
"sebenarnya Ayah bayi ini atasan Alexa dikantor, ada satu alasan kenapa Alexa sampai tidak bisa menolaknya hingga bisa hamil seperti ini. Untuk tanggung jawab Alexa rasa tidak perlu, Alexa saat ini ingin memulai kehidupan yang baru dengan anak Alexa ini bu, ah pasti ibu jijik ya dengan Alexa, jika saya ceritakan kejadian yang sebenarnya?" ucap Alexa seraya menghapus air matanya yang mulai jatuh dan tersenyum kecut.
"Dasar anak muda ya, kamu tahu? ibu ini sebenarnya malah kebalikan denganmu. Ibu diusir dari rumah karena tidak bisa menghasilkan keturunan. waktu itu ibu sudah pernah hamil namun akibat kecelakaan rahim ibu terpaksa diangkat jadi ibu tidak bisa mengandung lagi sampai kapanpun. Ibu sempat mengajukan cerai pada suami ibu dan memutuskan untuk pergi. namun suami ibu itu tidak mau cerai dengan ibu dan dia malah ikut kemari hingga kami hidup berdua sampai sekarang ini" ucap bu ratri memegang kedua tangan Alexa seraya mengusap tangannya perlahan.
"Dengar ini, kamu ini masih beruntung bisa memiliki anak, jaga dia dan rawat dia meskipun kamu kesusahan tapi percayalah banyak orang yang ingin menjadi seorang ibu sepertimu, contohnya ya ibu ini. Jadikan ini suatu pembelajaran hidup jangan sampai kamu mengulanginya lagi. pastikan melakukannya dalam keadaan halal" ucap bu ratri. Alexa yang terharu menangis seraya memeluk bu ratri.
"Terima kasih bu, Terima kasih Alexa fikir tetangga Alexa akan menghujat Alexa dan meneriaki anak haram pada bayiku ini makanya Alexa berbohong. huhu maaf tadi Alexa berbohong pada ibu" ucap Alexa sesenggukan.
"Dasar bumil ya baperan, malu ah dilihat orang, tidak apa apa jangan berfikiran seperti itu lagi. Ibu ini bukan emak emak julid yang suka ghibahin orang, jadi santai saja ibu disini juga cari rejeki bukan cari musuh"ucap bu ratri seraya mengusap kedua pipi Alexa.
"Alexa seneng bisa dapat tetangga seperti bu ratri, Alexa ini sejak kecil tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu karena ibu Alexa sudah meninggal sejak melahirkanku. bu ratri terima kasih Alexa seneng disini Alexa ga kesepian lagi." ucap Alexa yang beruntung mendapatkan tetangga baru seperti bu ratri.
"Iya, duh lihat kamu ini jadi keinget mungkin putri ibu sebesar kamu kalau masih hidup" ucap bu ratri.
"bu ratri jangan sedih Alexa bakal sering kesini deh memenin ibu supaya ibu tidak kesepian lagi, bu ratri bisa anggep Alexa ini sebagai putri ibu" ucap Alexa yang dijawabi anggukan.
"Sudah habiskan rujaknya ibu akan lanjutkan pekerjaan ibu, jika kurang bilang ya nanti ibu ambilkan lagi" ucap bu ratri.
__ADS_1
----------------
Sore hari Alexa pamit pada bu ratri dan kembali kerukonya. jarak ruko bu ratri dengan rukonya adalah selisih 2 ruko saja jadi memang sangat dekat. Alexa sangat senang bisa bertemu bu ratri ia jadi tidak kesepian lagi disini. Alexa mandi dan makan malam dengan hidangan yang sudah ia masak tadi.
Sebelum tidur Alexa menulis apa yang ia lalui hari ini dan mendokumentasikan perkembangan sang buah hati. Alexa memutuskan untuk membuat sebuah diary yang menceritakan hidupnya setelah pergi dari rumah. Ia ingin sang anak suatu saat bisa membaca diary ini. Ditatapnya langit yang gelap nan sejuk itu. "Seperti inikah rasanya hidup sendirian, jauh dari orang orang, terasa sepi meskipun diarea keramaian. Aku harap aku bisa melalui ini, ayo Alexa kamu pasti bisa" semangat Alexa kemudian ia beralih menatap dam mengusap perutnya
"Sayang mulai sekarang kamu harus janji akan selalu ada disini menemani mama ya" ucap Alexa kepada sang buah hati.
"Maafkan Alexa ayah, ibu, Ailsa. maafkan aku yang sudah membuat kalian kecewa." Air mata Alexa menetes tanpa permisi lagi. Hatinya mulai terasa nyeri melihat kenyataan yang ia lakukan. Alexa menyadari bahwa dirinya telah jahat kepada semua orang. Tak lama Alexa mulai masuk kedalam setelah tubuhnya diterpa angin yang berhasil membuat tubuhnya merinding. Alexa berjalan membuka ponselnya diatas nakas disana terdapat pesan dari Sekertaris Arez yang ingin mengunjunginya akhir pekan nanti.
Sekertaris Arez
Ibu hamil biasanya suka nyidam kan? kamu mau apa besok aku bawakan.
Alexa tersenyum melihat pesan dari Sekertaris Arez, ternyata seru juga ya punya seorang kakak pikirnya. Lalu Alexa membalas
Alexa
__ADS_1
Tidak usah bawa apapun, tolong pastikan presdir Azka tidak mengetahui kalau kamu mengunjungiku.
Akhir akhir ini cuacanya sangat panas, mungkin beberapa eskrim mampu membuatku segar kembali.
Balas Alexa seraya tertawa, kapan lagi ia mengkode kode seperti itu. Tak lama Sekertaris Arez membalas dengan emotikon jempol. Alexa menaruh kembali ponselnya dan meminum vitamin sebelum memutuskan tidur.
Bersambung...
...----------------...
Oke jadi disini author ingin meluruskan, ini kenapa sih Alexa mau mau aja ngelakuin ituan sama si Azka? Jadi gini nih, Alexa itu berada di posisi dimana mau maju salah mundur juga salah alias berada diantara buah simalakama.
Azka mengancam akan memberitahukan kepada sang ayah yaitu Sekertaris Tio dan sahabatnya yaitu Ailsa bahwa mereka berdua sudah melakukan hubungan intim. Alexa itu sangat takut pada ayahnya dan sebenarnya ia sangat mengidolakan ayahnya, nah jika Azka memberitahukan hal itu kepada sang ayah otomatis Alexa akan ditendang keluar dari rumah seperti sekarang ini. Selain itu ia juga akan kehilangan sahabatnya bahkan jika sahabatnya tau pasti ayahnya juga akan tau.
Tapi Alexa punya rencana sendiri, setelah mimpinya hancur ditangan sang presdir ia memutuskan untuk diam dan mau melakukan apapun yang Azka minta termasuk berhubungan badan sekalipun. Dengan begitu Alexa dapat mengumpulkan uang agar bisa pergi dan memulai kehidupan yang baru. Namun siapa sangka ia hamil duluan sebelum uangnya terkumpul banyak untungnya ada abang Arez yang baik hati banget. Alexa rela disalahkan asalkan ia bisa pergi jauh dari hidupnya yang sekarang, ia berfikir hidupnya sudah menyusahkan banyak orang jadi itulah kenapa mimpi Alexa sekarang adalah pergi dan memulai kehidupan yang sederhana.
Okeiyy gitu aja mungkin. kalau ada yang mau tanya lagii komen deh banyak banyak jangan lupa like nya tapi hehe
__ADS_1
salam sayang dari author <3