
murid yang ada di kelas itu hanya melongo meliat mia yang terus ngatain rara dari tadi.
..
..
"mia kamu duduk ..."kata guru yang sudah berada di ambang pintu kelas 7a tersebut.
mia langsung duduk.sebelum duduk mia melirik rara dan menampakan raut wajah kesal plus marah dan jijiknya pada rara.
rara gak menanggapi lirikan mia raara berusaha pokus pada ulangan hari ini.
"sabar ra sabar kamu haris pokus pada ulangan.kamu hanya harus memikirkan ulangannya."batin rara sambil mengelus dadanya.
.
.
kami semua mengucapkan salam dan guru itupun menjawabnya.
sebelum lembaran ulangan yang mau kami kerjakan.guru itu pun menjelaskan semuanya yang gak boleh itu gak boleh ini.
"pak sebelum bapak menjelaskannya kami sudah tau pak."terdengar dari sebelah rara yang sedang merutuki pak guru yang terus memperjelas hal hal yang tak boleh dilakukan selama ulangan berlangsung.
rara menoleh pada anak yang terus merutuki pak guru dari tadi.
"kalo gak salah dia anak kelas 7A ya."pikir rara.anak yang rara lirik meliriknya juga.anak itu tersenyum di manis manisin.
kalo ada semut pasti sudah habiss di kerumuni semut.
rara langsung memalingkan mukanya lagi dan meliat pak guru sudah membagikan selembaran ulangan.
murid murid semuanya langsung mengerjakannya dan dalam beberapa menit kami semua masih dalam mode diam.
__ADS_1
tapi setelah merasa pusing mereka pada bisik bisik dan saling mengkode.
"pst..pst.."aku menoleh pada orang yang di belakangku.
"ra no 25 dong.."rara tersenyum ternyata yang dibelakang rara adalah rena teman sekelasnya.
"bisa bisanya aku gak nyadar kalo kamu duduk di belakang aku."rena hanya senyum menngagapi itu.
rara memberikan jawabannya.rara gak tega kalo sama teman temannya.
rara selalu banyak sasaran untuk permintaan kawan kawannya.gak luput dari teman dari kelas lain termasuk anak yang tadi tetus merutuku pak guru.
dia menendang nendang didkit kursi rara dan menampilkan wajah bingungnya.
"aku boleh minta jawaban no 15 gak.itu susah banget."pintanya.
rara memikirkan permintaanya.dia mulai mendekati rara dan berdiri di samping bangku rara.rara jadi bingung takut ketauan pak guru.akhirnya rara pasrah dan memberi jawabannya pada anak tersebut.
"hust kamu malah mikirin itu.pikirin tuh soal yang belum kamu jawab."rara menggeleng gelrngkan kepalanya."gimana aku menjawab pertanyaan kamu ren ini aja bikin aku pusing.dasar kamu ren .."rara bergumam sambil terus membaca soal soalnya satu persatu.
setelah setengah jam.satu persatu mengumpulkan hasil jawabannya ke depan.
"wow..."murid semua menatapku yang pertama kali mengumpulkan hasil jawaban dan soal kedepan.
rara menunduk malu dan segera meletakan di atas meja gurunya.
rara langsung duduk lagi setelah di suruh oleh guru.
tatapan mematikan dari mia sedikit terlirik oleh rara tapi rara mulai menguatkan hatinya dan merasa sudah biasa dengan hal itu.
dan satu persatu mengumpulkan kedepan dan semuanya sudah beres.
kami semua di beri 5 menit untuk istirahat sebelum guru selanjutnya memberi kami soal lagi.
__ADS_1
"jangan so pintar lo..liat aja."kata mia ketus diserta ejekan.
..
bu guru masuk dengan senyum mengademkan hati para pengagumnya.
termasuk rara.rara sangat suka pada guru yang satu ini.dia gak sangat lemah lembut dan menyampaikan pelajarannya sangat mudah di mengerti.
"kita langsung mulai aja ya.."tanya bu guru.
"ya bu."semua murid berteriak.ada juga yang malah bercandain bu guru dan ada juga yang bersiul pada buguru.tapi bu guru hanya menanggapinya dengan senyumannya uang indah.
buguru segera membagikan kertas ulangannya dan kami semua pokur mengerjakannya.
dan buguru tak lupa memperingati kami semua sebelum mengisi lembaran soal harus mengucapkan basmalah terlebih dahulu.
.
.
semua murid kali ini banyam bertanya pada bu guru di banding menyontek.tapi gak semua masih ada juga yang menyontek.
rara tersenyum ketika salah satu dari mereka memilih bertanya dari pada menyontek.rara merasa senang bukan karna tidak ingin ada yang meminta jawabannya.tapi rara senang karna mereka memilih cara yang tepat.
.
.setelah sekian lama seperti biasa rara lah yang selalu pertama mengumpulkan lenbaran jawaban dan soalnya.murid semua menatap takjub pada rara.tak tetkecuali teman sekelasnya yang sudah banyak tau tentang kecerdasan rara.
beda lagi dengan mia dan temannya.mereka melirik rara sebal.
rara hanya menanggapinya dengan senyuman.
buguru mempersialhkan rara untuk istirahat di luar kelas.
__ADS_1