
Setelah Rahma mendengar ancaman yang di keluarkan oleh Devia membuat Rahma berpikir ratusan juta kali untuk mengangkat telpon dari Odin dalam kondisi jauh dari Devia sehingga kini Rahma memutuskan untuk mengangkat telpon dari Odin dengan posisinya tetap duduk di sebelah Devia kini tangannya Rahma terulur untuk mengangkat sambungan telpon dari Odin sang kekasih hatinya
Odin
"Sayang kamu koq lama banget mengangkat telponnya" ucap Odin mengawali pembicaraan sambil menatap Rahma yang muncul di layar handphone miliknya dengan mengumbar senyum karena Odin menelpon Rahma menggunakan telpon video call karsa Odin sangat merindukan sang kekasih hati sehingga dirinya menelpon lewat video call
Rahma
"Iya sayang soalnya aku tadi baru sempat angkat karena aku tadi sibuk makan sehingga aku ngga dengar kalau kamu nelpon aku" jawab Rahma sambil mengulum senyum menatap wajahnya Odin yang sangat tampan
Odin
"Sayang maaf kalau aku ganggu kamu makan soalnya aku rindu banget sama kamu sekarang" ucap Odin lalu terkekeh sementara Rahma berusaha terus menggeser posisi layar ponsel miliknya supaya Odin belum mengetahui keberadaan Devia sementara Devia sangat penasaran dengan wajah pacarnya Rahma
Rahma
"Ngga papa sayang aku juga rindu banget sama kamu aku ngga merasa terganggu dapat telpon dari kamu karena aku sangat mengharapkannya aku malah cemas dan berpikiran yang jelek ke kamu kalau kamu belum memberikan kabar ke aku karena aku sama kamu belum pernah bertemu sebelumnya cuma kenal lewat sosial media alias dunia maya walaupun kamu bilang ke aku akan menikahi aku tapi aku masih ragu karena aku baru pertama kali berpacaran dan aku langsung pacaran sama kamu yang kenal lewat sosial media alias dunia maya" jelas Rahma sambil memasang wajah serius sementara Odin tertawa terbahak bahak sedangkan Devia mencoba mendekatkan dirinya ke Rahma supaya dirinya bisa mendengarkan jawaban apa yang akan di katakan oleh Odin kepada Rahma
Odin
"Haha haha sayang aku sudah beratus ratus juta kali menjawab pertanyaan kamu walaupun aku sama kamu hanya kenal lewat sosial media alias dunia maya aku tetap serius sama kamu dan akan tetap menikahi kamu percaya sama aku bahkan kalau kamu mau membuktikan keseriusan aku dengan cara aku datang menemui kamu untuk melamar kamu dan menikahi kamu hari ini juga aku bakalan melakukan semua itu demi membuktikan keseriusan aku ke kamu dan demi membuktikan bahwa aku sangat mencintai kamu Rahma tapi kamu yang belum siap seperti itu kamu ngga perlu takut walaupun aku belum pernah ketemu sama kamu dan kita berdua pacaran hanya kenal lewat dunia maya atau sosial media tapi aku selalu jujur sama kamu dan kalau aku belum beri kabar ke kamu itu karena aku sedang sibuk meeting atau sibuk yang lain tapi percaya sama aku bahwa aku sangat mencintai kamu Rahma dan aku ngga mau kehilangan kamu jadi kamu ngga usah cemasin aku dan kamu jangan pernah ragukan cinta aku ke kamu perlu di ingat bahwa Tuhan menjodohkan manusia itu dengan jalannya sendiri sendiri seperti aku sama kamu pasti Tuhan yang menjodohkan aku sama kamu dengan cara kenal lewat sosial media alias dunia maya dan itu semua sudah di atur oleh Tuhan dan pasti Tuhan telah menjodohkan aku sama kamu karena aku baru merasakan cinta sama kamu jadi kamu adalah cinta pertama buat aku dan kamu juga pernah bilang aku merupakan cinta pertama buat kamu dan aku merupakan orang yang berani mengutarakan isi hatinya ke kamu alias aku orang pertama yang mengatakan cinta ke kamu itu apa namanya kalau bukan Tuhan yang menjodohkan antara aku sama kamu karena saling mencintai" jelas Odin panjang kali lebar sambil tersenyum lebar menatap wajah lekat Rahma sementara Rahma menatap Odin dengan mengumbar senyum sumringah di wajahnya sedangkan Devia semakin penasaran dengan wajah pacarnya Rahma sehingga Devia punya ide briliant saat Rahma akan menjawab kalimat Odin tiba tiba dengan sengaja Devia memanggilnya
