Kirana, Wanita Pelampiasan Hasrat

Kirana, Wanita Pelampiasan Hasrat
Bab 71 - Buka Puasa #2


__ADS_3

"Kamu memimpin permainan, sayang." Pinta Jeff dan Kirana hanya bisa menuruti keinginan suami nya, dia mulai memasukan senjata itu ke dalam miliknya, lalu bergerak dengan perlahan menyesuaikan miliknya dengan benda yang menerobos miliknya itu. 


Setelah masa nifas selesai, ini pertama kali nya mereka melakukan nya, jadi wajar saja lubang nya masih terasa sempit, karena tidak di masuki selama 40 hari lebih.


"Aahhh, sayang milikmu menjepit milik ku. Nikmat sekali." Racau Jeffran, dia memegangi pinggang Kirana, membantu nya untuk bergerak lebih pelan agar dia tidak kalah di ronde pertama.


Kirana meningkatkan kecepatan gerakan naik turun nya, membuat Jeff memejamkan matanya menikmati sensasi yang sangat membuat nya candu untuk terus mengulang kegiatan ini lagi dan lagi.


"Sayang, kau membuat ku gila!" Ucap Jeff, dia meraih kepala istri nya dan menyatukan bibir nya dengan bibir mungil kemerahan milik Kirana. Dia mencecap rasa yang begitu manis, rasa yang berbeda setiap dia mencium bibir perempuan itu, rasa manis yang memabukkan dan membuat candu.


Keringat membanjiri tubuh Kirana, nyatanya suhu dingin dari AC tak mampu membuat suhu ruangan itu mendingin, yang ada malah semakin panas seiring permainan panas yang mereka lakukan di bawah kendali nafsuu.


"Aku capek." Rengek Kirana manja, membuat Jeff tertawa dan segera membalik tubuh perempuan itu, gantian dia yang memimpin permainan nya sekarang. Jeff mengungkung Kirana di bawah tubuhnya, dia mengusap lembut wajah istri nya yang memerah, dia sudah dua kali klimaaks bahkan sebelum apa-apa tadi, jadi wajar saja kalau dia merasa lemas.


"Menggemaskan, aku semakin bernafssu untuk menghajar mu." Ucap Jeff, lalu mengecup kening Kirana dan kembali melanjutkan permainan mereka dengan Jeff yang menghentak miliknya sedalam mungkin ke dalam lubang sempit milik Kirana, pria itu sangat bersemangat mengejar klimaaks yang belum dia dapatkan sama sekali.


"Mas, pelan-pelan.." pinta Kirana, karena semakin lama permainan Jeff semakin brutal, membuat inti nya terasa ngilu.


"Aahh, ini terlalu nikmat. Aku takkan bisa berhenti menunggangi mu, sayang." Jawab Jeff, bukan jawaban seperti ini yang Kirana inginkan, tapi dia menginginkan nya dengan tindakan.


"Mas, aahhh .." Lagi, Kirana mendapatkan klimaaks yang ketiga. 


"Kamu sudah keluar tiga kali, sayang. Aku belum apa-apa." Goda Jeff sambil tersenyum nakal, sambil meremaas gundukan kenyal dan memilin putting nya dengan gemas.


"Ya, jangan salahkan aku. Salahkan saja itu mu." 


"Haha, kamu ini sayang. Ayo berdiri, kita coba gaya baru." Ajak Jeff, Kirana menurut saja saat tangan nya di tarik oleh suami nya. Jeff menyandarkan tubuh istrinya di tembok, lalu mengangkat sebelah kaki nya dan menahan nya dengan tangan. Dia kembali memasukkan senjata nya ke dalam lubang sang istri yang sudah banjir, tapi anehnya masih terasa sangat sempit, bahkan terasa seperti menggigiti senjata nya di dalam sana.


Jeff mulai menggerakan pinggang nya maju mundur, awalnya secara perlahan tapi lama-lama gerakan nya semakin cepat hingga membuat tubuh Kirana terguncang hebat.

__ADS_1


"Aahhh, mas jangan terlalu dalam.." 


"Ini tidak dalam, sayang."


"Ini terlalu dalam, sakit.." 


"Sakit? Bukankah kamu menyukai sodokan ku, sayang?" Tanya Jeff, tanpa menghentikan gerakan maju mundur nya. 


"Iya, a-aku menyukai nya Mas. Tapi, jangan terlalu cepat, sakit." 


