Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
72


__ADS_3

mereka merasa canggung.


akhirnya...


"ra tampar saja aku...aku anak kurang ajar ra."kata aldo sambil menyodorkan pipinya pada rara.


rara menoleh meliat aldo menyuruhnya menampar.


"kalo kamu marah..jangan jauhi aku ra mhon.tampar aja kalo enggak jewer aja ra."suruh aldo lagi sambil memegang tangan rara.


rara menarik tangannya tak sanggup kalo harus menampar aldo.


aldo gak melepaskannya.aldo malah menamparkan tangan rara pada pipinya sendiri.


"kamu ngapain al.."tanya rara sambil menarik paksa tangannya.


"ra maaf.aku terbawa suasana."aldo menangkupkan kedua tangannya di dwpan rara.


"gak papa al.aku juga salah."jawab rara.


"kamu gak marah sama aku ra."tanya aldo.


"gak marah tapi kesel."


"hah.maaf ya.kamu jangan jauhin aku."


"haha..."rara malah tertawa meliat permintaan maaf aldo.


"kenapa malah ketawa..?"tanya aldo."ada yang aneh ya."


"ya muka kamu yang aneh al.lucu kalo lagi memohon.kayak anak kucing."


"ngeledek kamu ra.masa aku disamain sama anak kucing."


"abisnya gemes aku liat mukamu.lucu."


"jadi maksud kamu aku lucu dan menggemaskan gitu."

__ADS_1


rara mengangguk.


"kayak gini."kata aldo sembari bergaya ala anak alay.


rara menatap aldo ilfiil.


"uek jijik al aku liatnya."


aldo langsung menangkup kedua pipi rara."makasih ra.kamu gak jauhi aku."dan aldo langsung memeluk rara.


"al ciuman pertamaku udah kamu ambil."kata rara di pelukan aldo.


"ok.aku akan tanggung jawab."


"ish..emangnya aku hamil.tanggung jawab segala."


aldo melonggarkan pelukannya dan menatap manik mata rara dalam.


"apa kamu gak mau kalo kita suatu hari hidup bersama.."tanya aldo.


"em..maksudmu."rara pura pura gak ngerti.


"ra apa kamu gak ada persaan apa apa saat di dekatku."tanya aldo.


rara menggeleng.


"yasudahlah."aldo gak jadi untuk mengungkapakan perasaannya.


"al...sebenarnya..."


"gak papa ra aku ngerti."


"kamu gak mau denger sesuatu dariku."tanya rara.


"aku udah tau kamu pasti akan menolaknya."jawab aldo kecewa sambil tertunduk lemas.


"maksudmu.."tanya rara heran.

__ADS_1


aldo berbalik menatap rara kembali."tap kamu janji jangan marah dan jangan tinggalin aku."


"tergantung."


"gak jadi ra."


"ish..kamu bikin aku penasaran,dasar nyebelin."


"iya aku nyebelin.aku juga sebel pada diriku sendiri.kenapa aku takut untuk mengingkapkan kejujuranku ra.."kata aldo sedikit berteriak.


rara gemetar mendengar suara aldo.


aldo prustasi.aldo gak sanggup menahannya lagi aldo udah gak kuat.


aldo meraih kedua tangan rara dan menggenggam erat.


"ra aku udah gak kuat lagi.aku gak sanggup.perasaanku menggangguku ra.aku pasrah kalo kamu mau menjauh dariku aku pasrah ra."aldo berhenti sejenak.


"ra aku sayang sama kamu lebih darii sekedar teman.aku cinta sama kamu rara.aku cinta.."teriak aldo.


rara kaget bukan main.rara yang tadinya akan biasa aja kalo aldo nembak.


tapi sekarang ekspetasinya salah.


rara kaget sangat kaget.aldo berteriak sekuat tenaganya.


murid murid yang mendengar langsung mencari cari arah siara berasal.


mereka menyerbu kearah rara dan aldo.


rara memalingkan wajahnya malu.


"al kamu apa apaan.kan mereka denger."bisik rara.


aldo tersenyum."yuk kita kekelas."ajak aldo.


aldo bukannya malu.tapi menghargai perasaan rara.

__ADS_1


aldo bisa aja teriak sekeras kerasnya biar semua tau.


tapi aldo meliat raut wajah rara dan terus menunduk.aldo mengajak rara masuk.


__ADS_2