ini tengah berjuang melahirkan buah cinta mereka.
Alexa terus mengejan hingga terdengar suara yang dinantikan yaitu tangis bayi menggema memenuhi ruangan.
"Selamat bayinya laki laki" ucap dokter yang memberikan bayi kepada perawat setelah diputus tali pusarnya. Dokter menjahit luka Alexa kemudian tak lama bayi tampan itu diberikan pada Azka untuk di adzani.
Alexa yang masih lemas terharu melihat pemandangan itu, setelah itu bayi mungil didekatkan didada sang ibu. Alexa kini dipindahkan keruang inap vvip yang ada dirumah sakit tersebut.
Baron dan Sekertaris Tio ayah Alexa berlomba lomba untuk mulai memasuki ruangan karena tidak sabar melihat cucunya apalagi setelah mengetahui jika jenis kelaminnya laki laki Baron sangat antusias dan langsung mengklaim bahwa cucunya adalah pewaris Dirgantara group, kini Raras dan Emilie dibuat geleng geleng oleh kedua orang tua itu yang tampak grusa grusu ingin masuk kedalam ruang inap.
"Mana cucuku?" ucap Baron yang kini sudah masuk dan langsung mengarah ke arah Azka yang sedang menggendong putra kecilnya.
"Tio lihatlah dia sangat tampan" ucap baron yang mulai ingin menggendong.
"pelan pelan pah, dia baru tertidur" wanti wanti Azka. kemudian Baron menggendong cucu kecilnya dan Sekretaris Tio memegang erat tangan mungil bayi kecil itu.
"Udah keluar sayang asinya?" ucap Raras mendekati menantunya yang dijawabi gelengan kepala.
"Belum ma" ucap Alexa sedih
__ADS_1
"Gapapa sayang, coba dekatkan bayimu biasanya bayi dapat merangsang keluarnya air susu mama dulu juga gitu, awalnya sampe beberapa kali dicobakan ke Azka dulu juga tetep gakeluar tapi setelah itu pada akhirnya keluar" ucap Raras yang seakan tau perasaan menantunya yang terlihat sedih ketika ditanyai perihal itu.
"Kau beri nama siapa keponakanku ini kak?" tanya Emilie yang sedari tadi asik memotret bayi kecil yang ada digendongan Baron.
"Iya kau beri nama siapa cucuku yang tampan ini" tanya Baron yang masih setia menimang nimang cucunya.
"Keenan xena Dirgantara" ucap Azka seraya mendekati Istrinya
"bagus" ucap Alexa yang kini tengah di peluk Azka.
Azka mendusel duselkan kepalanya dileher Alexa.
"Hei kau apakan menantuku" ucap Raras melihat kelakuan putranya.
"Aku mau membuat bayi lagi, lihatlah bahkan putraku dibuat rebutan oleh kedua opanya." ucap Azka seenaknya kala melihat putranya sedang direbutkan oleh Baron dan Tio dimana keduanya ingin ikut menggendong semua.
"Jangan macam macam, kamu masih harus berpuasa 40 hari lebih tuh" ucap Raras
"Aku masih nifas mas, sabar ya" ucap Alexa seraya megelus kepala suaminya. Raras yang malas melihat keromantisan anak dan menantunha memutuskan untuk mendekati cucunya yang masih dibuat rebutan, sedangkan Emilie masih asik mengabadikan momen keponakannya yang benar benar tampan dengan bulu mata yang panjang dan lentik membuat kadar kegemasan Emilie pada bayi itu menjadi jadi.
"YaAmpun cucuku tampan sekali" Raras langsung tersipu dan mulai memindah alihkan keenan kecil yang berada digendongan Sekretaris Tio. Keenan mulai terusik kala Baron dan Tio ingin menggendong kembali Keenan dari gendongan Raras.
"Hiks oek oekk... " suara Keenan mulai menggema dengan kerasnya. Baron yang merasa bingung langsung memberikan pada menantunya.
"Sepertinya dia lapar sayang" ucap Raras
"Sebaiknya papa keluar deh, nggak rela aku kalau istriku dilihat" usir Azka.
__ADS_1
"Oke, ayo Tio kita ngopi aja dibawah" ajak Baron seraya meninggalkan ruangan.
"Ayo sayang arahkan dulu biar Keenan yang berinisiatif sendiri" arahan Raras kemudian Alexa mulai membuka bajunya. Bayi mungil itu masih setia menangis dan tak lama diam kala sudah menemukan sumber dahaganya. Meski belum keluar tetapi keenan kecil masih tetap bersemangat.
"Pelan boy, bikin papa pengen aja" ucap Azka seenaknya yang langsung dapat toyoran dari Raras.
"Keluar sana, mesum banget jadi orang" kesal Raras melihat kelakuan putranya yang terus menerus mendempel pada Alexa istrinya.
"Bang mending lu diem trus nih lo umumin pada dunia bahwa anaklu lahir dari tadi Sekertaris Arez nelfon" ucap Emilie seraya menyerahkan ponselnya.
"Oiya hari ini ada Rapat sama perusahaan luar, ah bodo amat biar dihandle Arez" ucap Azka kemudian melanjutkan kegiatannya yaitu menempel pada istrinya.
"mah kayaknya masih belum keluar" ucap Alexa sedih saat Keenan ingin menangis
"Apa perlu bantuanku sayang?" tawar Azka. Tak lama Keenan tidak jadi menangis dan mulai meny*** dengan tenang
"Sudah keluar sepertinya sayang" ucap Raras lega melihat raut bahagia Alexa
"OMG, harus kuakui anakmu benar benar tampan lihatlah hasil fotoku" ucap Emilie kemudian memperlihatkan foto fotonya.
"Iyalah bibit gue" sombong Azka kemudian meminta Emilie untuk mengirimkan foto foto babynya.
Azka dengan bangganya langsung mengupload foto baby Ken keakun instagramnya yang menampakkan kaki mungil Keenan tanpa memperlihatkan wajahnya. Dengan diberikan Caption yang menyentuh hati tak lupa menandai akun instagram istrinya. (stay in privat)
Beberapa menit ponsel sudah dibanjiri komentar komentar ucapan selamat kepada Presdir Azka Kemal Dirgantara dan istri. Salah satunya dari Ailsa.
"Selamat atas lahirnya baby Azka junior 😊" Komentar Ailsa yang kemudian ditanggapi oleh Azka.
__ADS_1
"Thankyou aunty, semoga aunty selalu bahagia" balas Azka. Dirinya begitu teringat apa yang sudah ia perbuat pada gadis baik itu, tapi ia sudah mengikhlaskan dan berharap supaya Ailsa lekas menemukan jodoh yang lebih baik darinya. Kini Azka sudah memutuskan untuk menyudahi segalanya dan berjanji tidak akan menyia nyiakan apa yang ada dihadapannya.
"Cukuplah kesalahan terbesarku yaitu menyakiti kedua wanita yang aku sayangi" batin Azka. Ia memang menyayangi keduanya tetapi rasa cintanya sudah sepenuhnya terisi untuk Alexa dan kini kebahagiaannya ada didepannya yaitu anak dan istrinya.