Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
27


__ADS_3

skip...


gak kerasa sekarang sudah genqp satu bulan rara bekerja.


dan sekarang hari dimana rara gajian...


ye..ye...gajian...


ha..ha... rara bahagia sekali.


dan besok adalah hari libur karna dalam sebulan ada 2 hari libur dan yang ngebuat rara bahagia tepat pula sekolah libur karna tepat hari minggu.


setelah semua pekerjaan rumah sudah beres rara hanya bermalas malasan.


rara bingung harus melakukan apa.


"kalo aku nyamperin mereka.apa mereka mau main sama aku..."pikir rara bingung.


"ah aku coba deh.."kata rara.


sebelum rara berangkat ketempat teman temannya sering nongkrong rara mandi terlebih dahulu dan memakai dress putih dan membiarkan rambutnya terurai.


sebentar saja cukup buat rara tampil cantik.


karna rara gak pernah pakai make up atau apapun itu.


rara sering di ejek teman temannya yang tampil dengan polesan make up dan aksesoris lainnya.


tapi rara hanya menanggapinya dengan senyuman alaminya.


setelah mengunci pintu rara berjalan menuju tempat mereka sering nongkrong.


(ya di rumah gak ada siapa siapa.kakak dan mamahnya sering jalan jalan kalo di hari libur begini.)


dalam perjalanan rara terus betdoa semoga teman temannya mau mengajaknya nongkrong sebentar.


"haii...neng...mau kemana..??"tanya seseorang di belakang rara.

__ADS_1


rara mempercepat langkahnya.


tapi tunggu...


setelah cukup jauh rara berpikir..


"sepertinya aku mengenal suara itu.."gumam rara.


"coba deh aku liat.kalo orang jahat pasti dia ngikutin aku.kan ini mah enggak..


udah ah.."rara mengibaskan tangannya guna mengusir hal hal buruk yang bersemayam di pikirannya.


1...2....3...


rara nengok dan melihat senyum yang rara kenal.


rara mengusap dadanya lega karna yang ada di pikirannya itu salah.


orang itu mendekat dan rara tersenyum.


"aku cuma jaga jaga..."jawab rara ketus.


"mana jalannya cepet banget lagi..."kata aldo sambil berusaha menahan tawanya.


"ketawa ajah jangan di tahan.entar hati kamu hitam karna nahan tawa.."kata rara ketus plus kesel.


aldo gak bisa lagi nahan tawanya..ha..ha...apalagi kata kata rara yang menurut aldo itu aneh.


"sorry ra sorry...aku gak kuat.."kata aldo di sela tawanya.rara hanya mendelikan matanya.


"kamu sih..dan mana ada orang nahan tawa hati jadi hitam ada ada saja.."kata aldo sambil mengacak rambut rara.


"ih jangan do entar berantakan."kata rara sambil menyingkirkan tangan aldo dari kepalanya.


"iya maaf."seru aldo."yuk kita jalan jalan.."tsmbah aldo yang sudah siap di atas motornya dan memakaikan helm pada rara.


"gue bisa ngerasain juga."batin aldo.

__ADS_1


rara hanya diam dan menurut.


"mungkin aku ikut aja deh lain kali ketemu temen temennya.batin rara.


"yuk naik aku udah gak sabar..."kata aldo.


rara naik dan sedikit kesulitan tapi aldo dengan cekatan langsung memegangi tangan rara.setelah duduk tangan rara di arahkan untuk memeluk pinggang(perut) aldo.


rara sebelumnya sungkan dan gak mau.rara memilih melwtakan tangannya di pundak aldo.


tapi bukan cowo kalo gak banyak cara supaya kemauannya tercapai.


aldo melajukan motornya cukup kencang dan tangan rara berpindah dengan sendirinya.malahan melebihi yang aldo mau.


aldo senyum senyum dan mulai melambatkan laju motornya.


"tuh kan kalo begini rada romantis.."gurau aldo.


rara langsung menarik tangannya dan di cegah oleh aldo yang langsung menggenggan erat tangan rara.


rara hanya diam sambil sesekali mengatur napasnya yang gak beraturan.


rara mulai rileks...


"sebenarnya kita itu mau kemana sih..


bukan mau sekolahkan.."tanya rara yang melihat jalan sekeliling jalan menuju sekolahnya.


"diam aja entar juga kamu tau.."jawab aldo dingin.


"em ok lah."seru rara dan mulai meresapi angin yang menerpa wajahnya yang menyejukan.


"enak ya.segerr..."kata rara.


"hm."aldo hanya mengangguk dan tersenyum.


"apalagi liat kamu makin adem hatiku."batin aldo.

__ADS_1


__ADS_2