Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
66


__ADS_3

rara segera masuk ke kamar.rara langsung menyambar handuk dan buru buru masuk ke kamar mandi.


"aduh dah gak kuat."kata rara sembari menutup pintu kamar mandi.


rara segera menanggalkan semua pakaiannya.


"ah lega.."


"aku mau coba mandi pake ini."gumam rara sembari meliat liat sower di atas."tapi bagaimana ya.."rara berpikir."ini kali ya."gumam rara lagi sambil memencet kran.


"aaahhh.."rara kaget saat air keluar mengguyur badannya.


.


.


tok tok...


"non.non di dalam..gak papa.."tanya bibi dari luar.


"gak papa bi.rara cuma kaget."jawab rara.


"oh iya barang pesenan non bibi taro di atas kasur."


"ya bi.makasih."


terdengar langkah mulai menjauh.


rara di dalam cekikikan sendiri bayangin kelakuannya sendiri.


rara mulai menggosok seluruh badannya.


.


rara gak langsung pakai sabun.rara hanya mencium cium bau sabun yang ada di hadapannya.


"em..wangi.baunya kayak permen.kalo di makan enak kali ya.."gumam rara sembari terus mengendus sabun yang di pegang.


"tapi inikan sabun.gimana kalo mulut aku berbusa.iiiyyy.."


pantesan aldo wangi banget..wong sabunnya juga semerbak gini."kata rara lagi.


rara masih belum memakai sabunnya malah terus bergumam dan yah karna belum pernah jadi keponya keluar.


tok..tok...


"ra kamu masih lama mandinya..?"tanya seseorang dari luar.


"oh iya.kenapa..?"


"udah siang.kita makan."ajak seseorang dari luar pintu kamar mandi.


"bentar aku pake sabun dulu."jawab rara


" ya cepetan."


"ya."

__ADS_1


orang itu segera melangkah dan menunggu di kasur.


rara segera menyelesaikan mandinya dan langsung memakai handuknya.


cklek..


rara langsung keluar tanpa melirik sekitar.


orang yang nunggu rara ternyata aldo.


aldo meliat rara hanya menggunakan handuk keluar dari kamar mandi.


aldo menelan ludahnya sedikit kesusahan.


rara mengambil tasnya yang bersebrangan dengan tempat tidur.


rara membokar dan mengambil yang dia cari.


rara melangkah menuju kasur ingin mengambil barang yang di belikan bibi.


aldo berusah menormalkan penglihatan dan pikirannya.aldo berusaha sesantay biasanya.


"aaahhh..."rara berteriak kala meliahat aldo duduk santay di pinggir kasur.pakaian yang di pegang rara berhamburan termasuk...


pakaian dalamnya.


aldo langsung melangkah mendekati rara dan membekap mulut rara.


"sut."aldo menyuruh rara diam.


"kamu ngapain disini."tanya rara sambil memegang ujung handuk.takut lepas.


"aku nungguin kamu lama banget."jawab aldo."kamu mandi apa semedi sih lama sekali."tanya aldo.


rara memungut pakaiannya.


"gak ngapa ngapain."jawab rara sembari mengambil barang yabg di atas kasur.


"cepet pakai bajunya aku tunggu di dapur."kata aldo.


rara mengangguk dan langsung berlari ke kamar mandi lagi.


rara mengelus dadanya sebentar dan langsung memakai pakaiannya.


sebelum keluar rara berkaca di dalam kamar mandi.


rara grogi sama aldo."bisa bisanya aku ceroboh tadi.kan ini rumah orang.aaahhh...malu..malu.."


rara menatap dirinya di cermin.rara mengatur napasnya berusaha menormalkan kondisinya.


"ah biasa ra biasa aja."kata rara sembari keluar kamar.


rara melangkah mengambil tas gendongnya dan langsung keluar menemui semua orang yang telah lama menunggunya.


rara menunduk sopan dan meminta maaf.


"maaf om,tante.rara lama."mohon rara.

__ADS_1


"ya gak papa."jawab mamih aldo.


mereka makan bersama dengan tenang.


"em ini bukan masakan bibi kayaknya.."selidik mamih dan di angguki aldo sama papiih.


rara hanya senyum senyum mendengarkan.


sementara aldo melirik rara.aldo mulai menatap rara curiga.


rara menoleh dan tersenyum.


aldo tersenyum senang."ini masakan rara mih."kata aldo.


"benarkah.."


rara mengangguk."tapi gak semuanya buatan rara ada buatan bibi juga."jawab rara malu malu.


"wah hebat ra.masih kecil tapi udah bisa masak."kata mamih kagum."tante makin kagum sama kamu ra."tambah mamih.


.


.


"makasih nak masakannya.tante suka."kata mamih sembari merapikan bekas makannya.


"om juga."sahut papih aldo.


"apalagi aku."tambah aldo sembari berdiri.


"mamih tau kemarin aldo makan di rumah rara 3 kali nambah mih."curhat aldo.


"hah..apa.."jawab mamih kaget."malu maluin kamu.masa di rumah orang gitu."


"iya bener mih.iya kan ra."aldo meyakinkan mamihnya.


rara hanya mengangguk sopan.


"dasar malu maluin."


"hehe.."aldo malah nyengir.


"aldo sama rara berangkat dulu ya mih."kata aldo sembari menyodorkan tangannya.


mamai menerima.


"ya.hati hati bawa anak orang."peringat mamih.


"ok tenang aja."jawab aldo.


"aku pamit tante."kata rara sembari bersalaman.


"hati hati ya.kalo aldo macam macam jewer aja kalo enggak lapor tante ya."


"ya tante.makasoh."


rara dan aldo melangkah keluar rumah dan langsung berangkat bersama sama.

__ADS_1


__ADS_2