"Hmmm, benarkah? Coba katakan sekali lagi, sayang." 


"Sa-kit Mas.. aahhh.."


"Tapi, kamu mendesaah sayang. Itu berarti permainan ku enak kan?" Tanya Jeff, Kirana pun akhirnya pasrah, dia membiarkan saja suami nya bermain sesuai keinginan nya. Percuma saja di larang pun, karena dia akan melakukan apapun yang dia inginkan. 


Malam itu, Kirana benar-benar di habisi oleh Jeff. Dengan berbagai gaya baru yang sangat berbeda dan terasa lebih nikmat dari sekedar berbaring saja di atas ranjang. Tapi, setelahnya dia merasa lemas bahkan lutut nya bergetar saat dia berjalan.


Jeff tak tega, akhirnya dia menggendong tubuh istrinya ke kamar mandi dan kedua nya pun mandi bersama tengah malam. Ya, Kirana baru bisa tidur jam 4 dini hari. Bayangkan, berapa jam dia bermain bersama Jeff. Entah berapa ronde juga yang mereka habiskan semalam. 


Pria itu seolah punya kekuatan lebih untuk mengerjai nya, dia seolah tak ada lelah nya bahkan setelah mencapai klimaaks sekali pun. Dia hanya beristirahat beberapa menit, lalu kembali merengek meminta lanjutan ronde pada istrinya.


Pagi hari nya, Jeff terbangun lebih dulu. Wajah nya lebih berbinar dari biasa nya, pagi ini terasa lebih indah. 


"Enghhh, tubuh ku terasa lebih ringan setelah keluar beberapa kali." Gumam Pria itu sambil merenggangkan otot-otot nya yang terasa pegal setelah begadang bersama istri cantiknya tadi malam. 


Sedangkan Kirana, dia masih tertidur lelap. Rasa nya begitu melelahkan, apalagi di hajar habis-habisan semalam membuat nya sangat nyenyak. Bahkan tak terusik sama sekali saat suami nya mengusap lembut kepala dan mengecup kening nya beberapa kali.


"Seperti nya dia memang kelelahan, maafkan aku sayang." Ucap Jeff sambil membelai mesra wajah Kirana yang masih tertidur itu. 

__ADS_1


Jeff bangkit dari rebahan nya, lalu memakai bathrobe yang menggantung di sisi pintu. Dia membuka pintu yang menghubungkan kamar dengan balkon, pria itu menikmati semilir angin pagi disana. Senyuman manis terlukis di wajah tampan pria dewasa itu, tak ada yang bisa membuat senyuman manis seperti itu kecuali jatah malam. 


Kirana yang merasa sejuk akhirnya membuka kedua mata nya, meski terasa berat akhirnya dia terbangun dari tidur nyenyak nya.


"Hmmm, kenapa pria itu pergi?" Gumam Kirana sambil mengedarkan pandangan nya ke semua penjuru kamar. Kirana meraih bathrobe dan memakai nya, lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya yang terasa lengket, padahal semalam mereka sudah mandi bersama. Tapi tetap saja, aroma bekas percintaan hebat semalam masih tercium di kamar ini. 


Jeff kembali masuk ke dalam kamar, bertepatan dengan itu, Kirana juga baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk selutut nya, lengkap dengan handuk kecil yang menggulung rambut basah nya.


"Kenapa kamu mandi duluan, sayang?" Tanya Jeff.


"Lho, memang nya kenapa Mas?"


"Aku sengaja gak mandi dulu karena nungguin kamu, sayang!" Kesal Jeff, sambil menunjukkan ekspresi lucu nya, membuat Kirana gemas. 


"Kenapa mandi harus nungguin aku?"


"Ya biar bisa main di kamar mandi dong, yang." Jawab Jeff, membuat Kirana membulatkan kedua mata nya. Apa semalam pria itu tak puas menghajar nya semalaman?


"Kan tadi malam sudah, Mas." 


"Itu kan beda lagi, yang. Tadi malam ya jatah malam, sekarang jatah pagi. Yuk." Ajak Jeffran sambil menarik tangan istrinya ke kamar mandi.


"Mas, aku udah mandi." 


"Gapapa, yuk mandi lagi sayang."


"Mas, aku capek yang bekas semalam aja masih ngilu." 


"Sebentar kok, yuk sayang." Ajak Jeff, akhirnya Kirana pun pasrah.

__ADS_1


......


🌷🌷🌷🌷


__ADS_2