Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
94


__ADS_3

Aldo mulai menyusuri jalanan yang cukup ramai.


Aldo mulai menepikan Motornya dan menggendong Rara.


"Al..lepasin, Malu banyaj Orang." kata Rara sambil meronta berharap diturunkan.


"Diem." kata Aldo.


Hah hanya kata itu lagi yang keluar.


Rara menatap jalan sekitar dengan perasaan gundah.


"Al kamu mau bawa aku kemana." tanya Rara was2.


Aldo gak menjawab sama sekali. Aldo malah melanjutkan Langkahnya.


.


.


"Waww.." kata yang keluar dari mulut Rara dengan sempurna.


Aldo mulai meburunkan Rara dengan hati2.


Rara berjalan berkeliling di sekitar danau yang begitu luas dan bersih.


Rara berhenti di bawah sebuah Pohon yang sudah didekor sangat indah.


"Al, Sini.." ajak Rara sambil melanbaikan tangannya.


Aldo berjalan mendekati Rara.


"Al liat." kata Rara sambik menunjuk pohon di bagian atas.


Bagian atas pohon sudah ada sebuah Rumah kecil dengan tangga menjuntai kebawah.


Aldo menatap Rara senang."Apa Kamu mau naik." tanya Aldo.


"Bolehkah." tanya balik Rara.


Aldo mengangguk pasti.


"Asyiik.." kata Rara dengan memeluk Aldo tiba2.


Rara naik dengan sangat Hati2 dan di ikuti Aldo dari belakang.


"Masuk.." Suruh Aldo kala sudah berada di atas.

__ADS_1


Rara berdoa dulu sebelum membuka pintu Rumah pohon.


Cklek..


Rara membuka dan alangkah terkejutnya Rara kala melihat seisi Ruangan tersebut.


Rara masuk dan sesekali menoleh pada Aldo.


"Al, Ini..." kata Rara terhenti kala Aldo memegang tangan Rara sambil berlutut.


Rara menatap Aldo tersanjung.


"Aku gak bisa merangkai kata2 seperti Pria pada Umumnya. Aku juga gak bisa Romantis seperti yang Mereka lakukan. Aku hanya bisa merangkulmu di saat Kamu sedih, menghiburmu dikala kamu Nangis, Mengejarmu Dikala Kamu Lari, Menggenggam erat hatimu Saat sudah jadi milikku.


Maaf Aku gak bisa membahagiakan Kamu secara Utuh. Hanya ini yang bisa Aku lakukan untukmu. I LOVE YOU RARA AULIA." kata Aldo sambil mengeluarkan Cincin sepasang dengan ukiran Nama kita masing2.


Rara menatap Aldo terharu sambil meneteakan Air matanya.


"I LOVE YOU TOO." jawab Rara.


Aldo langsung menyematkan Cincin di jari manis Rara dan berdiri memeluk Rara.


Mereka saling berpelukan beberapa saat.


"Al, Kamu sudah menyiapkan ini semua.." tanya Rara penasaran sambil melepas pelukannya.


Aldo mengurai pelukannya dan mengangguk.


"Sudah lama."


"Kenapa baru sekarang membawaku kesini."


"Setelah kamu menjawab pertanyaanku selama ini, Aku berjanji akan membawamu kesini." jelas Aldo.


"Kalau Aku gak jawab2.."


"Aku akan setia menunggu."


Aldo duduk di luar Rumah pohon dengan menjuntaikan kakinya.


Rara mendekat dan duduk disamping Aldo.


"Apa barusan Kamu melamarku."


Aldo berbalik menatap Rara dengan senyum indahnya.


"H'h." jawab Aldo singkat.

__ADS_1


"Tapi Kitakan masih kecil." kata Rara.


"Aku melamar bukan untuk Besok kita menikah Ra, Aku hanya gak mau Kamu di Rebut Orang lain."


Rara menatap Aldo dengan seksama.


"Banyak yang menginginkanmu Ra. Banyak yang suka padamu, Aku gak mau ketinggalan walau hanga selangkah saja." Jawab Aldo melihat tatapan Rara.


Rara tersenyum senang karna Aldo berani mengungkapkan semuanya.


"Terus semua yang didalam."


"Yang mana.."


"Poto2, Ukiran sama semua yang menyangkut kesukaan Aku semua."


"Aku banyak mengambil Gambarmu secara diam2." jawab Aldo dan Rara sudah menatap Aldo tajam.


"Maaf, Aku jamin gak Ada poto yang jelek2." jawab Aldo merasa takut." karena Kamu selalu cantik di mataku bagaimanapun itu." tambah Aldo.


"Ish..katanya gak bisa. Tapi barusan kamu merayuku." kata Rara sambik beranjak melangkah lagi kedalam.


Rara memerhatikan sekeliling dan menatap semua baran2 yang menempel di dinding Rumah kayu kecil.


Aldo turun lebih dulu. Sementara Rara masih asyik didalam entah lagi ngapain.


Aldo berjalan mendekati Danau yang sangat luas indah dan bersih.


"Aku senang, Semua penantianku gak sia2." gumam Aldo dipinggir Danau." I LOVE YOU RARA." teriak Aldo sangat kencang.


"I LOVE YOU TO ALDO." jawab Rara berteriak di samping Aldo.


Aldo terlonjak kaget gak mengetahui keberadaan Rara.


"Kaget ya...haha..." tanya Rara dengan tawa lepas.


"hihi.." Aldo tersenyum malu sambil menggaruj tengkuknya.


"Pulang sekarang." tanya Aldo.


Rara mengangguk." Tapu bentar, Ada yang akan Aku bawa." kata Rara dan langsung berlari mengambil Barang dari dalam Rumah pohon.


Rara berjalan mendekati Aldo dengan memangku Kardus ditangannya.


Aldo menatap heran sekaligus lucu.


Yatuhan berilah kami kebahagiaan dan hati yang kuat.

__ADS_1


Aldo berdoa dengan menatap Rara.


Aldo takut kalau Rara gak akan bisa selalu disampingnya, Aldo takut Rara akan berpaling darinya.


__ADS_2