
rara gak bisa apa apa dan hanua bisa mengikuti kemauan aldo.
aldo membeli minuman hanya satu botol dan aku dan aldo segera meminumnya di tempat itu juga.
"ah mantap..."aldo meneguk minumannya dan menyodorkan padaku.
"ha..ada aja kamu do.."rara tersenyum dan mengambil minuman tersebut.
"biar kaya di tiktok..kan gitu..haha.."jawab aldo dengan cengirannya.
"dasar..kamu.."jawab rara dan meletakan botol itu.
"yuk ah keburu masuk."aldo bangkit dan kembali menarik betdiri dan langsung menuju kelasnya.
perlakuan aldo pada rara tak luput dari seseorang yang selalu mengikuti rara.
orang itu ternyata gak akan menyerah untuk memperjuangkan cintanya.
"aku gak akan putus asa ra.aku akan terus berjuang untuk mendapatkan mu ra..liat aja.."katanya sambil melangkah menuju kelasnya juga.
...SAMA SEPERTIKU BANYAK PERJUANGANNYA BUAT INI..MESKI INI GAK MENARIK DAN GAK NYAMBUNG..
TAPI AKU HANYA MELUANGKAN WAKTUKU SAJA..
sementara rara sekarang berada di kelas 7A.em..karna sekarang ulangan jadi sekarang kelas di campur dengan kelas 7 yang lainnya.
dan kami di bangku hanya 1 orang saja.
bangku yang tadinya mendempet sekarang di pisahkan hanya satu bangku dan satu kursi.
rara berada di tengah tengah di barisan ketiga.
__ADS_1
ternyata rara gak sekelas sama aldo.
rara yang tadinya di kelas di temani aldo sekarang aldo sudah keluar dan rara malah ikut sama aldo keluar.
"kamu mau kemana..?"tanya rara.
"ya aku mau masuk lah ra.."
"oh .."rara hanya membulatkan bibirnya.
"kamu kenapa ra.."tanya aldo
"aku agak canggung do.aku gak terlalu tau tentang orang kelas lain."jawab rara dengan wajah sedih.
aldo tau kalo rara sedih.canggung bukan karna teman teman yang lain.
"aku tau kamu sebenarnya takut sama mia dan teman temannya.."tepat sasaran aldo ternyata tau kalo mia dan yang lain ternyata sekelas sama rara.
rara hanya mrnunduk dan gak bisa menjawab apa.kenyatannya benar itu yang membuat rara takut.
rara mendongak dan tersenyum.
"he..he.. aku lupa kalo aku gak sendirian di kelas ini."jawab rara.
"makanya jangan mikirin takut dulu sebelum kamu ngeliat apa yang kamu takuti.dan jangan lupa kami ada untukmu."jawab aldo.
rara hanya mengangguk.
"makasih aku masuk ya."kata rara di angguki aldo.rara melambaikan tangannya ke aldo dan di sambut aldo.
rara masuk dan mencari teman sekelasnya sekaligus sahabat barunya.
__ADS_1
mimi melambaikan tangannya.sepertinya mimi tau kalo rara mencarinya.
rara tersenyum dan menghampiri mimi.
ternyata mimi juga sama berada di tengah.tapi mimi duduk di paling belakang.
saat rara mau duduk mia menarik kursi yang akan di duduki rara.
"ternyata kamu di..aahhh.."sebelum rara menyelesaikan pertanyaannya pada mia.keburu jatuh kelantai dan itu tak luput dari pandangan semua murid murid sudah berda dalam kelas.
"ra ..."mimi langsung berdiri dan mengulurkan tangannya ke hadapan rara.
rara menyambut tangan mimi dan mimi mmenariknya.sekarang sudah berdiri lagi.
rara memvalikan badannya guna meliat siapa yang tega membuat ini padanya.
setelah rara meliat siapa rara langsung menunduk.raara gak mau kalo rara marah nanti mia dan teman temannya makin membecinya.
"apa..kamu mau marah,mau jambak jambakan,sini aku gak takut sama kamu."tantang mia.
tapi rara hanya diam dan kembali membalikan badannya memandang mimi.
"dasar wanita penebar pesona..haha.."tambah mia.
semua murid bingung apa yang terjadi antara rara dan yang katanya teman semasa kecilnya tega melakukan itu.
mimi yang mendengar itu lantas maju dan menyembunyikan rara di belakangnya.
"hey jaga mulut lo.."mimi berteriak di depan mia.mimi hendak menjambak rambut mia tapi keburu rara tahan.
"jangan mi.aku gak papa kok.sudah duduk lagi aja.sebentar lagi guru masuk."rara menenangkan mimi yang sudah tersulut emosi.
__ADS_1
mimi akhirnya menyerah dan duduk.rara kembali ke tempat duduknya yang sudah di tempeli nama dengan petugas.
"ternyata lo udah ada teman baru."tanya mia mendekati rara."hey lo awas saja kalo lo punya gebetan nanti di embat sama gadis MUNA ini.."kata mia pada mimi dan menunjuk rara tepat di depan matanya.