Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
91


__ADS_3

Hari ini, Hari yang sangat mendebarkan Buat semua Murid.


Dimana hari ini adalah hari penentuan Buat Kelas 9 dan Hari kenaikan buat Murid kelas 8 dan 7.


Semua Murid yang akan mengikuti Pertunjukan di Haruskan Berangkat Pagi2 Buat mempersiapkan diri dan Berlatih terlebih Dahulu Sebelum Pentas.


Mia juga Salah satu Murid yang mengikuti Pentas di atas Panggung dan Mempersilahkan Tariannya.


.


.


.


Aldo yang sudah berada di Sekolah sedang Kebingungan mencari Sosok Wanita kesayangannya. Siapa lagi kalo bukan Rara.


Aldo sudah mencari cari Keseluruh Ruangan dan Bertanya pada Semua teman sekelas Rara.


Sementara Orang menbuat Aldo hawatir sedang Bersantai diRumah sambik Mrnonton Tv.


Rara sedang melihat acara kartun di Tv. Sesekali Rara ketawa ketiwi Sendiri kala melihat Spongebob dengan tingkahnya.


"Dek, Kenapa belum Berangkat. Ntar kesiangan Loh."tanya Mamah heran.


Rara menoleh dan Mengangguk.


Rara segera melangkah Kedalam Kamarnya.


Mamah hanya Geleng2 kepala Heran."Baru kali ini Liat Adek Nyantai banget."gumam Mamah sambil beranjak Kedapur.


"Mah Adek Mandi Dulu ya."kata Rara sambil Mencium Pipi Mamahnya sekilat.


"Adek..Adek.."kata Mamah sambil menuangkan Air kedalam Gelas.


Terdengar suara Air yang tumpah dan Suara Rara Bernyanyi.


"Adek cepetan Mandinya, Udah Jam 8 lebih."teriak Mamah dari luar pintu.


"Ya Mah, Bentar kan Adek harus Wangi."jawab Rara dari Dalam.


"Emangnya Nggak bakal terlambat."tanya Mamah sambil Duduk di kursi Meja makan.

__ADS_1


"Nggak Mah."jawab Rara dan meneruskan Ritualnya.


Setengah Jam berlalu Rara baru keluar dari Kamar Mandi.


"Adek ngapain sih Didalem." tanya Mamah.


"Hehe..nggak ngapa2in." jawab Rara nyengir.


"Tapi kok lama banget."tanya Mamah sambil menelisik Rara.


"Mamah ngapain sih." tanya Rara saat Mamahnya mengelilini Dirinya. "Udah ah, Adek mau Pake Baju dulu." kata Rara risih dan melesat Masuk Kamar.


"Kikikik.."Mamah terkikik di dapur.


.


.


"Mah, Adek berangkat Sekarang ya." kata Rara sambil mencium punggung Tangan Mamahnya.


"Iya, Semoga mendapatkan hasil yang Bagus."Doa Mamah sambil mengelus Rambut panjang Rara.


Rara melangkahkan Kakinya dengan Senyum mengembang.


Untung Hari ini Rara membawa Ponselnya.


Rara Langsung menelpon Seseorang.


Tapi...


Yang diTelpon gak mengangkat Panggilan Dari Rara.


"Yah, Terpaksa deh harus nyari Ojek."gumam Rara.


Rara melangkah kembali kepekaranfan Rumahnya dan mengetuk Salah satu pintu Tetangganya.


Tok..tok..


"Assalamualaikum." kata Rara sambil Melihat2 Kedalam Rumah melalui kaca Rumah.


Cklek..

__ADS_1


Pintu Rumah Tetangga Rara terbuka dan menampakan Ibu paruh baya berdiri di ambang pintu.


"Ada apa Ra.." tanyanya.


"Pak Agusnya ada.."tanya Rara balik.


"Mau ngapain.."balik tanya.


Rara dan Tetangganya malah Saling melempar pertanyaan.


Rara tersenyum menanggapinya.


"Maaf Ra, habis Ibu bingung gak biasanya Kamu nanyain Suami Ibu." jawabnya.


"Rara juga minta maaf Bu, Rara kesini mau minta dianterin kesekolah Bu." jelas Rara.


"Oh itu. Bentar ya Ibu panggilin dulu." jawabnya.


Ibu itu masuk lagi kedalam Rumahnya. Tak berselang Lama keluar lagi bersama Pak Agus sang Ojek Pengkolan. Haha...


"Berangkat sekarang Ra." tanya Pak Agus.


Rara mengangguk sebagai jawaban.


Mereka berjalan sampai jalan Besar. Karna Motor Pak Agus sudah terparkir di Pos Ojek.


"Sudah Ra.." tanya Pak Agus pada Rara.


"Sudah." jawab Rara sambil Duduk menyamping.


Pak Agus menjalankan Kendaraannya dan menyusuri Jalan menuju Sekolah.


.


.


.


"Makasih Pak." kata Rara sambil turun di Depan pintu Gerbang Sekolah.


Rara merogoh kantung Roknya dan mengeluarkan Uang untuk membayar Sang Ojek.

__ADS_1


Pak Agus menerima dan berterimakasih. Setelah itu, Pak Agus pergi meninggalkan Sekolah.


Rara berjalan Dengan santai dan gaya yang di Anggun2kan.


__ADS_2