Kesalahan Terbesarku

Kesalahan Terbesarku
dia gerald


__ADS_3

"hm iya saya permisi, bim ayo" ucap pria yang dipanggil kak Rendhy dengan sebutan Gerald.


"Ck siapa dia kak? kamu kenal dia?" tanyaku setelah orang itu terlihat memasuki mobilnya yang sepertinya mobil yang sangat mahal. Namun kak Rendhy langsung menatapku tajam.


"harusnya aku yang tanya kamu ngapain disini sama tuan Gerald kamu kenal dia?" tanya kak Rendhy


"Enggaklah kak aku gatau siapa dia, dia orang nyebelin yang aku temui di danau sebelum kemari eh dia datang lagi." ucapku seraya duduk kembali.


"Ck Ailsa dia itu Gerald Alfred Wilson, pewaris keluarga wilson. Kamu jangan macem macem sama dia, dia itu orang besar berpengaruh. lain kali harus sopan ya"Pinta kak Rendhy.


mendengar penuturan dari kak Rendhy berhasil membuat mataku terbelalak. "Orang besar dan berpengaruh" kata kata itu terngiang ngiang dibenakku, lalu apa yang sudah aku lakukan. pertama kejadian di danau sampai aku memakinya tukang bersih bersih, kedua kejadian hari ini aku maki maki lagi. Astagaaa Ailsa lu bego bangett dah , lagian mana ada sih orang besar dan berpengaruh memungut sampah di danau? mana mau orang yang sangat kaya bersikap demikian. Tapi batinku tercubit dia benar benar keren ia bahkan tidak marah saat kumaki.


"Ailsaa kok malah bengong ngerti ga?" ucap kak Rendhy.


"Iya Ailsa tau, cepet ajakin aku keliling." ucapku pada kak Rendhy kemudian kami berkeliling.


"gimana pacar kakak?" ucapku saat kami sedang makan siang.


"Ck gue ditampar noh pipiku" ucap kak Rendhy, seketika aku tertawa terbahak bahak melihat pipi kak Rendhy yang memerah aku rasa tamparannya begitu keras.


"kualat sih itu namanya"


"Iya deh tapi bener kata kamu ternyata cowo kemarin itu sepupunya, dia udah telfon kakak kemarin tapi karena kakak lagi meeting jadinya gak denger abis itu kakak kan langsung jemput kamu" ucap kak Rendhy.

__ADS_1


"tapi aku setuju sih sama pacar kakak, dia sampe belain ke apartemen kakak buat jelasin semuanya loh, eh kakak malah bawa cewe masuk ke apartemen kakak dan bilang aku ini pacar kakak. udah pasti sih gadis tadi kesel dan sakit hati setengah mati lagian waktu aku buka pintu dia langsung berkaca kaca tau kak" ucapku seraya mencocol kentang goreng ke saus.


"Iya ya, trus aku harus gimana dong. kakak ini gapernah pacaran dia gadis pertama yang membuat hati kakak ini bergetar." ucap kak Rendhy.


"emm mungkin kakak bisa tuh dateng kerumahnya tiap hari sambil bawa hadiah hadiah gitu, trus ajak main keluar jalan jalan gitu sih" ucapku.


"Kau kan tau sendiri aku ini super sibuk, ini aja aku bisa ngajakin keluar karena aku udah ropel meeting dari tadi pagi" ucap kak Rendhy.


"Dih itu namanya gamau usaha, kakak kan bisa tuh kirimin hadiah hadiah aja kerumahnya, kasih pesan menyentuh trus saat lenggang aja sempetin waktu buat ayang. cewe itu biasanya seneng dengan hal hal kecil yang mungkin sepele bagi cowo." kesalku kepada kakakku yang sangat kaku seperti kanebo kering.


"Oh gitu ya, okedehh kakak ikutin saran kamu. btw, mungkin aku gabisa selalu nganterin kamu jalan jalan disini. Tapi sebagai gantinya nih pake gps, nanti kalau ada apa apa biar kakak tau kamu dimana. karena kakak tau kamu pasti gamau kan kalau kaka sediain bodyguard?" ucap kak Rendhy.


"Oke aku pilih pake gps aja, lagian kak Rendhy tu gausah cape cape nganterin aku. Aku bisa sendori tau emangnya Ailsa anak kecil apa" gerutuku


"his kenapa sih anak ayam anak ayam melulu tadi tu orang juga ngomong anak ayam."


"Sudah gausah monyong monyong gitu bibirnya, karena makannya sudah selesai jadi ayo kakak ajak ketempat dimana kamu akan sangat suka." ucap kak Rendhy seraya menarik tanganku. sungguh malas karena aku sudah capek seharian jalan jalan.


Tapi rasa capek seketika hilang saat kak Rendhy membawaku ke toko alat lukis. Disana benar benar lengkap, kakakku itu benar benar tau membahagiakan adiknya.


"Udah seneng?" tanya kak Rendhy yang aku jawabi dengan anggukan. Bukan cuman seneng tapi seneng banget, aku pun akhirnya membeli peralatan lukis lengkap dengan buku gambar dan pensil yang baru. Aku tau sekarang cara agar tidak bosan yaitu jalan jalan sambil melukis apapun yang aku mau.


Kak Rendhy membawakan belanjaanku dan kamipun pulang ke apartemen kak Rendhy.

__ADS_1


"Kak pacar kakak tadi namanya siapa?"


"Dia kimberly, teman kuliah kakak sih." ucap kak Rendhy yang aku jawabi anggukan.


"Oiya dek, kamu juga perlu dengerin penjelasan kedua sahabatmu deh. Mungkin itu bisa mengurangi rasa sakit dari hatimu" ucap kak Rendhy.


"Mungkin memang saat ini kamu belum siap tapi nanti kamu harus dengerin penjelasan mereka, biar bagaimanapun mereka juga udah berusaha nemuin kamu kan buat jelasin?" ucap kak Rendhy yang sangat aku betulkan.


"Iya nanti saat Ailsa siap ya" ucapku


Pagi harinya aku sudah pamit pada kakakku untuk pergi jalan jalan cari obyek buat digambar, aku sudah berjanji tidak akan pergi terlalu jauh. Akhirnya kakakku itu bersedia dengan Gps dikalung yang kukenakan. Aku tahu kenapa kakaku itu berlaku demikian karena dia sangat menyayangiku, aku menurut agar dia juga bisa bekerja dengan tenang.


Aku berjalan kesebuah danau buatan, jujur aku sangat menyukai alam dan danau ataupun pantai karena terasa sangat menenangkan. Entahlah mereka terlihat begitu indah, akupun segera mengeluarkan alat lukis yang kubawa seraya mendudukkan diriku disebuah batu. hingga tanpa aku sadari ternyata seseorang sedang memperhatikanku.


Bersambung


...----------------...


visual Gerald Alfred Wilson



gantengan mana sama si Azka gaes ?? komen dong xixi

__ADS_1


__ADS_2