Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
76


__ADS_3

hari hari berganti..


kini hari terakhir buat semua kelas mengikuti perlombaan...


sabtu adalah hari yang sangat menyenangkan bagi sebagian murid.


dimana hari ini pak guru membawa serta kami semua yang mau ikut tour ke tempat berenang.ya tentunya kami yang harus bayar ongkos serta tiket masuk.


banyak sebagian murid yang gak ikut karna gak mampu bayar dan gak dapat ijin termasuk rara.


bukan karna rara gak punya uang,tapi rara sayang kalo uangnya digunakan hanya untuk main main.


"kenapa kamu gak ikut ra."tanya aldo memelas.ada sedikit kecewa tapi bukan karna rara.


aldo kecewa karna dia udah mendaftar sebelum bertanya pada rara.


"gak papa."jawab rara singkat.


"terus aku gimana..?"tanya aldo sembari menempelkan tiket di jidatnya.


aldo cemberut bingung.


"gimana apanya...!kamu kan tinggal berangkat aja."jawab rara santay.


"gak jadi deh aku gak mau kalo kamu gak ikut."aduh aldo.


"eeehhh,,jangan gitu.sayangkan,kamu berangkat aja,tuh liat mereka udah pada kumpul."tunjuk rara ke lapangan.


aldo menoleh sebentar dan mengangguk pasrah.salahnya juga sih..


"gitu dong,senyum al..mana senyum manisnya mana..?"tanya rara.


bukannya senyum,aldo malah makin kesal.


"jangan gitu jelek."bujuk rara.


"hm.hihi..."aldo tersenyum paksa.


"nah gitu ganteng."kata rara sambil menunjukan jempolnya."serasa bujjk anak TK aku."batin rara sambil tersenyum manis.


"sana gih.nanti pak guru nyariin."usir rara.


"ya.bye ra."kata aldo sambil berbalik.


"ya.aku juga pamit,aku mau pulang."jawab rara.


aldo mengangguk pasrah.

__ADS_1


hm..rara tipe orang yang biasa dan apik gak suka berpoya poya.


"hh.."rara menarik napas dan bergegas pulang.


rara gak menunggu dan meliat aldo berangkat dahulu.


rara terus melangkahkan kakinya menyusuri jalanan yang dulu pernah ia pijak.


rara memilih untuk gak pake jalan biasa.rara memilih jalan pintas supaya bisa cepat sampai.


"huh.."rara mendudukan bokongnya du kursi rumahnya."cape kali aku.."kata rara menatap jam di pergelangan tangannya.


"sampe makan waktu satu jam lebih aku jalan.gini nih kebiasaan antar jemput,sekalinya jalan uuuhhh keringat ampe keluar semua."gerutu rara sambil mengipas ngipas pakai bukunya.


rara menyenderkan punggungnya pada kursi.


hantu tidur menghinggapi rara.


mungkin akibat kecapean sampe rara ketiduran di kursi sambil duduk menyender pada belakang kursi.


"em.."rara bergumam tatkala ada air mengenai mukanya.


"em,,"rara hanya bergumam kala air terus menetes sedikit sedikit.


byuurrr...


"ah..banjiiirrr."rara berteriak sangat kencang dan langsung terbangun.


"udah puas tidurnya..sampe lupa waktu lupa kerjaan."orang itu memarahi rara.


siapalagi kalo bukan mamahnya.


nyali rara menciut kalo liat mamahnya.rara menunduk sambil mengusap usap mukanya.


"cepetan sana dan keringin nih kursi."suruh mamah.


rara melangkah masuk kekamar dan langsung mengganti pakaiannya yang sudah basah kuyup.tas dan semuanya juga basah.


rara belum sempat menyimpan tasnya sama sekali.


rara mengeluarkan semua isinya dan hanya ada satu buku yang tak basah karna terdapat di paling bawah.


tas tadi ada dalam pangkuan rara ya..


rara keluar melangkah dan mengelap semua air dan mengeringkan kursi.


setelah selesai rara melanjutkan pada rutinitas yang biasa.tapi kali ini gak memasak karna hari belum terlalu siang.

__ADS_1


"alhamdullah selesai."rara menghela napas lega.


"tinggal mensetrika buku buku aja."gumam rara sambil melangkah menuju kamar dengan membawa setrikaan.


satu persatu buku yang basah rara setrika sampai kering.


setelah semuanya selesai rara main kehalaman rumah.


sesekali rara bernyanyi sambil mengelus elhs bunya kesayangannya.


"hai ra,,lagi ngapain.?"tanya tetangga dekat rara.


"em ini,"tunjuk rara pada bunga mawar putih.


"oh,seneng liat kamu berseri gini."katanya.


"ah ibu bisa aja.tiap hari juga rara begini."


"beda sekarang mah.semenjak ada anak yang sering main kesini,kamu jadi ceria."


"em..siapa ya bu."tanya rara bingung.


"yang itu ra,,yang pas dikerumuni emak emak.."


"oh..itu.dia namanya aldo bu,dia teman sekelas rara,dia baiiiik banget sama rara."


"kayaknya kamu suka sama siapa namanya..?'


"aldo bu."


"iya aldo,kalian cocok."


"gak kok bu kita hanya teman gak lebih."


"lebih juga gak papa.ibu setuju."


muka rara bersemu merah malu.


"udah ah bu.aku mau masuk udah mau dzuhur."


"iya silahkan,perjuangin ra jangan sampai kepincut orangblain."teriak si ibu.


rara hanya melangkah malu dan menyembunyikannya.


"huh."rara menarik napas sebanyak banyaknya di dalam kamar.


"bisa bisanya muka aku panas gini."kata rara sambil mengipaskan tangannya di kedua pipinya.

__ADS_1


"aku berdosa karna udah berbohong mau masuk karna udah mau dzuhur.kayak mau sholat aja.kan aku lagi libur."gumam rara.


upaya rara menghindari pertanyaan tetangganya.


__ADS_2