
Aldo membawa Rara ketempat biasa.
Aldo menuntun Rara supaya duduk.
"Sabar ya." kata Aldo sambil mengusap Rambut Rara.
Rara tersenyum dan mendekat pada Aldo. Rara menatap Aldo dan mendekat sampai jaraknya hanya seinci.
Aldo menatap Rara heran dan bigung sama apa yang akan Rara lakukan.
"I LOVE YOU TOO." bisik Rara di depan Muka Aldo.
Aldo melongo tanpa berkata sepatah katapun.
Sementara Rara langsung berbalik memunggungi Aldo.
Aldo mulai tersadar dan memeluk Rara dari belakang.
"Aku gak salah denger." tanya Aldo sambil menelusupkan Kepalanya di pundak Rara.
Rara mengangguk malu.
"Tapi aku Kapan nembaknya.." tanya Aldo pura2.
Rara langsung bergeser dan berbalik menatap Aldo intens.
Aldo malah pura2 mikir dengan menatap keatas sambil mengetuk2an jarinya pada kursi Taman.
"Oh, Ok lah kalau Kamu lupa, Aku ralat kembali jawabanku." jawab Rara dan berdiri.
Rara kesal. Bagaimana mungkin Aldo melupakan semuanya.
Hah, Mungkin karna terlalu lama Rara berpikir.
Dan ini lagi, Yang tadinya mau di atas Panggung Surprise buat Aldo jadi gagal.
Tapi untung. Kalou enggak, Rara bakalan malu sendiri. Kalau jawaban Aldo kaya gini.
Rara melangkah karena Malu dan kesal."Bisa2nya Aldo kaya gitu, Dan masa Aku harus nembak dulu. Kan gak mungkin." batin Rara sambil terus melangkah.
Aldo hanya cengar2 senang dan lucu melihat Rara.
Aldo segera bangkit dan melangkah mengejar Rara.
"Ra, kamu marah." tanya Aldo di Samping Rara.
Rara gak menggubris Aldo dan mempercepat langkahnya.
Baru saja Berbunga2, Malah sudah ngambek.
__ADS_1
Rara langsung masuk Keklasnya dan Duduk di sudut paling Belakang.
Teman Sekelas Rara yang sudah berada di Kelas menatap Rara takjub dan Kagum.
"Wih...Sang Ratu Sekolah kita sudah datang." kata Mia sambil menatap Sinis Rara.
Rara menoleh dan tersenyum senang.
"Ra, Sumpah Aku gak ngenalin Kamu tadi." kata mita.
"Ya Ra, Kamu bagus banget, Cantik lagi. Aku aja yang jadi Perempuan iri sama kamu." kata teman Rara satu lagi.
"Alah..Cantik apanya, Dia Cantik karena make up." timpal Mia dengan ejekan.
Rara hanya tersenyum biasa aja. Toh emang dari dulu Dia sudah biasa digituin.
"Ih beneran Mia, Rara itu Cantik, Pintar, Punya banyak Bakat lagi." kata Mita berdiri di samping Rara.
Rara puas sekarang Banyak Teman2nya yang Membelanya.
"Gue akui itu." kata Mia sambil berkaca Pinggang." Tapi kalau Cantik, Ya cantikan Aku." kata Mia sambil memperlihatkan gayanya yang Centil.
Rara tersenyum miris. Teman2 Sekelasnya tertawa terbahak2 menertawakan Mia.
"Gak perlu Gue bekerja Kamu sudah malu sendiri." Batin Rara tertawa puas.
"Selamat siang Anak2." kata Pak Ketu sambil berdiri didepan semua Siswa/i nya.
Pak ketu memberi sambutan dan Bebrapa pepatah sebelum membagikan Raport.
Pak Ketu juga mengucapkan Selamat tinggal buat Anak2nya.
Pak Ketu memulai membagikan Raport dan menyebutkan Siapa saja yang masuk kedalam 10 Besar.
Alhamdulillah Rara lagi yang mendapatkan hasil terbaik selama ini.
Pak Ketu mengucapkan selamat dan semua Siswa/i saling bersalam2an.
.
.
Acara demi acara sudah Selesai diselenggarakan.
Kini Rara sudah berada disebuah Resto terkenal di sini.
Rara duduk bersama kedua Orangtua Aldo sembari tersenyum Canggung.
Gimana gak Canggung, Sudah hampir 2 tahun Ini Rara gak pernah main lagi kerumah Aldo karena kesibukannya sendiri.
__ADS_1
"Selamat ya Nak, Kamu hebat bisa mendapatkan semua ini." kata Mamih sambil membelai Rambut Rara.
Rara hanya tersenyum menanggapinya.
"Al, Liat tuh Rara. Prestasinya Baik. Kamu harus contohin." kata Papih menyenggol Aldo yang malah asik Makan tanpa memperdulikan sekitar.
"Ish..Anak ini."kata Mamih menatap heran Aldo.
Aldo hanya menatap sebentar dan kembali lagi Makan.
.
.
Setelah selesai. Kedua Orangtua Aldo pamit duluan Pulang. Sementara Aldo sudah biasa mengantar dulu Rara.
Tapi kali ini susah. Gak segampang biasanya.
"Cepetan Ra." paksa Aldo pada Rara yang tak kunjung naik.
Rara malah memalingkan Mukanya kesembarang arah.
"Sakit juga ya diginiiin." batin Rara."Apalagi Aldo sudah beberapa tahu." tambah lagi.
"Tapi Aku kesel, Kesel..sekesalnya." gumam Rara sambil meremas Jari jemarinya.
Aldo menatap aneh pada Rara yang ngedumel gak jelas.
Aldo segera turun dan mendekati Rara.
Aldo menempelkan punggung tangannya di Dahi Rara." Gak panas." kata Aldo sambil terus meraba seluruh Wajah Rara.
Rara langsung menepis Tangan Aldo kasar.
"Kamu kenapa Ra.." tanya Aldo heran.
"Gak.." jawab Rara singkat.
Aldo mengangguk paham dan langsung menarik Tangan Rara mendekati Motor Aldo.
"Lepasin Al, Sakit." kata Rara sambil mengayunkan Tangannya.
"Diem." Suruh Aldo.
Rara langsung Diam dan Aldo memangku tubuh Rara dan mendudukannya di atas Motor.
Rara tersenyum senang merasa dibperhatikan Aldo."Em..Sosweet." batin Rara.
Aldo segera menaiki Motornya dan mulai melajukan ketempat yang Sangat indah.
__ADS_1