Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya

Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya
Ngga Usah Fitnah Gue


__ADS_3

Devia menunggu pesanan datang sambil melihat orang orang yang berlalu lalang di hadapannya tapi tangan Devia terulur untuk mengambil handphone yang ada di saku celananya lalu dirinya menonton drakor kesukaannya sehingga tanpa sadar dirinya juga mengikuti jejak Rahma yaitu tersenyum senyum sendiri saat sang aktor melakukan hal hal romantis ke wanita yang di cintainya


"Mending gue nonton drakor bisa bikin gue senyum sendiri dari pada gue melihat orang orang berlalu lalang romantis banget tuh pria ke wanita seandainya gue ada di posisinya pasti senang banget dan bahagia banget hidup gue" batin Devia sambil masih menatap layar ponselnya yang menampilkan drakor kesukaannya


Penjaga kantin kampus berjalan ke tempat nampan lalu tangannya mengambil nampan yang tergeletak di atas meja lalu dirinya lalu kedua kakinya melangkahkan kakinya menuju ke arah tempat nasi goreng sambil membawa nampan di tangannya setelah sampai di tempat nasi goreng penjaga kantin kampus meletakkan nampan di atas meja lalu dirinya langsung mengambil telagkka porsi nasi goreng satu persatu dan di letakkan ke dalam nampan yang ada di hadapannya setelah itu kedua kakinya penjaga kantin kampus langsung di ajak untuk berselancar ke tempat jus nangka setelah sampai di tempat yang di tuju dirinya mengambil dua gelas jus nangka lalu meletakkan jus nangka tersebut di atas nampan adalah semua pesanan siap penjaga kantin kampus langsung melangkahkan kakinya menuju ke Devia yang sedang memegang handphone di tangannya setelah penjaga kantin kampus sampai dirinya ragu untuk memanggil Devia takutnya Devia tidak mendengarkan dirinya memanggil Devia seperti tadi juga berkali kali memanggil tapi Devia tidak mendengar apalagi sekarang yang sedang memegang handphone mendengar suara sepatu yang mendekat ke arahnya membuat Devia mendongakkan kepalanya dan dirinya langsung melihat sebuah penampakan maksudnya dirinya melihat penjaga kantin kampus sudah ada di depannya lalu Devia bergegas memasukkan handphone miliknya ke tempat semula yaitu saku celananya melihat Devia yang sadar akan kehadirannya membuat penjaga kantin kampus tersenyum lebar


"Ini pesanannya mba" ucap penjaga kantin kampus sambil menyodorkan nampan yang berisi makanan dan minuman yang di pesan Devia tak lupa dirinya menebarkan senyum lebar di wajahnya sementara Devia menatap penjaga kantin kampus sembari mengukir senyum tipis


"Makasih bu" jawab Devia singkat sambil menerima nampan yang di sodorkan penjaga kantin kampus sedangkan penjaga kantin kampus betah mengumbar senyum lebar ke arah Devia


"Sama sama mba" balas penjaga kantin kampus lalu Devia membalas dengan senyuman manis yang dia miliki tanpa pemanis buatan lalu Devia mulai melangkahkan kakinya menuju ke Rahma sementara penjaga kantin kampus menatap punggung Devia yang perlahan menjauh

__ADS_1


Saat Rahma sedang asyik memainkan handphone miliknya Devia datang membawa nampan yang berisi makanan dan minuman setelah Rahma melihat Devia datang Rahma langsung menyimpan handphone miliknya ke saku celananya sementara Devia meletakkan nampan di atas meja bukan di kolong meja


"Rahma dan minuman sudah datang" ucap Devia sambil meletakkan satu porsi nasi goreng dan satu gelas jus nangka di hadapannya Rahma sedangkan Rahma menaburkan senyum lebar bahkan tak terasa air liurnya hampir menetes melihat betapa makanan di depannya sangat menggugah selera atau karena Rahma hobi makan sehingga walaupun makanan dalam bentuk apapun selalu terlihat enak dan menarik mungkin kalau ada semut goreng dan lalat goreng juga Rahma bakalan menyantap makanan itu


"Rahma kalau di makan besok makanannya pasti basi" jawab Devia sambil terkekeh lalu Devia menjatuhkan bokongnya ke kursi yang terletak di sebelah Rahma sementara Rahma mengerucutkan bibirnya sampai ratusan centi ke depan


"Devia gue kan sedang izin ke lo" elak Rahma sambil menatap ke Devia sedangkan Devia mencebikkan bibirnya


"Devia gue mau makan jadi lo ngga usah berisik atau pindah dari sebelah gue sana lo mengobrol sama ayam" ancam Rahma sambil mendelik ke Devia sedangkan Devia memutar bola matanya malas lalu sedetik kemudian Devia juga mulai memasukkan makanan ke dalam mulutnya


Saat Devia dan Rahma sedang sibuk dan asyik menyantap makanan mereka berdua masing masing yang di pesan oleh Devia tiba tiba handphone miliknya Rahma berbunyi sehingga Rahma langsung mengambil handphone yang tergeletak di saku celananya lalu Rahma melihat nama Odin - pacarnya Rahma yang menelpon Rahma lewat video call karena Devia penasaran sehingga Devia melihat siapa yang menelpon dan Devia membulatkan kedua matanya melihat nama yang terpampang di handphone miliknya Rahma yaitu Odin cinta Rahma

__ADS_1


"Devia gue mau angkat telpon dulu" ucap Rahma lalu beringsut berdiri dan bersiap melangkah dan menjauh dari Devia namun dengan gerakan cepat tangannya Rahma di pegang oleh tangannya Devia sehingga Rahma diam di tempat dan menatap Devia dengan tatapan curiga sedangkan Devia mengeluarkan senyum licik entah apa yang ada di otaknya Devia


"Rahma kalau lo mau angkat telpon di sini saja atau lo ngga angkat telpon kalau lo menjauh dari gue" ancam Devia sambil menaik turunkan alisnya menatap ke arah Rahma sementara Rahma tersenyum miring


"Devia lo mau mengancam gue ? ini handphone miliknya gue jadi terserah gue mau mengangkat telpon dimana" tegas Rahma sambil menepis tangannya Devia di tangannya Rahma sedangkan Devia tersenyum menyeringai


"Rahma gue tahu itu handphone miliknya lo terserah lo mau angkat telpon dimana tapi kalau lo angkat telponnya jauh dari gue bakal gue bilang ke pacar lo kalau lo punya pacar lagi selain dia" Devia memberikan ancaman lagi itu mampu membuat Rahma membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga


"Devia lo mau ngancam gue ? apaan sih lo Devia jangan ngarang cerita pacarnya gue itu cuma Odin ngga punya punya pacar lagi selain dia jadi ngga usah fitnah gue kayak gitu" ketus Rahma sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya dengan tatapan tajam mengarah ke Devia sementara Devia mengeluarkan senyum licik


"Rahma kan gue memfitnah lo ceritanya tapi gue jamin pacar lo bakalan percaya sama gue bukan percaya sama lo" tegas Devia mengeluarkan senyum menyeringai sementara Rahma mendelik ke Devia mendapatkan ancaman seperti itu Rahma langsung menjatuhkan bokongnya ke kursi tempat duduknya lagi

__ADS_1


"Devia gue angkat telpon di sini tapi lo diam diam saja soalnya ini dari pacar gue yang kenal lewat sosial media alias dunia maya menelepon ke gue" jelas Rahma sambil menatap tajam ke Devia sedangkan Devia hanya menganggukkan kepalanya samar


__ADS_2