Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
50


__ADS_3

rara langsung naik kelantai atas.rara gak mengetuk dulu pintu kamar aldo.


rara langsung membuka sedikit demi sedikit kamar aldo.


rara gak meliat ada aldo di kamarnya.


"gak ada.dimana aldo."tanya rara bingung.


rara buaknnya kembali ke dapur tapi malah masuk kedalam.


pas pintu habis dibuka.tetnyata aldo ngumpet di belakang pintu.


aldo tadi liat rara pas naik tangga.aldo berpikir mungkin rara mau mencarinya,tetnyata benar.aldo mengumpati dirinya kalo rara ngetuk pintu atau salam bisa gagal rencana aldo.


rara mulai menelusuri setiap sudut kamar aldo.


rara masih terpakh sama poto aldo yang memegangi gitar.


rara mulai bergeser meliat sudut kamar yang lain.


aldo mengumpati dirinya sendiri.aldo lupa kalo aldo memajang poto rara di atas meja dekat lampu tidurnya.


sebelum rara meliat aldo keluar dari persembunyiannya.aldo pura pura dari luar.


sebelum aldo mengambil.rara sudah dahulu meliatnya.


"itu kayaknya aku kenal.seperti.."rara mendekat hendak mengambil tapi aldo sudah terlebih dahulu mengambilnya.


"eh aldo.maaf aku sudah lancang masuk tanpa se ijin darimu."


"gak papa.kamu mau apa kesini."jawab dan tanya aldo datar.


"tadi mamih nyuruh aku panggil kamu buat makan.,em al..aku boleh liat poto tadi.."tanya rara malu malu.


"gak boleh."


"kenapa..?"


"gak papa."


"pleess al.aku mau liat cewe yang kamu suka.pasti beruntung banget punya kamu."


"gak.kalo kataku nggak ya nggak."kata aldo sedikit berteriak.


rara langsung menunduk takut.


rara melangkah keluar kamar aldo.

__ADS_1


sebelum rara berhasil keluar aldo emnarik tangan rara.


aldo menarik bahu rara supaya menghadapnya.


aldo menarik dagu rara supaya menatapnya.


aldo meliat mata rara mulai berkaca kaca.airmata rara mulai menetes.aldo segera menghapusnya.aldo menuntun rara duduk di atas kasurnya.


"maafin aku ra aku gak bermaksud membentakmu."aldo duduk didepan rara aldo meraih tangan rara.


aldo mencium tangan rara kelepasan.bonus buat aldo.


"maaf ya."rara mengangguk dan tersenyum.


rara meliat mata aldo sungguh sungguh.


"yuk katanya tadi mau makan.yuk kebawah."ajak aldo.


rara mengangguk dengan masih meliat sekeliling.


aldo berdiri dan mengajak rara juga.rara ikut berdiri dengan masih penasaran meliat sana sini.


"kamu mencari apa ra."


"eh gak aku gak cari apa apa."


"bohong."aldo mengambil poto tadi.aldo gak bisa menutupi segalanya dari rara.kecuali isi hatinya.


"kamu lagi cari ini."aldo mengacungkan benda yang buat rara penasaran.


"gak aku gak jadi.aku takut."


"maaf aku udah membuatmu takut.nih aku berikan ini padamu."aldo memberikan poto yang lumayan besar pada rara.


"aku boleh liat.beneran."tanya rara senang.


"tapi kamu janji jangan marah,jangan menjauhiku."


"tergantung."


aldo menarik kempbali poto dengan bingkai warna emas itu.


"gak jadi deh kalo gitu."


"eh iya aku janji."


aldo memberikan kembali dan rara langsung membaliknya.

__ADS_1


"hah."rara melongo sambil bergantian meliat aldo dan poto.


"ini..inikan aku."


"em..iya.maaf ra aku gak ijin kekamu."


"jadi kamu sembunyi sembunyi memotret aku dan aku gak tau ini dimana."


"itu di taman sekolah ra.maaf."aldo sudah pasrah kalo kalo rara akan menjauhinya."apa kamu akan menjauhiku seperti kamu menghindari fino."


"hah..gak mungkin al aku menjauhimu.kamu sangat berharga bagiku."


"apa..apa gak salah denger.."


"emm..aku salah ngomong al."


"kirain beneran.aku sudah bersemangat."


"untuk.."


"untuk...ah ayo cepet sebelum mamih datang marah marah."


"nih aku balikin."


"bawa aja aku punya banyak."


"apa..kamu punya banyak.coba liat sini."


"eh gak ada ra gak ada aku keceplosan."


"tuhkan...sini aku cuman mau liat doang."


rara melangkah mengelingi kamar aldo tapi tak menemukan satu potopun.


"al cepet diman kamu sembunyiin."


aldo mendekati rara."gak ada tadi aku salah ngomong."


rara berbalik menhadap aldo dengan senyuman yang menakutkan.


aldo langsung berbalik dan berlari.rara mengejar aldo.mereka jadi kejar kejaran di kamar.


mereka terus kejar kejaran.aldo langsung berlari keluar kamar rara mengikuti.


"bruk.."aldo menubruk seseorang diruang tamu.


"maaf pih."aldo langsung bangkit dan berlindung di belakang papihnya.

__ADS_1


rara melongo ternyata papihnya aldo sudah pulang.rara meliat aldo sembunyi di belakang papihnya.


bola mata rara seperti mau keluar aja.rara melotot kearah aldo dan di tanggapi dengan senyum kemenangan.


__ADS_2