Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya

Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya
Ajang Balas Dendam Dari Gue


__ADS_3

Elsa menatap ke arah Devia dengan tatapan mengejek sementara Devia menatap nyalang ke Elsa sedangkan Rahma melototkan kedua matanya ke arah Devia dengan kedua tangannya yang di lipat di depan dadanya


"Devia beneran lo tadi mau bisikin Elsa buat merencanakan sesuatu sama gue ?" tanya Rahma dengan nada suara yang tinggi sedangkan Devia menelan salivanya berkali kali ada rasa ketakutan melanda di hatinya sementara Elsa menerbitkan senyuman lebar di wajahnya karena berhasil membakar hatinya Rahma dengan bensin supaya kobaran api menyala di hatinya Rahma


Devia menatap nyalang ke arah Elsa yang telah memfitnah dirinya namun dalam hatinya Devia dari mana Elsa tahu kalau Devia merencanakan sesuatu untuk Rahma apakah Elsa tahu dari hati apakah hatinya Elsa bisa bicara ? itu yang ada di otaknya Devia



Rahma melototkan kedua matanya ke arah Devia karena pertanyaan darinya belum di jawab membuat Rahma yakin kalau Devia sedang melamun entah apa yang sedang di pikirkan oleh Devia


"Devia jawab koq masih diam saja" teriak Rahma dengan sangat keras dan sangat kencang berharap Devia akan tersadar dari lamunannya namun tetap saja Devia tidak sadar dari lamunannya dan Devia tak bergeming sama sekali sedangkan Elsa tersenyum licik melihat Devia yang belum tersadar dari lamunannya


"Rahma Devia ngga jawab pertanyaan lo gue yakin dia lagi mikirin gimana caranya mengerjai lo" jelas Elsa dengan senyum yang tak pernah luntur dari wajahnya sementara Rahma membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga sedangkan Devia masih sibuk dan asyik dengan dunia lamunannya sendiri


Rahma menatap ke arah Devia yang masih diam tak bergeming sedikitpun pokoknya posisi Devia saat ini adalah Devia hanya diam seperti patung yang tak bergerak sedikitpun


__ADS_1


Devia memutar otaknya untuk berpikir bagaimana caranya mencari akal supaya Devia tidak di tuduh akan mengerjai Rahma walaupun kenyataannya memang seperti itu tapi Devia tidak mau rencananya terbongkar oleh siapapun



Devia menatap Elsa dengan tatapan tajam karena gara gara Elsa rahasianya terbongkar dan Rahma mengetahui rencana Devia yang akan mengerjai Rahma ingin sekali Devia menjambak rambutnya Elsa namun Devia tidak mau Elsa berteriak sangat keras dan sangat kencang mengakibatkan gendang telinganya Devia rusak


"Elsa lo yang membongkar rahasia gue yaitu ingin mengerjai Rahma jadi gue harus bikin perhitungan sama Elsa gue harus memfitnah Elsa tapi gimana Elsa bisa tahu kalau gue sedang memikirkan cara mengerjai Rahma gue kan belum bicara dan belum diskusi sama Elsa soalnya tadi Elsa juga sedang sibuk dan asyik melamun terus kenapa Elsa bisa tahu rencana gue dong apa Elsa diam diam menjadi penguntit tapi kalau penguntit doang ngga akan dengar soalnya gue juga bicaranya dalam hati di jamin penguntit ngga akan dengar semua omongan gue" batin Devia sambil menatap tajam ke arah Elsa yang sedang sibuk berbicara atau mengobrol dengan Rahma


Elsa sibuk mengompori Rahma dengan berbagai macam cara supaya Rahma kepada Devia menurut Elsa ini adalah ajang yang pas buat mengompori sekaligus buat membakar supaya Rahma marah kepada Devia yang bikin emosi duluan



