Ketulusan Hati Rara

Ketulusan Hati Rara
73


__ADS_3

beruntung...


di kelas masih sepi,mereka masih berada di lapangan juga di taman tempat mereka tadi.


"huh..lega."rara segera duduk dan menghela napas lega.


aldo menatap rara berharap.


rara yang merasa di tatap aldo begitu bergerak malu rara menunduk menghindari tatapan aldo.


"ra.."panggil aldo.


aldo langsung meraih dagu rara supaya mendongak.


sedikit demi sedikit rara menghadap menatap aldo.


mereka saling tatap cukup lama.aldo mencari jawaban atas pernyataannya melalui mata rara.


rara langsung menurunkan pandangannya.rara menatap kebawah meski dagunya masih aldo pegang.


rara menatap kedua lututnya yang beradu dengan lutut aldo.


"ra..liat aku."pinta aldo.


rara tak berani.rara terus meliat kebawah.


"ra."panggil aldo sambil mendekatkan wajahnya.sekarang wajah mereka hanya berjarak seinci.


detak jantung rara gak seperti biasanya.

__ADS_1


dada rara berdebar,detaknya sangat cepat.napasnya mulai gak sesuai terasa sangat menyiksa."apa aku punya penyakit asma."batin rara.


rara mulai sedikit menaikan bola matanya.sebelum tatapan rara berhasil sempurna menatap kedua mata aldo.


cup..


aldo langsung mencium rara.kini aldo sudah gak bisa kalo harus menunggu.aldo semakin dalam mencium bibir rara.


kini aldo mulai **********.******* di bibir rara makin dalam dan makin menggila.


rara yang belum sepenuhnya menatap aldo.rara langsunt melotot.


tadinya rara mau mendorong dada aldo.


tapi hati dan akalnya berbeda.


aldo mulai menggigit bibir bawah rara.tapi masih bukan yang aldo harapkan.


bukannya membuka mulut,rara malah mendorong dada rara sedikit.


"huh..huh.."rara mengumpulkan oksigen.


sama dengan aldo.


setelah semua napasnya terkumpul,rara menunduk malu pada kelakuannya."maafkan aku ya alloh."batin rara."banyak sekali setan yang hinggap di sini."tambahnya sambil menyeka bibirnya yang basah gara gara air liur mereka.


aldo masih belum puas menatap rara.


"ra..I LOVE YOU."kata aldo sembari memegang kedua tangan rara.

__ADS_1


"hah."rara mendongak.


"aku sayang banget ra sama kamu,aku cinta mati ra sama kamu.aku gak bisa lama lama jauh darimu ra.aku..aku.."jelas aldo.


"al aku tahu.aku juga merasakan hal yang sama padamu.aku gak bisa jauh darimu,tapi aku belum ngerti dengan situasi seperti ini..aku..aku belum tau apa aku cinta sama kamu."jawab rara.


aldo tersenyum mendengar pekataan rara.aldo memegang kedua tangan rara erat dan menciumnya beberapa kali.


"makasih ra.ini juga sudah cukup buat aku.kamu sudah menjawab sebagian keraguanku."


aldo gak akan memaksa rara supaya menjaqab semuanya.


rara mengangguk."aku kagum sama kamu al.kamu gak memaksakan hati seseorang.tapi asal kamu tau aku juga sayang sama kamu."jelas rara.


aldo semakin tersenyum lebar.aldo melepaskan tangan rara dan langsung memeluk rara.


"makasih ra.tadinya aku takut ra,tapi aku gak sanggup menahannya lagi.rasanya ingin meledak."kata aldo di pundak rara.


aldo langsung merenggangkan pelukannya dan memegang kedua bahu rara.


aldo menatap rara sebentar.


cup.cup.cup..


aldo mencium semua bagian wajah rara.dan terakhir di bibir rara.


aldo menahannya lama.aldo ********** sedikit dan langsung melepaskannya.


"makasih..ini sudah lebih dari cukup."kata aldo sembari mencium kedua punggung tangan rara.

__ADS_1


__ADS_2