Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya

Ketemu Jodoh Lewat Dunia Maya
Sahabat Gue Yang Paling Baik


__ADS_3

Elsa menatap ke arah Rahma dan Devia secara bergantian sementara Devia masih setia memegang tangannya Rahma seakan anak kecil yang takut kehilangan jejak ibunya saat di supermarket karena perbuatan Devia membuat Rahma menatap nyalang ke Devia


"Devia lo ngga usah pegang tangannya gue karena gue mau makan" ucap Rahma dengan nada ketus sementara Devia tersenyum licik entah apa yang di pikirkan sedangkan Elsa menatap ke arah Devia dan Rahma secara bergiliran


"Rahma gue ngga bakalan lepas tangannya lo berhubung makanan gue sudah habis jadi lo juga ngga boleh melanjutkan makan" sahut Devia sambil menatap ke arah Rahma di sertai senyuman licik sedangkan Rahma membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga sementara Elsa tersenyum tipis


"Devia kalau lo ngga mau lepasin tangan gue nanti gue bakalan duduk sama Elsa ngga ada hubungannya sama gue kan yang habis makanannya lo jadi ngga usah menyangkut pautkan ke gue karena gue mau melanjutkan makan supaya makanannya ngga mubazir" jelas Rahma sambil menatap nyalang ke Devia sementara Devia terkekeh kecil sedangkan Elsa menautkan kedua alisnya melihat Devia terkekeh kecil

__ADS_1


"Rahma gue ngga bakal lepasin tangannya lo dasar lo ngga asyik mainnya ancam lagian Elsa juga ngga mau duduk sama lo ingat yang mau duduk sama lo cuma gue doang ada hubungannya sama lo karena lo ngga ngingetin gue supaya jangan menghabiskan makanan gue lo ngga boleh melanjutkan makanan sebelum ada makanan di piringnya gue supaya makanannya lo habis dan ngga mubazir lo bisa minta bantuan gue buat menghabiskan makanan lo supaya lebih cepat habis dan ngga mubazir makanannya atau lo bisa menyuruh gue makan sendirian gue bakalan mau makan makanan miliknya lo dengan senang hati dan dengan ikhlas hati" jelas Devia sambil menerbitkan senyuman lebar di wajahnya sementara kedua matanya Rahma langsung melotot ke Devia sedangkan Elsa tertawa kecil mendengar jawaban Devia


Rahma ingin sekali menjambak rambutnya Devia namun tidak bisa di lakukan bukan takut dengan Devia namun tangannya Rahma sedang di culik oleh Devia membuat Rahma menelan kembali keinginannya


"Devia lo lepasin tangannya gue atau gue beneran duduk di sebelahnya Elsa gue sudah dewasa makanya main ancam kalau anak kecil baru mainnya boneka Elsa pasti mau duduk sama gue justru Ghea yang ngga mau duduk sama lo bukan cuma Elsa doang yang pengin duduk sama gue karena semua orang pengin duduk sama gue termasuk semut, kecoa dan lainnya lo ngga menyuruh gue buat ngingetin lo supaya jangan menghabiskan makanan lo jadi di sini yang salah itu lo bukan gue bakalan isi muntahan gue di piring lo supaya ada makanan di piringnya lo tanpa bantuan lo gue bisa menghabiskan makanan gue sendiri bilang saja lo pengin makan makanan gue pakai modus membantu gue menghabiskan makanannya gue supaya ngga mubazir gue bakalan nyuruh lo makan makanan pasir sendirian tanpa bantuan gue tapi kalau makanan gue lebih baik habiskan sendiri dan ngga menyuruh lo menghabiskan makanan gue ingat gue ngga bisa di bodohi pantesan lo mau menghabiskan makanan miliknya gue dengan senang hati dan ikhlas hati karena lo secara ngga langsung dapat makan gratis dari gue" ketus Rahma mendelik ke Devia sementara Devia cengengesan sedangkan Elsa menggeleng melihat tingkah Rahma dan Devia yang sering bertengkar seperti kambing betina dan kambing jantan maksudnya tikus dan kucing


"Rahma lo main ngancam oke gue lepasin tangannya lo tapi lo jangan duduk sama Elsa soalnya dia ngga mau duduk sama lo dewasa apaan lo saja belum pernah melakukan adegan dewasa jadi belum bisa di sebut biasa anak kecil mainnya petak umpet bukan main boneka kayak anak wanita gue jamin Elsa ngga bakalan mau duduk sama lo makanya karena gue kasihan sama lo ngga punya teman duduk gue lepasin tangannya lo Ghea juga mau duduk sama gue Elsa ngga mau duduk sama lo termasuk semua orang juga ngga mau duduk sama lo takut ketularan cerewet kayak lo semut, kecoa dan hewan lainnya bukan mau duduk sama lo tapi mau menggigit tubuhnya lo tanpa gue bilang ke lo harusnya lo ingetin gue supaya makanannya gue jangan di habiskan tetap yang salah lo bukan gue apaan sih gue bakal lakban mulutnya lo supaya lo ngga muntah di piring gue lebih baik lo isi makanan miliknya lo di piring gue kirain lo membutuhkan bantuan gue buat menghabiskan makanan ingat gue ngga modus ke lo tapi gue sedang usaha supaya makanannya lo masuk ke perutnya gue memang kenyataannya gue mau menghabiskan makanan lo biar ngga mubazir oke gue bakalan mau memakan gula pasir sendirian tanpa bantuan lo dengan senang hati gue laksanakan misinya kirain lo ngga sanggup mengabiskan makanannya lo sendirian oke silahkan habiskan makanan lo sama piringnya sekalian lo makan gratis apaan nanti gue juga bayar makanan sendiri makanan pesanan gue paling gue dapat makanan gratis dari lo cuma beberapa sendok doang" jawab Devia tak kalah ketus sambil melepaskan tangannya dari tangan Rahma sementara Rahma tersenyum devil sedangkan Elsa memijat pelipisnya sendiri

__ADS_1


"Rahma Devia stop jangan berantem Rahma sebaiknya lo lanjutkan menyantap makanan lo dan buat lo Devia sini piringnya gue isi sama makanan gue" pekik Elsa sambil menatap tajam ke arah Rahma dan Devia secara bergantian sementara Rahma dan Devia yang sedang serius mau melakukan adu mulut lagi kompak langsung menoleh ke arah Elsa


"Makasih Elsa lo memang sahabat gue yang paling baik di banding Rahma" puji Devia dengan kedua matanya yang berbinar sementara Rahma yang akan memasukkan makanan ke dalam mulutnya langsung melototkan kedua matanya ke Devia sementara Elsa menggelengkan kepalanya samar sambil mengambil piringnya Devia dengan tangannya bukan dengan kepalanya


"Sama sama Devia" jawab Elsa sambil meletakkan beberapa sendok makanan ke dalam piringnya Devia sementara Devia mengumbar senyum lebar di wajahnya setelah mengetahui piringnya sudah di isi makanan sedangkan Rahma masih setia melototkan kedua matanya ke arah Devia


"Devia gue itu juga sahabat lo yang baik hati dan tidak sombong plus cantik karena gue mau tetap duduk sama lo walaupun sikapnya lo bikin naik darah" sahut Rahma menatap tajam ke Devia sementara Devia memutar bola matanya malas sedangkan Elsa tersenyum tipis sangat tipis sehingga hanya dirinya yang tahu kalau dia sedang tersenyum

__ADS_1


__ADS_2