
rara memikirkn semuanya sampe rara ketiduran tanpa baca doa dan belajar.
rara terbangun oleh suara adzan subuh.rara segera duduk dan mengumpulkan seluruh nyawanya.
**
rara sudah siap dengan seragam dan siap untuk betangkat.rara menyalami ibunya dan berangkat.
rara sudah berada di tempat biasa.dimana teman temannya menunggu.
rara segera mendekati mereka dan berharap teman temannya sudah melupakan kejadian yg kemarin.kaloupun belum rara ingin minta maaf.
"hai."rara melambaikan tangannya kepada teman temannya.tapi mereka gak seorangpun menyahuti rara.
"mungkin mereka sangat marah padaku."gumam rara dan segera mendekati mereka.
"naina,risma..apakah sudah lama."aku hanya sekedar basa basi menyapa mereka karna aku tau kalou naina sama risma gk sepenuhnya marah padaku.
mungkin mereka hanya termakan omongan mia.
jhe..he...
naina dan risma hanya meliatku sambil tersenyum."tuhkan aku benar."gumamku dalam hati.
sedangkan mia cuek sekali tanpa meliatku sedikitpun.mia hanya terus memainkan ponselnya.
mia segera bangkit dan mengajak risma dan naina berangkat tanpa mengajakku.
aku segera meminta maaf pada mia atas kesalahpahaman itu.
tapi mia sama sekali gk meresponku.mia malah mempercepat langkahnya sambil menyeret naina dan risma.
__ADS_1
aku hanya pasrah dan berjalan pertama kalinya aku berangkat ke sekolah sendirian.
aku hanya bisa menyusuri jalan menuju sekolah dengan sedih.
aku sudah lumayan jauh dan sesekali meliat jam di tanganku.
"aduh aku bisa terlambat nih."kataku dan buru buru aku berjalan dengan langkah cepat.
tin..tin..tin...
suara klakson menghentikanku dan berbalik meliat siapa yang mendekatiku.
"yuk naik..."ajaknya.
aku memikirkan tawarannya cukup lama.
"cepetan entar kesiangan."tambahnya.
setelah d pakai aku segera naik dan dia mulai melajukan motornya.
sesekali kami bercanda dan tertawa.
sesaat aku melupakan semua permasalahanku dengan teman temanku.
"sedikit lagi sampe."katanya."ya".aku menjawab dan aku meliat teman temanku masih di jalan belum sampe sekolah.
naina dan risma meliatku dan menutup mulutnya.sedangkan mia memelototkan matanya melihatku geram.
aku hanya menunduk sedih.dia yang mengetahui itu segera melajukan motornya dengan cepat.
kami sudah berada di parkiran di halaman sekilah.aku segera turun dan membuka helmku.aku memberikannya dan merapikan rambutku.
__ADS_1
lagi lagi aku dibuat bingung harus bagaimana.
"hai ra.."seseorang memanggilku.aku meliat siapa yang memanggilku.
"eh mimi.."
mimi adalah salah satu teman sekelasku.
"kamu berangkat bareng dia.dia menjemputmu.."tanya mimi kepo dan melirik kami berdua.
"emangnya ada yang salah kalo aku menjemputnya."aldo menjawab.
ya orang yang sedari tadi bersama rara dan memboncingi rara adalah aldo.
"gak papa sih."jawab mimi singkat.
"aku duluan ya ra..dah..."mimi melambaikan tangannya dan pergi.
"ra kita kedepan dulu yuk.aku laper mau beli ganjal perut dulu."kata aldo.
"kenapa gak makan dulu dari rumah."jawabku.
aku mengikuti aldo menuju sebuah warung.
"ra kamu mau apa.."tanya aldo.
aku menggeleng."gak aku masih kenyang."jawabku.
"hm..."aldo mangut mangut dan membayar pesanannya.
kami segera menuju kelas dan alangkah terkejut di pertengan jalanku menuju kelas ada yang membekap mulutku dan menarikku menuju belakang kelas.
__ADS_1
aldo gak menyadari kalo aku gk bersamanya karna aku tadi betada di belakangnya.