"Devia lo rasakan pembalan gue makanya lo jangan bikin emosi gue duluan berhubung lo teriak di telinganya gue dan bikin emosi gue duluan rasakan ajang balas dendam dari gue dengan cara mengompori Rahma supaya Rahma marah kepada Devia supaya gue bisa tertawa karena bahagia orang yang bikin gue emosi duluan kayak Devia bakalan di omelin dan di marahin sama Rahma" batin Elsa sambil mengeluarkan senyum licik yang dia miliki di wajahnya


Rahma menatap ke arah Devia yang sedang bengong dan tatapan kosong dirinya semakin yakin kalau Devia memang merencanakan sesuatu kepada Rahma berbagai macam pikiran negatif muncul di otaknya Rahma dalam hatinya Rahma dirinya emosi kepada Devia


__ADS_1


Elsa berbicara panjang kali lebar kepada Rahma bahkan tanpa ragu Elsa mengompori kepada Rahma bahwa Devia mempunyai rencana jahat kepada Rahma entah rencana apa Elsa tidak tahu karena Devia tidak bicara kepada Elsa tentang rencana jahat yang akan di buat untuk Rahma


"Apa jangan jangan benar yang di katakan oleh Elsa kalau Devia merencanakan sesuatu hal yang jahat kepada gue tapi gue penasaran memangnya Devia merencakan sesuatu apa ke gue kenapa Elsa belum tahu rencana Devia apa Elsa benar benar belum tahu rencana dari Devia atau Elsa hanya pura pura supaya gue cari informasi sendiri tentang Devia yang akan mengerjai gue" batin Rahma sambil menatap ke arah Devia yang masih sibuk dan asyik dengan dunianya sendiri berupa lamunan yang belum di hentikan oleh Devia


"Devia lo merencanakan apa ke gue ?" teriak Rahma dengan sangat keras dan sangat kencang sementara Devia masih tak bergeming masih sibuk melamun sedangkan Elsa yang mendadak mendapat serangan mendadak berupa teriakan yang sangat keras dan kencang langsung terlonjak kaget dan bergeser dari tempat dirinya tadi berdiri setelah itu Elsa memegang dadanya sendiri dengan kedua tangannya karena kaget mendengar suara Rahma


"Rahma gue kan sudah bilang ke lo kalau Devia itu sedang merencanakan rencana jahat ke lo jadi gue jamin Devia ngga bakalan dengar semua suara teriakan lo" jelas Elsa sambil menatap ke arah Rahma sedangkan Rahma yang sedang sibuk menatap ke arah Devia sontak langsung menoleh ke arah Elsa yang berada di sebelahnya


"Iya Elsa gue juga tahu kalau Devia sedang melamun tapi gimana caranya supaya Devia ngga melamun lagi benar juga kata lo suara gue yang merdu seperti ibarat emas ngga di dengar oleh Devia" jawab Rahma sambil menatap ke arah Elsa sedangkan Elsa menganggukkan kepalanya mantap sedetik kemudian Elsa mengeluarkan senyum devil entah apa yang mengisi otaknya sehjjgw Elsa seperti itu


"Rahma gue punya ide supaya Devia tersadar dan terbangun dari lamunannya" sahut Elsa dengan mengembangkan senyum lebar sedangkan kedua matanya Rahma langsung berbinar sambil menatap ke arah Elsa


"Apa itu Elsa yang membuat Devia tersadar dan terbangun dari lamunannya ?" tanya Rahma dengan raut wajah penasaran sementara Elsa langsung mendekatkan tubuhnya ke arah Rahma lalu Elsa membisikkan sesuatu ke telinganya Rahma


"Cara supaya Devia ngga melamun lagi lo kagetin pakai teriak di telinga Devia gue jamin pasti Devia akan tersadar dan terbangun dari lamunannya" jelas Elsa berbisik di telinganya Rahma sementara Rahma langsung mengumbar senyum lebar di wajahnya begitu mendengar saran dari Elsa


"Makasih Elsa sarannya" ucap Rahma sambil menatap ke arah Elsa sedangkan Elsa menganggukkan kepalanya mantap sambil tersenyum licik

__ADS_1


"Sama sama Rahma" jawab Elsa sambil menatap ke arah Rahma sedangkan Rahma menanggapi hanya dengan tersenyum


__ADS_2