
kebiasaan rara kalo waktu pulang rara istirahat sebentar di dalam kelas dan baru keluar.
rara mendapati 2 orang tersebut saling diam diaman.ada aura permusuhan di antara mereka.
"ra aku anter kamu pulang."tanya fino yang duduk anggun di atas kup mobilnya.
sementara aldo hanya diam meliat rara tanpa berbicara sepatah katapun.
rara melirik aldo.aldo tersenyum.
"maaf kak aku sudah terbiasa pulang sendiri.aku pamit ya."rara melangkah kedepan gerbang dan fino mengejar rara.
berbeda dengan aldo.aldo malah diam saja tanpa mengejar rara.
mungkin aldo masih memikirkan pernyataan rara tadi atau aldo tau kalo rara pasti menolak kalo dia di perebutkan.
ya karna aldo sudah merasakannya dulu pada saat dirinya dengan isal.
rara terus menolak tawaran fino.
fino balik lagi dan mengambil mobilnya.fino meliat aldo santai saja dan mulai menghidupkan motornya.
"keliatannya sudah mundur.bagus deh kalo benar aku gak punya saingan lagi."fino menatap aldo sambil menyunggingkan senyumnya.
"kata siapa..!aku gak seperti kamu yang memaksa hati seseorang."senyuman aldo lebih menusuk dari pada fino.
aldo mengikuti rara memastikan rara pulang gak jalan kaki.
benar perkiraaan aldo kalo rara akan di antar pulang isal.
aldo meliat rara sedang mengobrol dengan isal dan mulai naik ke atas motor isal.
aldo berbalik arah dan mulai pergi menghilang dari tempat itu.
__ADS_1
sementara fino penasaran kenapa aldo berbalik lagi.tadi fino sempat berpikir kalo aldo akan mengantar rara tapi fino meliat aldo berbalik dan mulai gak keliatan.
fino segera melajukan mobilnya untuk mengikuti rara.
fino melajukan mobilnya lumayan kencang.
fino mulai meliat rara diboncengi laki laki.jiwa penasaran fino melunjak.
fino semakin menancap gasnya dan sudah tepat du samping motor yang membawa rara.
fino menurunkan kaca mobilnya dan berteriak memanggil rara.
"rara."tetiak fino.
rara langsung melirik kesamping ke arah sumber suara.rara mengucek ngucek matanya.
"kak fino."rara bicara pelan.tapi itu kedengaran oleh isal.
"dia kakak kelasku kak."jawab rara.
isal langsung mengencangkan laju motornya.
seperti saat itu saat isal dan aldo main kebut kebutan.sekarang juga sama seperti waktu itu.
cuma bedanya sekarang balap motor ama mobil.
rara terus memukul punggung isal.dan isal mengerti.isal langsung memelankan kembali laju motornya.
isal gak mau kalo orang ini tau tempat tinggal rara.isal membelokan arah tujuan mereka.
"kita mau kemana isal."tanya rara.
"kita cari aman."jawab isal.
__ADS_1
"hah."rara bingung dengan jawaban isal tapi rara gak mau menanyakan lago.
rara memilih diam.dan isal mulai memberhentikan motornya di depan salah satu rumah.entah rumah siapa.
isal menfambil handphonenya dan mengetik sesuatu .
dari rumah tersebut datang ibu ibu paruh baya dan menyuruh rara masuk.
isal memerintahkan rara seperti di rumah sendiri.
setelah masuk isal meliat mobil yang tadi juga membuntutinya.
isal segera menyalakn kembali motornya dan betbalik agar seperti keliatan mau pulang.
fino yang meliat laki laki tadi berbalik.fino segera menyalakan mobilnya dan finopun petgi.
"haha..."isal ketawa menang.
rara meliat isal ketawa langsung keluar dari halaman rumah tersebut.
rara meminta maaf karna sudah masuk kerumah orang tanpa tau yang punya.rara sempat ngobrol dan ibu ibu tadi bukan pemilik rumah.
"kenapa kamu ketawa..?"tanya rara hetan.
"kayaknya dia suka sama kamu ra."jawab isal yang tak menjalur.rara malah bingung.
"tuh liat dia gak ada setelah kamu masuk.dia meliat aku memutar motorku.mungkin dia berpikir ini rumah kamu dan aku mau pulang."jelas isal yang meliat raut wajah bingung rara.
"oh.kasian lain kali jangan gitu aku jadi gak enak sama yang punya rumah."jawab rara.
isal jadi kesal.yang tadinya ketawa tawa seketika berubah jadi dingin.
isal langsung menyuruh rara naik dan mulai melajukan ketempat tujuan awalnya.
__ADS_1