
tapi sebelum rara membuka pintu.isal sudah lebih dulu dan menghalangi rara.
isal berdiri tepat di hadapan rara.
rara terkejut karna bukannya handle pintu yang rara pegang,melainkan perut isal.
rara langsung menarik tangannya dengan terburu tanpa mengeluarkan suara.
rara langsung mendongakan kepalanya.tapi alangkah kagetnya lagi,ternyata isal menundukan kepalanya dan berbarengan dengan rara mendongakan kepalanya.
mata mereka saling bertemu.mereka saling menatap satu sama lain.mereka saling tatap tatapan dan saling menghayal dengan pikiran masing masing.sampai seseorang mengetuk pintu.
dan...
tok..tok..tok..
suara ketukan pintu dari luar membuyarkan lamunan dan tatapan mereka yang sibuk dengan pikiran mereka masing masing.
mereka saling mengagumi sekejap.
isal langsung berbalik sedangkan rara mindur kebelakang.sudah terasa agak jau dari isal rara berhenti dan hanya liatin isal yang mulai membuka pintu dan melangkah keluar.
__ADS_1
rara mengikuti isal keluar.
ternyata yang mengetuk pintu adalah bi mona.
"ada apa bi."tanya isal dan bergeser karna rara mau keluar juga.
"itu den.lagi banyak yang beli.kami kewalahan.bibi kesini pengen ngajak rara buat bantuin kami dulu."kata bi mona dengan jelas.
isal meliat rara sebentar dan menjawab.
"oh.iya silahkan."kata isal dan mempetsilahkan bi mona mengajak rara kedepan.
"saya kedepan duluya."kata rara tanpa melihat wajah isal.rara masih malu dan gugup atas kejadian tadi yang tak di sengaja.
"ya kamu tuh jangan bermalas malasan.mentang mentang kamu kenal baik sama pak iman."kata rara lalu berjalan mengikuti bi mona.
tanpa rara ketahui.isal malah senyim senyum setelah rara berkata begitu."rara ternyata gak tau aku ini siapa."gumam isal dengan suara kecil."biarkanlah begini.aku suka orang yang bisa nerima aku apa adanya bukan ada apanya."lanjutnya sambil mengikuti rara.
rara pergi kedrpan membantu yang lain.sedangkan isal duduk di depan komputer guna menghitung jumlah yang mereka beli.
ya isal disana sebagai tukang kasir.
__ADS_1
rara terus bolak balik kedalam keluar melayani pembeli.sedangkan isal tetus berkutat dengan komputernya.
.
.
beberapa jam betlalu dengan kesibukan meteka masing masing.kini cuman tinggal satu orang pemveli lagi dan itu hanya tinggal mbayar saja.
"alhamdulillah selesai."kata rara sambil merenggangkan tangan dan pinggangnya yang tersa pegal sekali.
rara duduk di kursi husus pelanggan,rara mengusap keringatnya menggunakan lengan bajunya sendiri.lalu memijit keningnya yang lumayan masih terasa sedikit pusing.
setelah terasa cukup.rara melangkah lagi krdalam toko.dan bersiap siap.ternyata semuanya sudah selesai.
mereka(pegawai) sudah bersiap siap pulang.rara melangkahkan kakinya ketoilet.rara mengganti bajunya di dalam dan mencuci muka.
setelah selesai rara keluar dari toko yang sudah sepi hanya ada isal dan mau menutup toko.gak lupa isal sudah siap siap buat anterin rara pulang.isal sudah wangi karna sudah mandi.
rara masih didepan toko sambil terus memperhatikan isal yang lagi mengunci pintu toko dengan telaten dan rapi dan mengecek kembali taku ada yang gak kekunci kali.
rara berbalik saat tau isal sudah selesai.rara takut ketahuan kalo rara lagi memperhatikannya dari tadi.
__ADS_1
"gak usah malu.aku tahu kamu dari tadi liatin aku."katanya dengan pedenya.