
mereka telah sampai di kediaman aldo pukul 9 malam.
rara terlebih dahulu turun sementara aldo memasukan motornya ke garasi.
rara masih menunggu aldo yang belum muncul juga.
rara duduk di teras depan rumah dengan memeluk kedua kakinya karna kedinginan.
"sebegitu gak di anggapnya aku sama keluargaku sendiri."batin rara mengenang yang terjadi hari ini."apa salahku ya alloh,sehingga engkau uji aku seberat ini.hiks..hiks.."rara mulai terisak sambil menenggelamkan kepala pada kedua kakinya yang di peluk."ampuni aku ya alloh.aku ingin merasakan bagaimana rasanya di sayangi ibuku sendiri.aku ingin seperti mereka ya alloh."di sela tangisnya rara merapalkan doa.
rara tersentak kaget kala ada tangan yang mengelus punggungnya.rara langsung mendongakan kepalanya meliat siapa itu.
"hah..jangan jangan setan.."batin rara."a'udzubillahhiminasyaithonirrojim..bi..bismillahirrohmanirrohim."sebelum menengok rara membaca dulu ta'awudz dan basmalah.
q:KATANYA SERING NGAJI..TAPI TAKUT...
rara:BUKANNYA TAKUT TAPI WASPADA KALO ITU BENERAN HANTU..HAHA..
biarlah orang yang gimana gimana juga pasti ada rasa takut.bener tidak...
rara mulai sedikit demi sedikit mengangkat kepalanya dan nengok kesamping.
"aahhh..."rara teriak ketakutan.
tapi elusan itu masih terasa di punggung rara.rara langsung bergeser sambil mengendikan bahunya."jangan sentuh saya."
dia malah bergeser juga mendekati rara."aku mohon jangan nakutin saya.saya takut..aku mohon."kata rara seraya memohon.
"hey ra ada apa..?ini aku aldo.kamu kenapa..?"tanya aldo sambil menggoyang goyangkan kedua bahu rara.
"hah..aldo..bener ini aldo.."kata rara sambil meliat keseluruhan muka aldo dan langsung meraba raba semua muka aldo.
aldo langsung memegang tangan rara yang sudah meraba kemana mana.
"iya ini aku..kamu kira aku siapa.."tanya aldo.
__ADS_1
"maaf al.aku gal liat jelas.karna gak ada lampu yang menyala disini."jawab rara sambil menunduk."sebentar sebentar.."batin rara.
lalu rara mengedarkan pandangannya keseluruh halaman."tadikan lampunya nyala,kenapa sekarang mati ya."batin rara bertanya.
"ya yuk masuk.udaranya dingin banget,gak bagus buat kesehatan.entar masuk angin."ajak aldo seraya bangkit sambil menggenggam tangan rara.
rara masih celingak celinguk mgedarkan pandangannya."ah sudahlah."batin rara.
aldo menatap rara aneh sebentar tapi gak ambil pusing.
tok..tok..tok..
"assalamualiakum.."mereka mengucapkan salam bareng tanpa hitungan.
rara menatap aldo begitu juga sebaliknya.rara duluan tersenyum dan aldo menanggapinya lebih manis.
"sehati."kata aldo sambil mencubit pipi rara.
rara tersipu malu.muka rara merah merona kalo keliat.
"makin gemesin."tambah batin aldo.
cklek..cklek..
tetdengar kunci pintu terbuka dari dalam.
"silahkan den..non rara.."kata bibi yang menjadi pembantu.
semua keluarga aldo gak anggap mereka yang bekerja dirumah keluarga aldo sebagai pembantu.tapi seperti keluarga dan saudara.
baikan...
tapi siapa yang bakalan dapetin aldo kelak...
kita baca aja...
__ADS_1
"makasih bi.."kata aldo tersenyum.
bibi itu mengangguk dan menutup pintu kembali setelah aldo dan rara masuk.
"al aku malu..tadi siang baru pulang dari sini.sekarang kesini lagi."tanya rara.
"mamih pasti suka..udah jangan malu.kamu kesini karna aku."jawab aldo tanpa melepaskan genggamannya.
mereka berdua duduk di ruang tamu.
aldo menyenderkan punggungnya pada kursi.
sementara rara malah mengedarkan kedua bola matanya.
"aldo..tante kayaknya udah tidur ya.."tanya rara.
"mungkin.."jawab aldo.
"kok mungkin..kamu gak tau mamih mu tidur jam berapa.."tanya rara heran.
"kalo mamih tergantung papih pulangnya jam berapa..jadi aku gak tau.kan sekarang papih ada dirumah dari tadi siang."jelas aldo.
rara mengangguk paham.
aldo meliat muka rara masih penasaran.
"mamiiiihhhh.....mamiiihh..."teriak aldo kenceng.
rara langsung menutup telinganya pengang.
"bisa gak kalo gak teriak.telingaku mau copot karna suaramu al.."kata rara sambil memukul mukul bahu aldo.
"hehe..."aldo hanya nyengir kuda.
"maaf den nyonya baru tidur kayaknya.tadi nunggu den aldo lama.setelah kedengar suara motor aden.katanya mau istirahat.."jelas bibi yang mendengar teriakan aldo.
__ADS_1