Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
54


__ADS_3

sreeeettt....


motor yang mengikuti rara dan aldo bethasil menghadang mereka.


aldo langsung mengerem mendadak.rara memeluk aldo dengan kuat.


"aaahhh.."rara teriak ketakutan.


aldo langsung memegang tangan rara seraya mengusap punggung tangan rara.


"kamu gak papa..?"tanya aldo langsung menengok kebelakang.


"hh."rara mengangguk sambil terus mengatur napasnya.


orang yang tadi langsung turun dan membuka helmnya.


"hah.."rara terkejut meliat siapa yang dari tadi terus mengikutinya.


"tenang."aldo menenangkan rara dengan terus menggenggam tangan rara memberi kekuatan.


"ra turun yuk ikut aku.aku ada sesuatu yang mau aku tunjukin ke kamu.."katanya sembari menarik bahu tangan rara.


rara yang masih menormalkan napasnya larna kaget.hanya bisa melongo tanpa berkedip.


"kamu gak liat kalo dia ketakutan hah.."aldo mengeluarkan suaranya sedikit marah.


"yuk ra.bentar doang."mohonnya tanpa menghiraukan suara aldo.


"kamu gak denger kataku tadi."aldo yang malah menimpali.


"gue gak ada urusan sama lo."jawabnya.


rara yang sudah mulai tenang enggan untuk menjawab.rara malah terus menatap mereka beradu congos.


"ra pliiiss bentar doang."mohonnya sambil menarik paksa tangan rara.


rara yang gak terlalu seimbang hampir terjatuh kalo gak aldo sigap pasti rara sudah tidur di aspal.

__ADS_1


"apa gini cara lo meminta pada perempuan."tanya aldo geram.


"maaf ra gue gak maksud."jawabnya sambil berusaha meminta maaf.


"makasih aldo."aldo mengangguk mengiyakan.


rara langsung turun dan berdiri di samping motor.sementara aldo menepikan motornya dan itu di ikuti sama orang yang mengikuti mereka.


rara berdiri di pinggir jalan sambil terus memgelus dadanya.


"kamu gak papa ra."tanya aldo yang lebih dulu mendekati rara.


rara menggeleng."duduk dulu.."aldo mengarahkan rara pada tembok pinggir jalan.


"kamu gak papa.."tanya orang tadi.


rara menggeleng."gak."


"maafin aku ra aku gak sengaja."katanya.


"ya gak papa kak."jawab rara.


"makasih kak."rara menerima botol air mineral dan meminumnya.


"al kamu mau..nih masih ada..?"tanya rara yang meliat aldo dari tadi hanya diam.


aldo mengambilnya bersamaan dengan orang yang mengikutinya.mereka saling berebut sampai botolnya penyek dan air minum muncrat tepat mengenai wajah rara.


"ahh..."rara langsung mengusap mukanya.


"maaf ra aku gak sengaja."mereka barengan minta maaf.


"kalo akan begini jadinya aku gak akan berikan ini padamu."kata rara sambil memegang botol yang sudah gak berbentuk itu."lebih baik tadi aku habiskan atau aku buang saja."


rara langsung berdiri dan melempar botol itu.rara melangkah pergi.


"ra tunggu.aku minta maaf."orang tadi mengikuti rara.

__ADS_1


sementara aldo berdiam diri meliat rara menjauh.


"ra maaf."masih katanya.


orang itu langsung memegang tangan rara dan membalikan badan rara.


dia langsung memeluk rara."ra aku minta maaf.aku cuma mau ajak kamu sebentar saja.dan aku barusan gak sengaja."


rara hanya mematung tak bergerak sekalipun.


asal kalian tau ada hati yang hancur berkeping keping meliat mereka berdua betpelukan.ya...siapa lagi kalo bukan aldo.


aldo sedikit meneteskan air mata hancur dan langsung mengusapnya kasar.aldo langsung duduk di atas motor memerhatikan adegan mereka.


"aku yakin kamu pasti akan jadi miliku.mungkin gak sekarang tapi suatu hari nanti.."aldo menguatkan hatinya.


"aku diam bukanya aku mengalah.tapi aku yakin kalo kamu akan jadi milikku."tambah aldo lagi.


.


.setelah tersadar rara langsung mendorong badan orang itu.dia fino ya dia fino kakak kelas rara.


rara menatap fino tajam dan air mata merembes keluar.


"kakak ngapain."kata rara seraya mengusap air matanya.mungkin rara masih ragu dan kaget.


"maaf.sekali lagi maaf."


"aku udah maafin kakak.tapi jangan gini."jawab rara dan langsung berbalik arah lagi.


hah sekarang yang tadinya kecewa hampir nangis meraung raung.sekarang sudah keliatan senyum berharap.


aldo...aldo...


"ra maaf.apa kamu gak mau kabulin permintaan aku meski hanya sekejap."mohonnya lagi sambil meraih tangan rara.


"kak lepasin...aku gak mau untuk sekarang ini."jawab rara.

__ADS_1


"maaf ra aku udah maksa kamu."fino langsung melepaskan tangan rara.fino hanya bisa meliat rara melangkah jauh darinya.


__ADS_2