Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya

Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya
Mau Melamun Di Jalan


__ADS_3

Devia menatap ke arah Elsa yang sedang sibuk melamun lalu Devia juga menatap Rahma yang sama sedang sibuk melamun membuat Devia merencanakan sesuatu lalu senyuman tipis terbit di wajahnya yang cantik jelita



Devia nampak berpikir dengan kemampuan yang di miliki oleh otak cerdasnya dan otak pintarnya sedetik kemudian senyuman lebar terbit di bibirnya Devia tanpa bisa di bendung lagi


"Gue sepertinya harus bikin Elsa sadar dari lamunannya tanpa gue ngagetin Elsa supaya Elsa ngga teriak dan Rahma masih dengan dunianya sendiri yaitu melamun pokoknya gue harus bikin Rahma kapok karena melamun di sini harusnya kalau mau melamun di jalan bukan di sini soalnya ini kan kantin kampus tempat untuk makan dan minum bukan buat melamun apa Rahma ngga punya uang buat beli makanan dan minuman sampai dia melamun ? apa gue galang dana saja buat membeli makanan dan minuman buat Rahma koq jadi bahas Rahma tadi sedang bahas Elsa gue tahu supaya Elsa ngga teriak saat gue sadarkan dari lamunan" batin Devia sambil tersenyum licik menatap ke arah Elsa


Devia mendekatkan dirinya ke tubuhnya Elsa lalu Devia tanpa permisi dan tanpa ragu langsung menepuk pundak Elsa membuat yang punya d pundak langsung berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang


"Aaaaaaawwwwwww" teriak Elsa dengan sangat keras dan sangat kencang sambil menepis tangannya Devia secara kasar sedangkan Devia langsung menatap nyalang ke arah Elsa setelah mendapat perlakuan seperti itu dari Elsa bahkan Devia juga tadi sempat terlonjak kaget mendengar teriakan yang sangat menusuk telinganya


Rahma yang samar samar mendengar ada orang yang berteriak langsung membuyarkan lamunannya lalu langsung menatap ke arah sumber suara memang Rahma paham suara tadi berasal dari Elsa membuat Rahma menatap tajam ke arah Elsa


"Elsa ngapain sih lo teriak teriak bikin telinga orang rusak kalau dengar teriakannya lo" bentak Devia dengan menaikkan ratusan juta oktaf suaranya sementara Elsa membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga sungguh dirinya heran harusnya yang marah itu Elsa karena Devia berteriak di telinganya Elsa tapi kenapa malah Devia yang marah kepada Elsa

__ADS_1


Rahma sudah membuka mulutnya untuk menjawab perkataan lebih tepatnya bentakan dari Devia namun suaranya Elsa terlebih dahulu menggema di telinganya Rahma membuat Rahma menutup kembali mulutnya takut kemasukan gajah yang lewat memang gajah muat di mulutnya Rahma ? muat kalau daging gajahnya di potong kecil kecil


"Devia gue teriak teriak juga gara gara lo yang bikin gue berteriak ngapain lo ngagetin gue dengan cara menepuk pundak gue suaranya gue merdu pakai banget jadi ngga bikin telinganya orang rusak" bentak Elsa dengan sangat keras dan sangat kencang lebih kencang dari keras dari Devia sementara kedua matanya Devia terbelalak lebar dengan mulut menganga


Rahma menggeleng gelengkan kepalanya dengan samar melihat pertengkaran Elsa dsn Devia yang sangat heboh berada persis tepat di hadapan nonton gratis secara langsung dan live pertengahan antara Elsa dan Devia



bSaat Rahma akan menjawab bahkan sudah membuka mulutnya lagi dan lagi suaranya Devia kini yang terdengar lantang di telinganya membuat Rahma menutup mulutnya kembali karena takut ada semut yang masuk ke dalam mulutnya Rahma


Elsa melototkan kedua matanya ke arah Devia karena tak terima dirinya di bilang suaranya kayak kaleng rombeng sedangkan kedua matanya Rahma terbelalak lebar dengan mulut menganga mendengar omongan dari Devia



Karena Rahma emosi kini dirinya langsung bersiap membuka mulutnya dan mengeluarkan suara emas yang Rahma punya sehingga membuat Elsa yang sudah membuka mulutnya langsung menutup mulutnya kembali setelah mendengar suara Rahma membuat yang sangat menggema di telinganya

__ADS_1


"Devia apa yang akan lo rencanakan sampai bisik bisik ke telinganya Elsa terus katanya gue ngga boleh dengar omongannya lo" teriak Rahma dengan sangat keras dan sangat kencang sampai membuat Devia dan Elsa yang tadi kompak sedang mengadu domba maksudnya adu mulut langsung kompak terlonjak kaget bahkan Devia dan Elsa serentak tanpa ragu langsung bergeser dari posisinya berdiri


Setelah Devia dan Elsa sudah mengatur keterkejutannya mereka berdua kompak menatap ke arah Rahma yang sedang menatap nyalang ke Devia membuat Devia yang mendapatkan tatapan seperti itu langsung menelan salivanya berkali kali


"Ra Ra Rahma sejak kapan lo ada di sini ?" tanya Devia panik dengan nada bicara terbata bata sedangkan Rahma tersenyum masam mendengar pertanyaan dari Devia sementara Elsa mengeluarkan senyuman licik di wajahnya entah apa yang ada di otaknya Elsa membuat dirinya mengeluarkan senyuman licik di wajahnya


"Devia lo jawab saja pertanyaan dari gue ngga usah nanya sejak kapan gue ada di sini soalnya gue sudah lama ada di sini" bentak Rahma dengan sangat keras bahkan tanpa ragu membuat banyak orang langsung menatap ke arah Rahma dengan tatapan bingung dan heran kenapa Rahma berteriak teriak apakah sahabat Rahma dan temannya Rahma yaitu Devia budeg dan tuli


Rahma menatap nyalang ke arah Devia membuat Devia ingin sekali kabur dari situasi mencekam di antara mereka bertiga namun kenyataannya Devia tidak bisa kabur dari situasi mendekap sa sementara Elsa sejak tadi sibuk dan asyik mengeluarkan senyum licik di wajahnya


"Devia buruan lo jawab pertanyaan gue lo mau merencakan sesuatu dengan Elsa tentang apa ? kenapa gue ngga boleh mendengar perkataan dari lo jangan bilang kalau lo tadi berniat bisik bisik ke telinganya Elsa karena berniat mengerjai gue" tebak Rahma tepat sasaran sambil menatap ke arah Devia sedangkan kedua matanya Devia terbelalak lebar dengan mulut menganga sementara Elsa tersenyum menyeringai


"Rahma gue ngga membisikkan apa apa ke Elsa dan gue yakin kalau lo salah dengar jadi jangan sembarangan menuduh gue kayak gitu" ketus Devia berpura pura menatap nyalang ke Rahma sementara Rahma membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga


"Rahma gue tahu jawabannya kenapa lo ngga boleh mendengar omongan dari Devia itu karena Devia merencakan sesuatu buat mengerjai lo makanya lo ngga boleh dengar omongan Devia supaya lo ngga dengar Devia ngomong apa saja ke gue" jelas Elsa sambil tersenyum devil sementara Rahma melototkan kedua matanya ke arah Devia sedangkan Devia membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga

__ADS_1


__ADS_2