"Rahma makanannya di makan dong nanti keburu dingin" ucap Devia sambil tersenyum ke arah Rahma
Odin
__ADS_1
"Sayang itu tadi suara siapa ?" tanya Odin sambil menatap wajah Rahma sementara Rahma memutar otaknya untuk berpikir Rahma
"Oh itu mungkin suara anjing menggonggong sayang" jawab Rahma lalu terkekeh Rahma mengamati wajah tampan Odin sementara Devia yang mendengar jawaban dari Rahma langsung melototkan matanya ke arah Rahma
Odin
"Oh anjing di situ koq hampir mirip suara manusia sayang ?" tanya Odin sambil memicingkan satu mata ke arah Rahma sedangkan Rahma menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
Rahma
"Iya sayang mungkin karena anjing di sini di ajarkan bahasa manusia sehingga mirip suaranya seperti manusia bahkan di sini juga ada muka manusia yang mirip anjing" jelas Rahma lalu terkekeh kecil sementara Odin menebarkan senyum tipis ke arah Rahma sedangkan Devia melototkan matanya ke arah Rahma karena dia tahu arah pembicaraan Rahma bahwa yang di maksud manusia mukanya mirip anjing adalah Devia
Odin
"Hah masa sih sayang ada mukanya manusia mirip anjing ?" tanya Odin sambil menatap Rahma dengan di penuhi banyak tanda tanya di kepalanya sedangkan Rahma dengan cepat menganggukkan kepalanya mantap
Rahma
Odin
"Iya sayang aku juga sangat penasaran dengan muka manusia yang mirip dengan anjing" gumam Odin sambil tersenyum menatap ke arah Rahma sementara Rahma menaburkan senyuman ke arah Odin
Rahma
"Sayang kamu sudah sarapan apa belum ?" tanya Rahma lalu mulai melanjutkan memakan makanan yang tadi di makan sedangkan Odin menganggukkan kepalanya satu kali
__ADS_1
Odin
"Aku sudah sarapan tadi sayang apa kamu belum sarapan tadi pagi sehingga membuat kamu ada di kantin sepagi ini ?" tanya balik Odin sambil menatap Rahma
Rahma
"Aku juga tadi pagi sudah sarapan sayang tapi teman aku traktir aku karena ngga mau menolak jadi aku mau di ajak ke kantin kampus oleh teman aku" jelas Rahma berbohong sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali sedangkan ddvia semakin melototkan kedua matanya ke arah Rahma sementara Odin hanya tersenyum tipis
Odin
"Oh gitu sayang apa di situ ada teman kamu yang mentraktir kamu ?" tanya Odin sambil menatap ke arah Rahma dengan kepala di penuhi rasa penasaran sedangkan Rahma menganggukkan kepalanya mantap
Rahma
"Iya dia ada di sini sayang" jawab Rahma sambil menatap ke arah Devia sementara Devia yang sedang di bahas langsung mewujudkan batang hidungnya lebih tepatnya menunjukkan dirinya di depan Odin
Devia
"Hai kenalkan nama gue Devia" ucap Devia dari sebelah sambil tersenyum melambaikan tangan ke arah layar ponselnya Rahma sementara Rahma yang melihat menatap nyalang ke arah Devia
Odin
"Hai Devia namanya gue Odin pacarnya Rahma" jawab Odin sambil tersenyum dan ikut melambaikan tangan ke arah Devia
"Sayang maaf yang ini tiba tiba muncul padahal ngga di undang" ucap Rahma sambil tersenyum kikuk ke arah Odin sementara Odin menganggukkan kepalanya mantap sedangkan Devia tersenyum masam
__ADS_1
"Ngga papa sayang aku malah senang bisa mengenal teman kamu jadi kalau kita berdua sudah menikah aku sudah kenal sama teman kamu" jawab Odin sambil tersenyum lebar menatap ke arah Rahma sedangkan Rahma langsung menampilkan kedua pipi yang merah merona sementara Devia membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga