Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
25


__ADS_3

aku menggigit tangannya dan dia melepaskan tangannya dari mulutku.


"mau ngapain kakak bawa aku kesini.."tanyaku was was karna tempatnya sepi sekali hanya ada beberapa siswa yang lewat.


"tenang ra aku gak akan apa apain kamu.."jawab kakak kelasku.


ya siapa lagi kalo bukan fino.


aku diam dengan gelisah.aku takut ada yang liat dan menyangka yang enggak enggak.


"ra kenapa kemarin kamu pergi gitu aja tanpa dengerin aku bicara dulu."tanya fino.


"emm...emmm.."aku bingung harus jawab apa.


"ra I LOVE YOU.."kak fino langsung to the poin.aku semakin gugup harus bagaimana.aku hanya menunduk bingung.


tanpa aku sadari ternyata sudah banyak siswa yang meliat ini.dan ternyata di sana ada aldo juga .dia menatapku kecewa .aku jadi malu di tonton banyak siswa dan kak fino mengeluarkan dua pasang cincin.


"terima..tetima..."kata semua yang menyaksikan ini.


aku meninggalkan kak fino dan berlari menuju kelas.ada banyak siswa yang ngata ngatain aku so lah apalah.ada juga yang mendukung aku supaya tidak menerimanya.

__ADS_1


sesampainya di depan kelas aku di kagetkan d3ngan 3 teman ku.


"wah rupanya di sekolah kita sebentar lagi bakalan ada PLAYGIRL."kata mia yang sesalu memojokanku gak suka sama aku.


"heh lo ngapain kesini sono...kalou lo hanya mau menyudutkannya pergi sana."kata mimi sambil menggandeng tanganku.


"hey hati hati lo dengan dia."kata mia yang menunjuk rara."entar gebetan lo di embat."


aku di gandeng mimi menuju kelas.


"udah jangan di ladenin.duduk dan ni minum."kata mimi menyodorkan sebotol air padaku.


mimi tau kalou aku butuh ketenangan.


"tuuh kan kamu liat sendiri kalo rara tuh play girl.coba barusan kalo gak ada yang liat dia pasti bakalan terima tuh."kata pada seseorang terus menjelek jelekan rara.


"sabar ya ra jangan di dengerin."lagi lagi mimi berusaha menenangkanku.aku mengangguk dan mencoba mebenangkan pikiranku.


tak lama aldo masuk dengan senyum yang menyejukan sambil menatap dan menghampiriku.


"kamu gak papakan."tanya aldo sambil duduk di sebelahku.

__ADS_1


"emanfnya aku kenapa."tanya rara.


"ya mungkin kamu serangan jantung setelah di tembak cowo populer...haha..."jawab aldi di akhiri dengan tawanya.


"astaga..al kamu nyumpshin aku penyakitan.."jawabku kesal


"haha...jangan kesel gitu donf aku cuma bercanda."kata aldo."ya mana mungkin aku nyumpahin orang yang ku cinta."tambah aldo dengan suara pelan.


"apa...coba ulangi lagi aku gak denger.."kata rara pura pura gak denger.


"aku cuman bercanda."jawab aldo.


"bukan yang itu.."tanya ku


"terus yang mana aku gk ngomong apa apa lagi."jawab aldo.


"serius do..aku denger kamu ngomong tapi pelan banget.yang di akhir itu.."tanyaku pura pura kesal.


"emm..itu..itu..gak penting.mending kita siap siap sebentar lagi guru masuk."aldo mengalihkan pembicaraan.


aku mendengus kesal karna aldo gak berusaha jujur.meski aku gak akan jawab juga.

__ADS_1


"sebenarnya aku tau do..kalou kamu dari mada kita MOS kamu sudah menaruh hati padaku.tapi aku gak mau itu terjadi sekarang.


kita jalani aja begini.kita temenan aja.itu membuatku nyaman."rara melamun sambil ngeliatin aldo yang mulai metapikan kursi dan tasnya.


__ADS_2