Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
69


__ADS_3

pluit mulai di tiup.permainpun dimulai.


kami berusaha bermain sebagus mungkin sebisa kami.


kami gak mengaharuskan menang.tapi kami berusaha.


karna hasil gak akan membohongi usaha kita.


.


.


pertama kelas A yang megang kemenangan.


kami bertukar alias berpindah tempat.


permainnan di lanjut lagi setelah setengah menit istirahat.


kami memulai permainan kembali.awalnya berjalan lancar.


tapi di detik detik terakhir.kayaknya ada yang menaruh dendam pada rara.siapa lagi kalo bukan mia.


mia memukul bola sangat kencang ke arah rara.


tepat sasaran..


pleetukk...


gubrak...


bola tepat mengenai kepala rara.


rara terjengkang tak sadarkan diri.murid murid semua berteriak kala meliat bola melesat mengenai kepala rara.


mereka semakin histeris kala rara jatuh dan tak sadarkan diri.


mereka semua berkerumun meliat rara.terutama para kaum adam.ada yang memaki maki mia.ada juga yang langsung menyerbu rara.


tanpa terkecuali aldo dan fino.mereka langsung yang terdepan dan fino langsung memangku kepala rara.


perasaan cemas khawatir menyelimuti teman baik rara.fino menepuk nepuk pipi rara.


"ra.hey ra.bangun."tak ada respon dari rara.

__ADS_1


kini aldo memegang tangan rara.


"cepet bawa ke UKS."suruh pak guru.


fino langsung memangku rara ala bridal style.


sementara aldo mengikuti fino di belakang sambil memegang air sebotol.


rara ditidurkan diatas kasur di salah satu kasur yang ada.


rara langsung ditangani sama penjaga UKS.


"rara gak akan apa apakan .."tanya aldo cemas.


"gak.dia hanya syok dan karna bola tepat mengenai kepalanya;dia jadi pusing.apalagi dia lagi lelah.jadi langsung pingsan."jelas penjaga uks.


"sukur deh."kata mimi yang udah berada di antara mereka.


"saya permisi."


petugas itu berlalu menyisakan aldo,mimi dan fino.


mereka saling tatap tatapan kebencian.


mimi lebih merinding kala tatapan mereka beralih pada mimi.


mimi menggaruk tengkuknya dan kabur.mimi berlari keluar takut.


kini didalam hanya ada aldo dan fino.tatapan mereka semakin sengit dan mengancam satu sama lain.


sementara di luar.mimi ngos ngosan berlari kelapangan lagi.permainan ditunda karna insiden.


rena yang meliat mimi ngos ngosan dan keringat bercucuran bertanya.


"kenapa kamu mi.di kejar anjing."tanya rena.


"ini lebih parah dari anjing."jawab mimi.


"hah..apa..?"tanya rena.


"monster."jawab mimi sambil duduk di dekat rena dan mengambil air minum rena.


"ih..ini punya gue dari arif."protes rena.

__ADS_1


"maaf gue haus.ngeri gue liatnya."kata mimi sambil menengok kesamping rena.


ternyata benar itu dari arif.wong orangnya ada di samping rena.mimi gak menyadari itu.


"maaf rip gue minum dikit airnya."


"gak papa."


"alah dikit.nih liat air minumku tinggal segini."tunjuk rena mengangkat botolnya.


"sory beb gue haus bener."


"ada sih sebenarnya.."tanya rena penasaran.


belum sempat mimi bicara.eh keburu pluit ditiup dan permainan yang tertunda di lanjut.


katanya nanggung beberapa menit lagi.


kami menghela napas berat.pak guru gak mendengarkan protes kami semua.


mia di skors.dikeluarkan gak bolehin main lagi.


kelas C sekarang mengganti posisi rara.


permainan berjalan lancar dan kelas C yang akhirnya memenangkan perlombaan.


permainan terus berlangsung sampai waktu istirahat datang.


.


.


speninggalan mimi tadi,aldo dan fino gak saling tegur.


gak ada suara yang keluar dari mereka berdua.


gak ada yang mengalah juga.mereka duduk di kursi yang tersedia bersebrangan.


mereka memegang tangan rara satu satu.aldo gak mau kalah.aldo sesekali mengelus lembut tangan rara dan menciumnya.


hal itu juga dilakukan sama fino.


mereka salin panas memanasi.dan akhirnya suara batuk rara memhentikan mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2