
Devia dan Rahma masih saling berpelukan bahkan tak henti hentinya Rahma menepuk nepuk punggung Devia sambil tersenyum lebar karena dirinya juga sebenarnya tahu bahwa Devia cuma mengerjai dirinya namun karena Rahma juga ingin ikut akting jadi dia mengikuti Devia berpura pura marah ke Devia
__ADS_1
"Iya Rahma gue juga mau banget dapat pacar kayak Odin paket komplit melebihi komplitnya nasi goreng sudah ganteng banget, baik hati, penyayang, perhatian banget, tanggung jawab, dan mau menikahi lo walaupun lo sama dia kenal lewat sosial media atau dunia maya akting gue keren banget buktinya tadi lo percaya begitu saja bahkan mata lo juga hampir mau copot dan keluar dari tempatnya masa tadi lo tahu kalau gue cuma akting ? koq lo kayak percaya kalau gue suka sama pacar lo sampai mata lo mengeluarkan pelototan gue bakalan jadi peran utama bukan peran pembantu mungkin tv lo rusak makanya menuduh gue kalau gue muncul satu detik doang padahal gue muncul setiap detik atau mata lo yang bermasalah makanya ngga sadar kalau gue wanita yang tercantik di dunia ini makanya muncul di tv lo ngiri sama gue pakai bilang gue ngga bakalan di terima kalau ikutan casting" jelas Devia panjang kali lebar melebihi panjangnya rel kereta api sambil masih tetap mengumbar senyum lebar di wajah cantiknya sedangkan Rahma hanya terkekeh mendengar hal itu
__ADS_1
"Devia gue juga menjadi orang yang paling beruntung karena bisa mendapatkan pacar seperti Odin dan asal lo tahu gue cinta pertamanya Odin membuat gue merasa sangat bahagia gue juga sama kayak lo cuma akting doang tapi akting gue lebih keren dari pada lo mata gue dan seluruh anggota badan gue ngga akan keluar dari tempatnya sudah terbaca dari raut mukanya lo kalau tadi cuma akting gue juga tadi akting jadi gue ngga percaya sama omongan lo mata gue cuma mengeluarkan pelototan kalau salah satu anggota tubuh gue mengeluarkan bom lo pasti bakalan hancur lebur lo bakalan jadi peran pembantu bukan jadi peran utama tv gue sehat wal afiat dan ngga rusak mata gue juga awas dan penglihatan gue juga masih sangat tajam mata gue ngga rusak sama sekali gue yakin lo cuma muncul satu detik soalnya biar kameranya ngga rusak soalnya takutnya kalau kelamaan menampung muka jelek lo gue ngga ngiri sama lo karena gue nganan gue bicara fakta dan bicara apa adanya" ketus Rahma sembari melepas pelukannya dari tubuh Devia lalu Rahma menatap tajam ke arah Devia sedangkan Devia juga ikutan menatap Rahma dengan tatapan yang tak kalah tajam
__ADS_1
"Iya Devia gue cinta pertamanya Odin awalnya gue juga belum begitu percaya dengan kata kata Odin karena Odin itu merupakan seorang pria CEO di salah satu perusahaan terkenal di tambah mukanya tampan, dan orangnya kaya raya apalagi Odin laki laki yang penyayang, perhatian, pengertian pasti laki laki itu banyak di sukai wanita dan sudah pacaran sama sebelum sama gue tapi dugaan gue keliru karena pada kenyataannya gue cinta pertama Odin dan setiap Odin di dekati wanita pasti Odin akan menjauhi dan menolak wanita tersebut tapi setelah Odin kenal gue Odin langsung jatuh cinta ke gue dan Odin langsung mendekati gue awalnya gue ngga percaya kalau gue cinta pertama Odin tapi gue baru percaya kalau gue pacar pertamanya Odin setelah asisten Odin dan orang tuanya Odin bilang ke gue kalau gue cinta pertamanya Odin akting gue juga keren dan lebih keren dari akting lo kalau ngga percaya tanya sama gorden yang melambai karena tertiup angin iya soalnya dompet gue ngga betah ada di saku celana jadi memutuskan untuk mencari angin segar tapi isi dompet selamat kalau lo ketawa tawa terus nanti banyak yang mengira lo orang gila akting lo belum ada apa apanya di banding akting gue karena akting gue lebih keren dari lo pasti baru satu kata akting gue langsung di terima jadi pemain film kalau gue daftar casting tapi bom kentut bikin gue lega terserah lo mau kabur atau ngga yang penting kalau gue sudah kentut berarti lo sudah merasakan dan menghirup udara kentutnya gue tv gue ngga rusak tapi ngga pernah lihat lo nongol di tv apa jangan jangan lo nongol di tv di belakang kamera jadinya ngga masuk tv dong jadi peran utama apaan sutradaranya juga milih milih dan ngga bakal memungut lo untuk menjadi pemeran utama karena mukanya lo saja kalah cantik dari muka gue justru karena penglihatan gue masih tajam malah melihat lo itu mukanya buram dan ngga cantik sama sekali kameranya memang ngga rusak dan ngga bosan kalau menampung lo di kamera tapi yang megang karena yang ngga mau merekam wajahnya lo soalnya takutnya masyarakat ngga tertarik sama wajahnya lo kalau lo ngga pernah menongol dan ngga pernah muncul di depan kamera semua orang bakalan berteriak sangat keras dan bersorak gembira gara gara ngga melihat wajahnya lo yang jelek" jelas Rahma sambil menahan tawanya yang akan meledak sedangkan Devia membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga ingin sekali Devia menjambak rambutnya Rahma namun Devia takut bakalan bakalan teriak sehingga Devia hanya menelan keinginannya
__ADS_1