Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
95


__ADS_3

Aldo mengambil alih Barang yang Rara bawa.


" Terimakasih Al.." kata Rara dengan senyum malu2.


"Sama2 sayang." jawab Aldo.


Rara menatap Aldo dengan senyum malu2nya.


"Kenapa..?" tanya Aldo pura2.


"Ng..Ngak papa." jawab Rara sambil melangkah lebih dulu.


Aldo menikuti Rara dari belakang dengan senyum yang tak luntur dari Wajahnya.


Begitu juga dengan Rara. Dia tak terus tersenyum sambil menunduk malu tanpa melihat Jalanan dan Arah yang yang dilalui.


BRUKK...


"Ahhh."


Rara terjatuh tersandung dan tengkurap di diatas tanah.


Aldo langsung melempar Bawaannya dan Menghampiri Rara yang sudab Duduk sambil merengkuh Lututnya.


"Gak papa..? tanya Aldo sambil mengusap seluruh Tubuh Rara membersihkan.


"Hiks...hiks...Sakit Al." kata Rara sambil terisak.


Lebay Ra, Mentang2 udah Pacaran jadi makin Lebay...


Hihi...


"Yang mana." tanya Aldo melihat2 seluruh Badan Rara.


"Ini.." tunjuk Rara pada Lututnya.


Aldo melihat dimana letak Rasa sakit Rara. Aldo tersenyum."Ini.." tanya Aldo memastikan.


Rara mengangguk."Hh."


Aldo makin melebarkan Senyumannya.


"Kenapa malah2 senyum senyum." tanya Rara heran.


"Nggak..Nggak papa." jawab Aldo sambil menekan Lutut Rara jail.


"Aww..Sakit Al, Lukanya emang keliatan Kecil dari Luar, Tapi Sakitnya sampai menjalar keseluruh Tubuh Tau." jelas Rara.


"Hahaha..." Aldo makin melebarkan senyumnya dan Tertawa.


"Ish..Bukannya Romantis dikit gitu, Ini malah diketawain." gumam Rara sambil berdiri.


Aldo yang mendengar sekilas samar2 langsung menghentikan Tawanya.


"Aduh pacarku CAPER hihi.." batin Aldo.

__ADS_1


Tanpa menunggu Lama, Aldo langsung memangku Rara yang baru berdiri.


"Eh..eh..Mau ngapain Al." kata Rara sembari memegang pundak dan Tangan Aldo takut terjatuh.


"Memang inikan yang Kamu inginkan." kata Aldo sambil berjalan.


Rara malu karna ketahuan. Tapi, gak berlangsung lama.


Rara mulai berani menatap Aldo dan mengalungkan Kedua Tangannya di Leher Aldo.


"Udah mulai Berani ya sekarang." tanya Aldo tanpa menatap Rara.


Rara hanya tersenyum Lebar menanggapi Aldo.


Setelah sampai ditempat Pertama kali, Aldo menurunkan Rara di atas motornya dengan gaya menyamping.


Aldo menatap Rara begitu juga dengan Rara. Terjadilah tatap2an.


Mereka berbicara lewat mata dan Hati Mereka.


Alah..lebay ah..


"Chihi.." Rara ketiwi merasa Lucu sama apa yang Mereka Lakukan.


"Kenapa.." tanya Aldo heran sambil mengulum senyumnya. Lucu juga.


"Barusan Kita ngapain, Kata telepati aja..haha..." jawab Rara sambil ketawa Lepas.


" Aku juga gak tau, Awalnya sih mengagumi..Lama2 menginginkan." jawab Aldo dengan cengiran.


"Tau ah..Yuk kita pulang." ajak Aldo sambil menurunkan kembali Rara.


Rara menatal Aldo bingung." Katanya mau Pulang, Kok Aku diturunin sih." kata Rara cemberut.


"Kamu jalan Kaki, Aku naik Motor." jawab Aldo jahil.


Rara menatap Tajam pada Aldo. Sampe kedua Bola matanya hendak keluar.


Aldo langsung mengusap Wajah Rara.


"Jangan gitu Serem, Udaha kaya.." Belum sempat Aldo melanutkan Perkataanya, Rara sudah menyela.


"Kaya apa.." tanya Rara sewot.


"Kaya miss Univer." jawab Aldo bohong.


Atutttt Aldo Atutt...


Rara langsung tersenyum berhasil Aldo kibulin.


" Otaknya aja yang pinter, Tapi gampang dikibulin." batin Aldo.


Rara langsung berputar2 bak Model terkenal.


Aldo langsung menarik tangan Rara risih sama kelakuan Rara yang sedikit centil.

__ADS_1


"Udah Ra, Malu diliatin Orang banyak." Bisik Aldo ditelinga Rara.


Sontak Rara langsung mengedarkan pandangannya kesekeliling tempat Tersebut.


Dan benar saja, disana banyak Orang yang sedang menatapnya.


"Mungkin Mereka menatapku Jijik ya." batin Rara.


Rara langsung menyusul Aldo naik keatas Motor Dengan Aldo sudah siap meluncur.


"Eh Al berenti.." teriak Rara kala Motor melaju.


Aldo langsung menepikan Motornya.


" Ada apa..Apa ada yang ketinggalan." tanya Aldo.


"Iya Al, Kotak tadi mana..? Tadikan Kamu yang Bawa." tanya Rara cemas.


Aldo menepuk jidatnya."Astagfirulloh, Aku lupa Ra. Tadi Kotaknya Aku lempar begitu saja." jawab Aldo merasa bersalah.


Rara sudah merubah raut Wajahnya masam.


"Aku gak mau tau, Kamu harus ambil dulu." kata Rara dengan mata sudah berkaca2.


Aldo menatap Rara heran dan bingung.


"Kamu kenapa Ra, Kok jadi Selebay gini sih." tanya Aldo sambil turun dari Motor.


Rara tak menjawab pertanyaan Aldo. Rara malah memalingkan Wajahnya kesisi lain.


Aldo melihat tingkah Rara yang aneh gak seperti biasanya jadi bingung harus ngapain.


"Ok, Aku ambil sekarang ya. Eh bukan Aku, Kita Ambil sekarang Ok." kata Aldo pasrah.


Rara langsung menatap Aldo senang.


Terpakasa Aldo harus putar balik Arah ketempat tadi.


Mereka jalan bersama menuju tempat kejadian.


๐Ÿ’œ๐Ÿ’œ๐Ÿ’œ


Teman2 semua, Dukung Aku ya dengan Like, Coment and Votenya juga.


Apalagi tip nya.


jangan lupa baca karya baru Aku...


Masih anget dan baru diangkat Dari penggorengan..hihi..



Makasih..


Salam dari Rara sekeluarga๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2