Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya

Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya
Ngga Semena Mena Lagi Sama Kita Berdua


__ADS_3

Elsa menerbitkan senyuman lebar di wajah cantiknya sedangkan Rahma menatap ke arah Elsa seakan meminta jawaban rencana apa yang akan di laksanakan supaya bisa membuat Devia jatuh tersungkur ke lantai dan mencium aroma wanginya lantai.



Sungguh Rahma sangat bahagia sekali saat mendengar rencana membuat Devia ikut merasakan jatuh tersungkur ke lantai yang keluar dari mulutnya Elsa, entah mengapa Rahma sangat yakin bahwa Elsa mempunyai rencana yang sangat ajaib yang bisa membuat Devia jatuh tersungkur ke atas lantai.


"Elsa memangnya lo punya rencana apa buat membuat Devia jatuh tersungkur ke atas lantai seperti apa yang kita berdua alami tadi ?" tanya Rahma sambil berbisik di telinganya Elsa sedangkan Elsa yang sedang sibuk mengawang awang kejadian jatuhnya Devia ke atas lantai langsung membuyarkan lamunannya lalu Elsa menatap ke arah Rahma.


"Rahma rencananya gampang banget buat bikin Devia terjatuh tersungkur ke atas lantai mau gue yang lakuin apa lo yang lakuin" Elsa ikutan berbisik di telinganya Rahma mungkin supaya semut dan tikus tidak mendengar omongan mereka berdua sehingga Elsa dan Rahma kompak saling berbisik bisik, tapi kayaknya tujuan Rahma dan Elsa berbisik bisik supaya Devia tidak mendengar omongan Rahma dan Elsa.


"Elsa rencananya apa beri tahu ke gue dong, gue penasaran banget nih, terserah lo saja kalau cara membuat Devia jatuh tersungkur ke lantai itu gampang gue yang lakuin nga papa, tapi kalau cara membuat Devia tersungkur ke lantai agak ribet lebih baik lo yang lakuin" lagi dan lagi Rahma berbisik di telinganya Elsa membuat Elsa mengeluarkan senyum licik di wajahnya.


"Rahma rencananya membuat Devia jatuh tersungkur ke lantai itu cuma dorong tubuhnya Devia yang sedang melamun, di jamin tubuhnya Devia akan jatuh tumbang ke lantai sehingga Devia merasakan apa yang kita berdua tadi rasakan, gampang kan caranya gimana mau gue yang lakuin atau lo yang lakuin supaya Devia jatuh tersungkur ke lantai" lagi dan lagi Elsa berbisik di telinganya Rahma, membuat Rahma yang mendengar ide briliant yang di keluarkan Elsa langsung mengeluarkan senyum licik di wajahnya, entah apa yang ada di otaknya dan kepalanya Rahma hanya Rahma yang tahu karena semut dan kecoa yang lewat juga tidak tahu.


"Wah gampang banget ternyata Elsa cara bikin Devia jatuh tersungkur ke lantai, kalau cuma caranya mendorong tubuhnya Devia doang lebih baik kita berdua lakukan sama sama aku di pundak kanan dan kamu di pundak kiri supaya Devia merasakan apa yang kita berdua rasakan dua kali lipat rasanya, mau kan lo lakukan kayak gitu supaya Devia ngga semena mena lagi sama kita berdua asal dorong di kira kita berdua gerobak dorong" bisik Rahma di telinganya Elsa membuat Elsa nampak berpikir sebentar lalu dengan cepat Elsa menganggukkan kepalanya mantap sambil mengeluarkan senyum lebar di wajahnya.

__ADS_1


"Boleh juga saran dari lo Rahma, lebih baik kita berdua dorong si Devia dari arah pundak kiri dan pundak kanan supaya Devia lebih merasakan sakit berkali kali lipat dari apa yang kita berdua rasakan tadi" bisik Elsa di telinganya Rahma membuat Rahma mengeluarkan senyum licik di wajahnya.


