
Setelah Elsa mendapatkan izin dari Rahma memang Elsa langsung melenggang pergi untuk ke kantin kampus di sepanjang perjalanan senyum lebar terbit di wajahnya Elsa entah apa yang Elsa rasakan yang jelas Elsa tak bisa melunturkan senyuman lebar yang terpasang dan terpatri di wajahnya
Setelah Elsa merasa belum sampai sampai ke kantin kampus Elsa tanpa ragu menambah kecepatan melangkah sehingga kini Elsa melangkah dengan sangat cepat menuju ke kantin kampus untuk memesan makanan dan minuman yang dia inginkan saat ini Elsa menerbitkan senyuman lebar di wajahnya karena di traktir oleh Rahma setelah sampai Elsa memesan makanan dan minuman yang di inginkan
"Bu aku pesan makanannya nasi goreng yang pedas satu porsi sama minumannya jus nangka satu gelas" ucap Elsa menjelaskan apa yang ingin dirinya pesan sambil mengumbar senyum lebar di wajahnya sementara penjaga kantin kampus mendengar pesanan Elsa dengan cerdas cermat koq malah jadi seperti lomba cerdas cermat maksudnya penjaga kantin kampus mendengarkan pesanan Elsa dengan cermat dan teliti lalu menganggukkan kepalanya dengan mantap
"Oke tunggu sebentar yah mba" jawab penjaga kantin kampus sambil tersenyum ramah ke arah Elsa sedangkan Elsa dengan cepat menganggukkan kepalanya mantap sambil tetap mematri senyum lebar di wajahnya
__ADS_1
"Iya bu" sahut Elsa dengan singkat, padat, dan jelas sambil tersenyum ke arah penjaga kantin kampus setelah mendapatkan anggukkan kepala dari Elsa dan jawaban dari Elsa membuat penjaga kantin kampus pergi meninggalkan Elsa untuk mengambilkan makanan dan minuman yang di pesan Elsa
Elsa yang saat ini hanya sendirian karena penjaga kantin kampus pergi untuk mengambil makanan dan minuman yang dirinya inginkan membuat Elsa sendirian hanya di temani oleh semut dan kecoa yang lewat di depannya
Elsa menatap ke arah Devia dan Rahma yang masih duduk bersebelahan di kantin kampus dirinya mengumbar senyum tipis di wajah cantiknya arti senyuman itu hanya Elsa yang tahu karena semut dan kecoa yang lewat di sekitar Elsa juga tidak tahu arti dari senyuman itu
"Gue ngga nyangka ternyata Rahma surga punya pacar dan ternyata pacarnya Rahma kata Devia ganteng, tampan, dan tajir banget soalnya pacarnya Rahma jadi CEO di perusahaan gue jadi penasaran seperti apa wajah pacarnya Rahma gue jadi pengin punya pacar seperti pacarnya Rahma pasti gue senang banget dan bahagia banget kalau dapat pacar kayak gitu soalnya paket komplit plus paket sempurna" batin Elsa sambil mengeluarkan senyum lebar sambil menatap ke arah orang orang yang ada di sekitarnya
__ADS_1
Elsa yang bosan karena menunggu namun pesanan makanan dan minuman dirinya belum selesai juga membuat Elsa membuang rasa bosan dengan cara mengambil handphone yang tergeletak di saku celananya tanpa ragu Elsa mengambil handphone yang ada di saku celananya dengan tangannya bukan dengan kakinya
"Lebih baik gue memainkan jari gue di atas handphone supaya gue bisa berselancar di media sosial atau dunia maya dari pada gue bengong dan bosan menunggu pesanan makanan gue dan minuman gue yang belum datang lebih baik gue gunakan handphone gue buat obatnya bosan dan jenuh yang gue rasakan" batin Elsa sambil mengamati handphone yang ada di tangannya lalu Elsa mulai berselancar dengan media sosial yang ada di handphone miliknya
Saat Elsa sedang sibuk memainkan benda pipih di tangannya tiba tiba penjaga kantin kampus datang sambil membawa nampan berisi makanan dan minuman yang tadi di pesan Elsa lalu penjaga kantin kampus langsung memanggil Elsa yang sedang sibuk dengan handphone yang ada di tangannya
"Ini mba pesanannya" ucap penjaga kantin kampus sambil tersenyum ramah ke arah Elsa sambil menyodorkan nampan yang berisi makanan dan minuman yang di pesan oleh Elsa sedangkan Elsa yang sibuk dengan benda pipihnya bahkan tanpa sadar mengeluarkan senyum di wajahnya langsung mendongakkan kepalanya menatap ke arah sumber suara dan ternyata penjaga kantin kampus sudah berada di depan matanya seperti sulap yang tiba tiba ada di depannya
"Iya makasih bu" jawab Elsa sambil mengukir senyum lebar di wajah cantiknya tanpa tahu Elsa memasukkan benda pipih tersebut ke tempat semula yaitu ke kantong celananya lalu tanpa ragu Elsa langsung menerima nampan yang berisi makanan dan minuman yang di sodorkan oleh penjaga kantin kampus ke Elsa
__ADS_1
"Sama sama mba" jawab singkat penjaga kantin kampus tak lupa mengumbar senyum ramahnya ke Elsa lalu Elsa hanya tersenyum lebar di sertai anggukan kepala samar sebagai jawaban tanpa menjawab dengan perkataan setelah itu Elsa berjalan ke arah tempat duduknya Elsa berjalan dengan sangat hati hati karena takut menginjak semut maksudnya Elsa takut menginjak tikus, maksudnya takut menginjak burung memangnya di kantin kampus ada burung terbang ? ngga ada burung terbang di kantin kampus atau Elsa takut menginjak kayak yang sedang meloncat di kantin kampus, atau Elsa takut menginjak kerbau di kantin kampus memangnya kerbau ada di kantin kampus ? kalau kerbau ada di kantin kampus bakal Elsa sembelih tuh kerbaunya buat lauk pauk lagian rasanya daging kerbau juga enak di jamin Elsa bakalan ketagihan sama rasa daging kerbau yang di olah oleh dirinya mungkin Elsa bukan takut menginjak burung tebenag namun Elsa takut menginjak butiran debu salah juga karena jawaban yang benar adalah Elsa takut makanan dan minuman yang dia bawa itu tumpah itu jawaban yang benar dan jawaban yang tepat
"Ternyata menunggu makanan dan minuman yang di pesan gue sambil memegang handphone asyik juga karena waktu berputar begitu cepat bahkan gue belum ingat kalau saat ini ada di kantin kampus gue kira tadi gue sedang melihat dan menonton drama korea di rumah atau di kelas kampus malah mengadakan di rumah sekarang makanan dan minuman yang gue pesan sudah ada di tangan gue tenang saja buat makanan dan minuman yang gue pesan pokoknya jangan pernah takut pasti nanti gue habiskan kalian berdua supaya ngga mubazir sebentar lagi gue bakalan menikmati rasanya makanan dan minuman yang sejak tadi sudah jadi incaran gue lebih baik gue jalannya hati hati jangan buru buru supaya makanan dan minuman gue ngga merasakan wanginya lantai dan supaya makanan gue dan minuman gue ngga di rebut oleh lantai soalnya takutnya lantai juga iri sama gue karena bisa menikmati makanan dan minuman yang gue pesan" batin Elsa sambil berkelana ke arah tempat duduknya yang berada satu meja dengan Devia dan Rahma