
setelah satu setengah jam kurang mereka sampai di depan rumah aldo.
"assalamualaikum.."kata rara sembari mengetuk pintu.
"waalaikum salam."pintu terbuka dan menampakan mamihnya aldo."yuk masuk."
mamihnya menggandeng tangan rara.
"mih aku yang anak mamih kok gak di ajak masuk,atau di gandeng gitu."protes aldo.
"biasanya jugakan kamu nyelonong masuk tanpa ketuk tanpa salam."jelas mamih.
"yuk duduk ra."
"makasih tante."
"tante kangen banget ra.kenapa gak main lagi kesini."tanya mamih.
"rara.."jawab rara malu malu.
"gak usah malu.tante seneng kamu sering main kesini."
"em..bukan gitu tan.rara belum ada waktu.rara harus kerja."jawab rara.
"apa..kerja.kamu udah punya kerjaan ..?"tanya mamih.
"em..iya tan paruh waktu.pulang sekolah sampe sore."jelas rara.
"dimana ra."
"di depan sekolah tan."
"oh.sekarang gimana.gak kenapa napa kamu gak kerja.malah suruh main kesini."
"aku udah ijin tan dari pas mau ulangan.aku ijin 2 minggu."
"sukurlah."
sekarang mamih menatap aldo.
"jangan liatin aldo sampe segitunya mih,serem."
"kamu liat rara."aldo langsing menatap rara.
"emangnya kenapa sama rara mih."tanya aldo so polos.
"dia masih dini tapi udah mau kerja.di tempat orang lagi."
__ADS_1
"iya aldo tau."
"trus kamu udah tau tapi kamu gak mau ngikutin."
"tiap hari aldo ikutin mih.kan aldo yang antetin rara kerja."
"astagpirulloh aldo...bukan itu maksud mamih."
rara hanya senyum meliat kehangatan keluarga aldo.
"trus apa mih.yang jelas dong,biar aldo ngerti."
"dasar otak tipis."mamih mengatakan itu gak sungguh sungguh cuman betcanda.
"malah ngatain mamih.jelaskan mih."
"tau ah,pusing mamih ngeladenin kamu."
"mih.."aldo berpindah duduk di samping mamihnya.
"apa..sana kesel.mending sama rara aja."
"jangan gitu mih.iya aldo akan kerja dari sekarang.aldo akan ngikutin kata mamih."
"itu kamu ngerti.dasar anak ngeselin."
"eh jangan gitu al.."sekarang rara ikut berkomentar.
aldo dan mamihnya langsung menatap rara bersamaan.
"emm..maaf tante rara kebawa suasana."rara tersenyum malu canggung.
"gak papa ra tante suka kamu ikut obrolan kami."
"kamu tau ra tante udah nyuruh aldo ikut papihnya kerja setelah pulang sekolah itung itung belajar."
"mamih udah.kan aldo mau nurut."
"anak ini susah banget di atur ra.bandel dan semaunya sendiri."kata mamih sambil mendekap aldo sayang."tante bersukur rara mau jadi temannya,tante liat aldo mulai sedikit berubah."
"emangnya aldo power ranger berubah ubah segala."timpal aldo.
"diem."suruh mamih.
"mamih udah jangan diterusin.ini aib keluarga mih jangan di omongin."
"aib kamu bukan keluarga."
__ADS_1
"ish mamih.emang aku bukan keluarga mamih."
aldo kesal dan malu.malu banget.
rara tersenyum bahagia liat keluarga hangat ini.
" tante seneng banget liat aldo rajin sembahyang,rajin belajar dan gak keluyur."
"mamih udah malu ah.."aldo cemberut.
"tuh kamu liat ra.aldo sekarang jadi dekat dengan keluarga.apa apa pasti mau bicara sekarang.ada masalah apapun aldo bisa cerita.termasuk waktu dis sekolah.."mamih menjeda meliat ekspresi anaknya.
"mamih udah.awas kalo mamih kasih tau.aku gak bakal cerita lagi sama mamih."aldo langsung pergi dari ruang tamu.
"sekarang dia agak sedikit manja ra.tante seneng dia sedikit terbuka sekarang."
"aku ikut seneng juga tante."
"makasih kamu bawa pengaruh baik buat keluarga tante."
"ah tante.mungkin aldo sekarang udah dewasa."
"tante rara boleh minta sesuatu.."tanya rara sungkan.
"minta apa ank."
"rara haus tan.boleh minta minum."
"aduhh tante lupa ra.yuk kedapur sekalian makan."
"minum aja tante.rara udah makan dari rumah."
"iya tante tau.tapi sekarangkan belum.tante udah masakin buat kamu."
"aldo kemana ya tan."tanya rara sambil meliat ke semua ruangan.
"pasti dikamarnya ra."
"oh."
"kamu mau panggilin aldo."
"gak enak ah tan."
"ah..gak papa sana.kamu udah tau kan kamarnya aldo."
"mm iya tan.maaf ya tan."
__ADS_1
"gak papa sana."