"Elsa ayo kita berdua laksanakan rencananya sekarang juga" bisik Rahma di telinganya Elsa sedangkan Elsa menganggukkan kepalanya mantap dengan senyum lebar yang tak pernah luntur di wajahnya.


"Oke Rahma" bisik Elsa secara singkat di telinganya Rahma membuat Rahma menambahkan porsi senyum lebar di wajahnya.


Setelah Elsa dan Rahma mendapatkan ide yang briliant lebih tepatnya Elsa yang mendapatkan ide briliant kini Rahma dan Elsa kompak langsung ingin menjalankan apa yang ada di otaknya Elsa maksudnya apa yang tadi menjadi ide briliant Elsa.


"Elsa lebih baik kita berdua jalankan misi sekarang saja supaya bisa membuat Devia merasakan jatuh tersungkur ke lantai" bisik Rahma ke telinganya Elsa, mungkin supaya semut dan kecoa tidak mendengar apa yang di katakan oleh Rahma, sementara Rahma yang mendapatkan bisikkan itu langsung menganggukkan kepalanya mantap lalu mengeluarkan senyum lebar di wajahnya.


"Oke Rahma aku juga sudah ngga sabar pengin lihat ekspresi Devia kalau dia jatuh tersungkur ke lantai dan mencium harumnya lantai" jawab Elsa ikutan berbisik di telinganya Rahma, sementara Rahma yang mendengar suara Elsa dan jawaban Elsa langsung menerbitkan senyuman lebar di wajah cantiknya.


"Oke Rahma ayo kita berdua berdiri dulu supaya secepatnya membuat perhitungan ke Devia supaya Devia merasakan sakit yang B


beratus ratus miliyar" sahut Elsa sambil berbisik di telinganya Rahma sedangkan Rahma manggut manggut tanda paham dengan arah pembicaraan Elsa.

__ADS_1


Rahma dan Elsa serentak langsung berdiri dari lantai akibat perbuatannya Devia yang seenak jidatnya mendorong tubuhnya Elsa dan Rahma sehingga membuat Rahma dan Elsa kompak jatuh ke lantai dan mencium aroma wanginya lantai.



Kini Elsa dan Rahma sudah kompak berdiri dan bersiap akan menyerang ke Devia, Elsa dan Rahma saling pandang satu sama lain dengan senyum licik yang terpancar di keduanya.


"Elsa ayo lakukan sekarang tangan gue sudah ngga sabar ingin beri pelajaran ke Devia karena Devia bikin emosi main dorong gue di kira gue gerobak dorong" bisik Rahma di telinganya Elsa yang sedang berdiri di sebelahnya, sedangkan Elsa menganggukkan kepalanya mantap sambil mengeluarkan senyum licik.


"Oke Rahma gue juga sudah ngga sabar pengin beri pelajaran ke Devia karena dia penyebab gue jatuh tersungkur ke lantai sampai gue mencium wanginya lantai" jawab Rahma ikutan berbisik di telinganya Elsa, sementara Elsa yang mendengar jawaban dari Rahma yang seakan sedang mendukungnya langsung mengeluarkan senyum lebar di wajahnya.


Kini Elsa dan Rahma kompak saling pandang seakan sedang menyalurkan isi hati masing masing, seakan Elsa dan Rahma tahu isi hati masing masing kini mereka berdua kompak berjalan mendekat ke arah Devia.



Rahma dan Elsa serentak berjalan ke arah Devia supaya Rahma dan Elsa bisa membalas dendam kepada Devia yang bikin emosi mereka berdua karena gara gara dorongan Devia membuat Elsa dan Rahma kompak jatuh tersungkur ke lantai dan mencium wanginya lantai.

__ADS_1



Sehingga kini Rahma dan Elsa berniat untuk membalas kelakuan Devia yang bikin emosi duluan, bukan cuma bikin emosi tapi Devia juga bikin Elsa dan Rahma sakit pinggang akibat mereka berdua yang jatuh tersungkur ke lantai sehingga kini Rahma dan Elsa akan menggunakan kesempatan yang ada buat membalas perlakuan Devia.


__ADS_2