Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya

Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya
Wanita Cantik Seperti Gue


__ADS_3

Rahma dan Elsa masih kompak melamun memikirkan nasib mereka berdua sementara Devia menerbitkan senyuman lebar di wajah cantiknya entah apa yang ada di otaknya Devia.



Devia mengeluarkan senyum licik yang dia miliki lalu tanpa aba aba dan tanpa ragu Devia langsung mendorong tubuhnya Elsa dan Rahma secara bersamaan membuat Elsa dan Rahma yang belum siap dengan perlakuan dari Devia langsung terdampar ke lantai dan mencium wanginya lantai di kantin kampus.


"Haha haha Elsa Rahma makanya jangan melamun jadi jatuh kan ke lantai" teriak Devia tanpa dosa di selingi tawa renyah melebihi renyahnya wafer sedangkan Elsa dan Rahma yang habis merasakan jatuh di lantai kompak menatap nyalang ke arah Devia yang tanpa dosa sedang tertawa terbahak bahak.


Elsa dan Rahma serentak ingin sekali menjambak rambutnya Devia namun mereka berdua urungkan bukan karena takut kepada Devia namun mereka berdua takut di tuduh melakukan kekerasan dalam rumah tangga lebih tepatnya Rahma dan Elsa tidak mau di tuduh melakukan penganiayaan terhadap Devia.

__ADS_1


"Devia lo ngga usah ketawa kayak gitu karena penyebab gue sama Elsa jatuh itu semua salah lo kalau lo ngga mendorong tubuhnya gue dan Elsa pasti gue sama Elsa ngga bakalan merasakan wanginya lantai" teriak Rahma dengan sangat keras dan sangat kencang melebihi kerasnya toa membuat Elsa dan Devia langsung kompak terlonjak kaget bahkan sampai bergeser dari tempat mereka berdua berdiri bahkan suara teriakan Rahma mampu membuat Devia yang sedang tertawa terbahak bahak langsung menghentikan tawanya dalam sekejap


Setelah Devia berhenti tertawa terbahak bahak kini tatapan Devia yang sangat tajam melebihi tajamnya cangkul menatap ke arah Rahma yang sedang menatap ke arah Devia dengan tatapan mengejek


"Rahma lo jangan sembarangan menuduh gue karena gue bukan penyebab lo sama Elsa jatuh, karena sebab akibat jatuh itu terpeleset bukan karena gue, kalian berdua jatuh karena kalian berdua yang sibuk dan asyik melamun, intinya kalian berdua jatuh karena lantai licin sekali bukan karena dorongan tangan gue" teriak Devia dengan sangat keras dan sangat kencang bahkan Devia mengeluarkan tatapan nyalang ke arah Rahma sedangkan Rahma membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga sementara Elsa melototkan kedua matanya ke arah Devia


"Devia gue ngga sembarangan menuduh pokoknya menurut gue lo penyebab gue sama Elsa jatuh ke lantai, lantainya ngga licin jadi di jamin ngga akan bikin aku sama Elsa jatuh ke lantai kalau ngga di dorong sama tangannya lo, apa hubungannya melamun sama jatuh ke lantai ? gue ngga pernah dengar penyebab jatuh ke lantai gara gara sibuk dan asyik melamun karena yang biasa gue dengar itu jatuh ke lantai gara gara terpeleset atau gara gara di dorong ? lantainya ngga licin sekali menurut gue kalau lantainya licin pasti awal kita berdua masuk ke kantin ini lo sama gue sudah jatuh ke lantai, gue yakin penyebab gue sama Elsa jatuh ke lantai itu karena ulah tangannya gue" teriak Rahma tak kalah keras dan tak kalah kencang dari teriakan Devia membuat Devia dan Elsa kompak terlonjak kaget sampai mereka berdua bergeser dari tempat mereka berdua berdiri kini tatapan Elsa dan tatapan Devia serentak menatap nyalang ke arah Devia


Sungguh Elsa malu sekali dengan tingkah drama yang di buat oleh Rahma dan Devia yang sejak tadi dia tonton secara live atau langsung tanpa iklan dan tanpa jeda walaupun sedetikpun.

__ADS_1



Elsa itu sangat malu melihat tingkah Devia dan Rahma yang sedang adu domba maksudnya sedang adu jotos lebih tepatnya Rahma dan Devia sejak tadi melakukan aksi adu mulut yang sangat merusak telinga bahkan kini semua tatapan orang yang ada di kantin kampus mengarah semua kepada Elsa dan kawan kawan



Semua orang yang ada di kantin kampus sekarang menatap ke arah Elsa dan kawan kawan lebih tepatnya menatap ke arah Devia dan Rahma yang sejak tadi bertengkar dan adu mulut tak ada yang mau mengalah mungkin kalau ada semut dan kecoa yang lewat juga pasti tatapan semut dan kecoa akan mengarah kepada Elsa dan kawan kawan.


"Devia Rahma kalian berdua diam jangan berisik dan jangan saling sahut menyahut kayak ikutan lomba cerdas cermat kalian berdua ngga malu di lihat banyak orang semua orang yang ada di kantin ini menatap ke arah kalian berdua semua pasti mereka semua mengira kalian berdua budeg dan tuli sampai kalian berdua ngomongnya pakai teriak teriak segala, kalau ada semut dan kecoa yang lewat juga pasti itu semut dan kecoa bakal menatap ke arah kalian berdua" teriak Elsa dengan sangat keras dan sangat lantang sambil kedua matanya Elsa melotot ke arah Devia dan Rahma secara bergantian sedangkan Rahma dan Devia kompak menatap ke arah semua orang yang ada di kantin kampus yang ternyata sedang menatap mereka berdua membuat Devia dan Rahma kompak langsung menggaruk garuk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali

__ADS_1


"Apa lo lihat lihat baru pertama kali melihat wanita cantik seperti gue makanya kalian semua kagum sama gue" bentak Devia sambil menatap nyalang ke arah semua orang yang ada di kantin secara satu persatu membuat semua orang yang ada di kantin kampus yang sedang menatap ke arah Devia langsung mengalihkan tatapan mereka semua.


Rahma dan Elsa kompak menggaruk garuk belakang kepalanya mereka berdua yang tidak gatal sungguh mereka berdua malu melihat tingkah Devia.


__ADS_2