
Elsa menatap nyalang ke Devia sedangkan Devia juga ikutan membalas dengan cara melototkan kedua matanya ke arah Elsa sementara Rahma masih asyik dan sibuk memikirkan nasibnya sendiri yaitu harus membelikan makanan sebanyak ratusan juta porsi buat Elsa
Ingin sekali Elsa menjambak rambutnya Devia karena Devia sudah membuat Elsa kaget dan mengeluarkan jurus kagetnya yaitu menyikut perutnya Devia tapi malah Devia yang marah kepada Elsa sementara Devia juga ingin sekali menjambak rambutnya Elsa yang sudah menyikut perutnya namun sama sama di urungkan karena sekarang mereka masih ada di kantin kampus
"Devia lo ngga sadar apa salah lo apa perlu gue jelaskan kesalahan lo" teriak Elsa dengan sangat keras dan sangat lantang tanpa toa membuat Devia yang ada di sampingnya merasakan kesakitan di kepala maksudnya di telinga mendengar teriakkan Elsa sedangkan Rahma yang mendengar teriakan Elsa tak bergeming sedikitpun
"Rahma gue memang ngga salah apapun ke lo apa yang mau lo jelaskan gue ngga punya salah sama lo" jawab Devia tak kalah keras dan lantang dari Elsa sambil mendelik ke Elsa sementara Elsa membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga
__ADS_1
Sungguh saat ini juga Elsa ingin sekali melemparkan Devia ke tempat ikan hiu atau lautan supaya Devia merasakan ke alam lain namun Elsa tidak bisa melakukan itu bukan karena tidak tega kepada Devia namun Elsa tidak mau repot repot menyeret atau membopong Devia ke tempat ikan hiu atau lautan
Sehingga Elsa hanya mampu menelan keinginannya dirinya hanya berharap semoga Devia sadar akan kesalahannya yang di perbuat dan Devia mentraktir makanan walaupun satu porsi ke Elsa juga sudah cukup
"Haha haha Elsa gue ngga punya salah sama lo pasti lo bilang gue teriak di telinganya lo untuk menutupi kesalahannya lo yang menyikut perutnya gue drama yang lo buat keren juga melempar batu sembunyi tangan lo yang salah tapi melemparkan kesalahannya lo ke orang lain" cibir Devia masih dengan tawa yang menggema di seluruh kantin kampus sementara kedua matanya Rahma terbelalak lebar dengan mulut menganga sedangkan Rahma tersenyum masam mendengar pertengkaran antara Devia dan Elsa tanpa melerai pertengkaran mereka berdua
Sungguh Elsa heran dengan otaknya Devia yang setengah karena harusnya di tuduh itu marah kepada Elsa tapi ini walaupun Devia bukannya marah malah seakan menuduh balik Elsa sengaja melakukan ke Devia
__ADS_1
Ingin sekali Elsa menjambak rambutnya Devia saat ini juga namun Elsa tidak mau gara gara tangannya yang tersulut emosi jambakan tangannya membuat banyak rambut di kepala Devia rontok kalau cuma rontok doang rambutnya Devia ngga masalah tapi imbasnya Rahma takut menanggung menyapu lantai di kantin kampus sampai bersih gara gara rontokan rambut Devia jatuh ke lantai kantin kampus
"Devia lo sudah salah tetap ngga mengakui kesalahannya lo gue heran kepalanya lo batu banget memang kenyataannya penyebab gue menyikut perutnya lo itu karena lo yang teriak di telinganya gue jadi gue ngga salah dalam hal ini tapi lo yang salah mancing gue buat menyikut perutnya lo pakai teriakan lo iya gue memang sering bikin drama lo salah yang benar itu lempar batu sembunyi badan bukan lempar batu sembunyi tangan gue ngga salah dan gue ngga melempar kesalahan gue ke orang lain karena ini semua salah lo" jelas Elsa sambil tersenyum mengejek ke arah Devia sedangkan Devia yang masih sibuk tertawa terbahak bahak langsung mendadak menghentikan tawanya mendengar ocehan Elsa yang sangat membuat kepalanya Devia tersulut emosi
"Elsa memang kenyataannya yang salah di sini itu lo bukan gue makanya gue ngga mau mengakui kesalahannya gue kepalanya gue kepala manusia bukan kepala batu lo gila batu kan ngga punya kepala apa hubungannya gue teriak di telinganya lo terus lo menyikut perutnya gue jadi gue juga ngga salah dalam hal ini karena yang salah itu lo menyikut perutnya gue lebih baik gue mancing ikan bisa buat di makan rasanya enak kalau di jadikan lauk pauk dari pada gue mancing lo buat menyikut perutnya gue jadi lo jangan sembarangan menuduh tapi drama yang lo bikin jelek lo yang salah peribahasa yang benar itu lempar batu sembunyi tangan bukan lempar batu sembunyi badan lo yang salah dan gue ngga salah jadi ngga usah menjelekkan nama gue" teriak Devia tidak terima di tuduh dan di salahkan oleh Elsa bahkan kedua matanya Devia juga sampai melotot ke arah Elsa hampir jatuh ke lantai sedangkan Elsa tersenyum masam mendengar omongan Devia sementara Rahma memijat pelipisnya sendiri sejak tadi mendengar teriakan Devia dan Elsa yang hampir merusak gendang telinganya
"Devia yang salah di sini itu lo bukan gue jadi ngga usah menyalahkan gue jadi lo harus mengakui kesalahannya lo memang lo wujud kepalanya manusia itu istilah dan peribahasa doang kepala batu gue ngga gila karena gue juga tahu batu ngga punya kepala ada hubungannya lo teriak di telinganya gue lalu gue menyikut ke perutnya lo karena jaraknya gue sama lo dekat lalu lo bikin kaget ke gue sehingga gue mengeluarkan jurus kagetnya gue yaitu menyikut perutnya lo di sini lo yang salah karena lo mengagetkan gue teriak di telinga gue makanya gue menyikut perutnya lo drama yang gue bikin itu keren semua orang suka sama drama yang gue bikin ikan juga ngga akan mau dekat sama lo karena kelakuan lo yang jahat tapi kenyataannya lo mancing gue buat menyikut perutnya lo benar kata gue lempar batu sembunyi badan karena gue jamin anak kecil yang habis melempar batu pasti langsung sembunyi badan di balik pohon atau di sekitar semak semak supaya ngga kelihatan kalau dia habis melempar batu masa lo bilang lempar batu sembunyi tangan badannya ngga di sembunyikan di jamin tuh tangan kelihatan tangannya siapa terus tuh anak kecil ketahuan yang melempar batu tadi gue ngga salah karena yang salah lo tanpa gue menjelekkan nama lo wajahnya lo juga sudah jelek" jelas Elsa sambil tersenyum menyeringai sedangkan Devia membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga mendengar omongan Elsa
__ADS_1