
Malam hari nya, Hanna dan Andre berada di kamar pengantin mereka. Andre tengah merokok di balkon kamar nya, sedangkan Hanna sedang berada di kamar mandi. Dia izin untuk membersihkan tubuh nya lebih dulu sebelum ritual suami istri untuk pertama kali nya di mulai.
Pertama kali nya? Tidak, mungkin kedua kali nya. Karena, mereka sudah melakukan hal itu sebelum sah menjadi suami istri. Ya, tepat nya malam di mana pernikahan Kirana dan Jeff. Mereka yang menikah, eehh yang unboxing malah Hanna dan Andre.
Andre menutup pintu kamar mandi dengan perlahan, gadis itu keluar dengan bathrobe putih nya, dia juga menggulung rambut nya dengan handuk kecil, karena dia habis keramas.
"Sayang.." panggil Hanna, dia mendekat lalu duduk di pangkuan Andre.
"Sudah selesai mandi nya, sayang?" Tanya Andre sambil menduselkan wajah nya di ceruk leher sang istri.
"Udah dong, kamu mandi gih."
"Kita main kan malam ini?" Tanya Andre sambil tersenyum menggoda.
"Kamu mikir nya main aja terus, kalau kamu mau main ya harus mandi dulu, biar aku nya nyaman." Jawab Hanna sambil terkekeh, dia menyentil pelan hidung suami tampan nya.
"Yaudah, aku mandi dulu deh."
"Iya, sayang." Jawab Hanna, Andre pun mengecup singkat kening Hanna lalu dia masuk ke dalam kamar mandi. Setelah memastikan suami nya masuk ke kamar mandi, Hanna pun segera berganti pakaian. Dia mengambil paperbag yang di berikan oleh Kirana tadi, lalu secepat kilat memakai nya keburu suami nya selesai mandi.
Hanna duduk di sisi ranjang, dia lupa belum menyapukan lotion beraroma mawar, aroma kesukaan suami nya. Tak lama kemudian, Andre keluar dari kamar mandi dengan handuk sepinggang dan rambut yang kelimis. Dia juga ikut keramas seperti nya, padahal belum melakukan ritual suami istri, tapi sudah keramas duluan.
__ADS_1
Andre melongo begitu melihat penampilan istri nya yang nampak sangat menggairahkan, bagaimana tidak? Lingerie seksii berwarna merah maroon, terlihat sangat kontras dengan kulit Hanna yang putih bersih dan mulus bak porselen.
"Apa-apaan ini, sayang?" Tanya Andre membuat Hanna tersenyum menggoda.
"Godain kamu." Jawab Hanna sambil menggigit jari nya, membuat Andre menegang. Hanna terlihat seperti gadis nakal saat ini.
"Kamu tahu sendiri, aku gak usah di godain juga udah nafssu sama kamu, yang. Apalagi kayak gini, astaga. Siap-siap aja kamu gak bakalan tidur semalaman."
"Aaahhh, sayang.." Hanna mendesaah pelan saat tiba-tiba saja Andre memeluk nya, hingga keduanya terjungkal ke atas ranjang yang di penuhi oleh kelopak bunga mawar, membuat suasana nya lebih terasa romantis, suasana kamar pengantin baru begitu terasa.
"Ssshhh, pelan-pelan sayang.."
"Shhhsshh.." Hanna mendesis, saat suami nya terus menyusu di dada nya, bahkan menggigiti buah ceri di puncak gunung kembar miliknya.
"Ngilu, yang.."
Andre pun membuka pakaian dinas sang istri, dengan cara sedikit kasar namun di mata Hanna, suami nya saat ini terlihat begitu hot.
Pria itu langsung menenggelamkan kepala nya di bawah sang istri, memainkan lidah nya di lembah yang terasa lembab itu.
Setelah merasa cukup, Andre pun membuka handuk nya, menunjukkan kalau sang junior sudah sangat menegang, dia sudah siap memporak porandakan pertahanan sang istri. Tapi, disaat suasana sedang panas-panasnya, pintu malah terdengar di ketuk perlahan dari luar.
__ADS_1
"Aaaahhh sialan, siapa sih?" Gerutu Andre sambil menjambak rambut nya frustasi.
"Itu mungkin layanan kamar, aku menelpon nya karena lapar, hehe." Jawab Hanna sambil terkekeh.
"Duh, harusnya kamu jangan mancing dulu kalo malah nelpon layanan kamar, sayang!"
"Kok marah sih?" Tanya Hanna ketus.
"Sebel aku, sayang. Sana buka."
"Tanggung nih, udah telanjaang gini. Kamu aja sana, pake handuk aja beres!" Jawab Hanna tak kalah ketus nya, akhirnya Andre pun pasrah dan dia yang beranjak dari duduknya, membuka pintu dengan malas.
"Layanan kamar, Tuan."
"Ya, bawa ke dalam." Jawab Andre, karyawan pria itu pun masuk dengan membawa troli berisi makanan yang di pesan oleh Hanna. Namun, dia sempat salah fokus dengan Hanna yang berada di atas kasur.
"Liatin apa? Jelalatan itu mata, aku congkel juga!" Ancam Andre, membuat pria itu ketakutan dan langsung berpamitan dari ruangan yang terasa horor bagi nya yang masih jomblo.
.......
🌻🌻🌻🌻
__ADS_1