
"hah kak ngapain disini.maaf ya kakak pasti salah orang."kataku sambil gelisah mau kemana dan bagaimana.
aku hendak berjalan tapi tanganku malah di genggamnya.
iya Dia adalah kakak kelasku sekaligus ketua OSIS yang lumayan di banyak di kagumi para kaum hawa.
aku semakin di buat bingung.
"em apa ini kerjaanya aldo ya kan dia tadi yang ngajakin.aduh malah kayak gini."gerutu dalam hati sambil melirik kesana kemari takut ada yang liat.
dan aku menangkap ada seseorang tak jauh dari tempatku.
dia seperti kecewa sambil menggenggam sebuah kado yang aku gak tau apa isinya.
..ya iyalah gak tau kan belum di kasih...
"kamu mau kemana.duduk dulu disini.pliisss."katanya sambil mengangkat kedua jarinya.
"em itu kak aku ada urusan.maaf ya."aku langsung berlari menjauh dari situ dang mengejar aldo yang mulai pergi.
ya aldo langsung meninggalkan rara yang msih di genggam tanganya sama fino.em iya nama ketua osis itu fino saputra.dia banyak di gilai perempuan termasuk teman temanku.
__ADS_1
"do...aldo.. tunggu.."aku berteriak gak ada malunya sambil berlari.
aldopun berhenti aku mendekatinya dengan napas yang ngos ngosan.
aldo yang meliat itupun merasa kasihan dan mengajaknya ke warung terdekat dan memesan miniman untukku dan untuknya jufa.
"nih minum dulu pasti kamu cape ya."aldo menyodorkan minuman itu dan aku mengambilnya dan meminumnya sampai habis.
"wow haus neng.satu kali sedot ampe abis gitu."kata aldo sambil tersenyum kecut.mungkin masih kecewa.
"diam ah.kamu itu mau apasih.tadi suruh ikut tapi malah pergi,dan sekalinya datang bukan kamu."kataku merentet."apa jangan jangan kamu lagi buat rencana ya sama kak fino.
tapi aldo gak jawab dia malah diam.
aku beranjak dari tempat duduk dan mau melangkah.tiba tiba aldo mencekal tanganku dan memeluku.
"apa kamu menerimanya..?"pertanyaan aldo membuatku tau.kenapa aldo menginginkanku ikut denganya."ternyata ini yang di rencanakannya sama kak fino."masih dalam hati.
..maafkan aku hati aku hanya bisa bicara di dalamu.jangan sampai kou rusak karna aku sering menggunakan mu...
"oh jadi ini yg kamu rencanakan."jawabku sambil terus berusaha melepaskan pelukanya dan berhasil.
__ADS_1
"enggak itu bukan rencanaku ra.sungguh aku gak tau apa2 tentang DIA aku gak mengundangnya.aku juga kget pas aku kesana kamu sudah dengannya."jelas aldo.
dan membuatku berpikir apakah aldo bohong apa beneran.dan aku bisa melihat dati tatapanya yang ada sedikit kecewa.dan membuatku mengerti ternyata aldo bener.
"terus kamu tadi kemana.kenapa lama sekali sampai jamuran aku menunggumu."aku duduk kembali sambil cemberut.
"em itu...em..ini aku tadi mengambil ini dulu dari dalam motorku."aldo memberikan kafo yang sempat aku liat tadi dan sampai barusan .
"em apa ini.dan maksudnya apa..?"jawabku sambil membolak balikan kotaknya yang ukuranya kecil tapi imut.apalagi ini ditambah pita dan di atasnya ada bentuk LOVE berwarna hijau yg aku sukai.
"em... itu adalah..."aldo menggantungkan katanya dan langsung di jawab oleh rara.
"kalo ini sebagai ungkapanmu maaf ya aku gak bisa."jawabku .SO PD banget lu ra.dan mengembalikan kotak tersebut pafa aldo.
"ehh bukan ra ini tanda sebagai kou sahabatku teman terbaiku."kata aldo dan memberikan kembalu kadonya pada rara.
"sahabat dekatku.teman hidupku."dalam hati aldo berbicara lain.
"em baiklah terimakasih ya.meski kamu nyebelin kamu ternyata baik."kataku dan mau membuka kado itu.
"eh jangan disini dong dirumah aja ya.dan jangan lupa di pake ya."kata aldo mencegah rara membukanya.
__ADS_1
"em baiklah.ayo kita kekelas sebentarlagi masuk."beranjak dan berjalan seperti sepasang kekasih bagi yang meliatnya sambil terus mengobrol dan bercanda.