Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
14


__ADS_3

beberapa jam kemuadian masuk lagi guru yang lainya yg akan mengajarkan pelajaran selanjutnya.pak guru mengucapkan salam dan di jawab oleh semua murid murid.lalu duduk dan membuka buku yg mau di kasih ke semua muridnya


setelah semua nya siap pak gurupun membetinan pembelajaranya ke murid semua.


kami semua di sibukan untuk menulis dulu.


selang beberapa menit sudah pada selesai dan pak gurupun mnjelaskan.


dan setelah selesai pak guru pun mengucapkan salam dan berterimakasih.


"selamat beristirahat."kata pak guru dan melangkah keluar keluar kelas.


kami semua keluar ada yang olahraga,jajan,ke kantin,ke warung,atau hanya sekedar jalan jalan di halaman kelas.


dan jangan lupa murid murid cewe yang selalu gak ketinggalan.


ya mereka kebanyakan cewe nangkring di kantin makan sambil menggosip.


memang benar ya cewe tuh punya mulut 2 jadi gak bisa kalo gak ngegosip.

__ADS_1


terutama ngegosipin cogan.


ya di umuran seperti aku banyak yang menceritakan cogan.


tapi gak denganku.aku memang suka mengobrol tapi menggosip gak sering kali hanya ya begitulah. aku sering menggosip tapi di dalam hatiku


aku sering memuji atau menghina tapi di dalam hatiku...ha..ha...ha..


tapi itu sama saja ya🤭🤭😁😁


kalau bisa di liat itu si hati pasti banyak banget tulisan dan orang orang yang lagi nulis semua gosipku.


mungkin sekarang hatiku udah penub dengan segala hal yang gak bermanfaat.


lanjut lagi ya..


jangan lupa apa yang aldo tadi katakan sebelum masuk kelas.


em iya dia ngajakin aku ikut dia tapi aku gak tau kemana dan harus bagaimana..haha malah nyanyi.

__ADS_1


"ra ayo."kata aldo sambil menarik tanganku yang ku tumpu kan di daguku.iya otomatis daguku tetjatuh keatas bangku dan itu rasanya sakiiit sekali kaya sakit patah hati..


...ah lebay lo ra emang udah ngerasain rasanya patah hati.lo aja selalu menghindar gitu...


"aduh.tuhkan kamy itu mau ajak ksmu kemana sih


bisa gak kalo pelan pelan lembut sedikit gitu..


kan jadi sakit ini."kataku mengeluh.


"eh maaf ra sini aku usapin."kata aldo dan mau mengelus daguku.aku langsung menepis tangannya.


"ih jangan do pamali."jawabku sambil menjauhkan tanganya dari daguku dan menekankan kata pamali.


"hah pamali.emang bakal apaan kalo aku mengusap dagumu."kata aldo dan mulai melangkahkan kakinya dan menggenggam tanganku.aku berusaha melepaskan tanganku tapi sekuat apapun gak bisa malah tanganku sebdiri yang sakit.aku pasrah aja meski risih di liatin banyak murid murid sekolah ini terutama sama kakak kelasku semua.karna kami sedang menuju ke taman sekolah yang aku gak tau mau apa.aku tidak mnjawab pertanyaan aldo aku hanya diam dan menundukan kepalaku karena malu.


"kamu duduk dulu ya sebentar jangan ke mana mana."kata aldo.aku duduk di salah satu bangku kursi taman sekolah.aku celingak celinguk mencari aldo tapi gak keliatan.


"ah aku pergi aja deh." tapi baru aku mau berdiri udah ada yang menyodorkan sebuah coklat yang di kasih pita ke depanku dari arah belakang.aku kaget langsung betdiri dan memutar tubuhku.

__ADS_1


aku dapat langsung melihat orang yang ngadih coklat itu.


Dan buat aku makin terkejut lagi ternyata dia..


__ADS_2