
"M-as.."
"Maaf, sayang. Bibir mu membuat aku tergoda." Jawab Jeff, dia mengusap bibir Kirana dengan ibu jari nya. Berdekatan dengan Kirana, selalu membuat nya ingin mengajak perempuan itu bergelut di atas ranjang.
Kirana membenarkan handuk nya dengan cepat dan kembali menyimpul nya, dia bersiap bangkit dari duduknya, tapi tangan nya di cekal oleh Jeff.
Jeff menarik tangan istri nya hingga membuat nya terduduk menyamping di pangkuan nya. Jeff melingkarkan tangan nya di pinggang Kirana dengan posesif.
"Mas, aku ingin berpakaian dulu."
"Tidak perlu, sayang. Kita bermain satu ronde, oke?"
"Mas, aku masih capek. Ini aja masih ngilu."
"Hanya sebentar, sayang." Bujuk Jeff, tangan nya dengan nakal mencolek inti sang istri yang terasa lembab.
"Punya kamu udah basah, yuk?"
"Mas.." Kirana ingin menolak, tapi sepertinya Jeff tak suka di bantah, dia kembali membuka tautan handuk istri nya dan dengan cepat menerkam puncak bukitan kenyal kecoklatan sang istri.
"Enghh.." Kirana melenguuh tertahan, walaupun awalnya dia menolak, tapi dia wanita yang normal. Kalau di perlakukan seperti ini, tentu saja dia akan mendesaah karena sensasi yang di berikan oleh pria itu di tubuh nya.
"M-as, jangan di gigit sakit.."
"Gemes." Jawab nya singkat, lalu kembali melanjutkan kegiatan nya, menyusu seperti bayi di dada sang istri. Bahkan tanda kemerahan yang kemarin malam dia buat saja belum hilang, masih terlihat sangat jelas, kini dia malah menambah tatto itu lagi.
"Mas, perih.." Keluh Kirana, karena Jeff menyesaap permukaan kulit nya dengan kuat.
Jeff menjauhkan tubuh istri nya dari pangkuan, lalu menurunkan resleting celana nya juga boxerr nya. Senjata nya yang sudah mengembang, mengeras seperti tongkat.
'Benda itu ternyata yang sudah membuat aku lemas sepanjang hari.' Batin Kirana sambil memperhatikan bentuk junior milik suami nya, juga ukuran nya.
"Kenapa menatap nya seperti itu, sayang? Kamu baru sadar, kalau milik ku sebesar ini?"
"Aahh tidak, aku pake baju dulu." Ucap Kirana, dia berjalan buru-buru ke kamar ganti, niat nya untuk kabur. Tapi Jeff gerak cepat menghadang pergerakan istrinya.
"Mau kemana, hmm?"
"Mau pake baju."
"Ngapain? Nanti juga di buka lagi. Yuk, kita main." Ajak Jeff sambil menarik tangan Kirana.
"Mas, apa gak bisa di tunda main nya? Aku masih capek lho, kamu ini gak ada puas nya."
"Ya wajar dong, sayang. Kita kan masih pengantin baru, jadi wajar aku minta terus. Lagian, milik kamu enak banget, sempit." Jawab Jeff, membuat Kirana mendengus.
Karena istrinya tak kunjung berjalan juga, akhirnya Jeff menggendong istrinya seperti karung beras, tentu saja membuat Kirana meronta.
"Mas, lepasin.."
__ADS_1
"Diam dong, kita ini suami istri. Jangan bertindak seolah kamu ini korban yang mau di perkosaa!"
"Iya, aku tau kita suami istri tapi aku lagi gak mau, masih capek, ini juga masih sakit, Mas." Jawab Kirana. Tapi ya, bukan Jeff nama nya jika menuruti permintaan istrinya.
Jeff menurunkan istri nya di atas ranjang, lalu segera menindih nya.
"Mas.."
"Iya, sayang." Jawab Jeff, pria itu membelai wajah sang istri dengan lembut lalu mengecup kening nya lama.
"Aku mencintaimu, Kirana."
"H-ahh?" Tanya Kirana terbata. Jujur, dia tak menyangka akan mendapat ungkapan cinta dari Jeff hari ini. Selama ini, dia tidak pernah berharap kalau Jeff akan mencintai nya. Karena awal tercipta nya hubungan ini adalah karena saling membutuhkan.
Kirana membutuhkan uang, dan Jeff membutuhkan pelampiasan nafssu. Tapi, ungkapan cinta pria itu mampu membuat hati nya berbunga. Jadi, bolehkah dia merasa bahagia karena perasaan nya akhirnya terbalaskan?
"Sayang, kenapa bengong? Kamu tak berniat membalas ungkapan perasaan ku, hmm?" Tanya Jeff pelan, sambil tetap membelai wajah cantik istri nya.
"H-ahh, apa Mas?"
"I love you.." Bisik Jeff di telinga Kirana, membuat wajah perempuan itu memerah seketika, di ikuti dengan bulu kuduk nya yang terasa meremang seketika.
"I love you more." Balas Kirana malu-malu.
"Seriusan?" Tanya Jeff, Kirana mengangguk perlahan, membuat Jeff menatap intens wajah perempuan yang berada di bawah tubuh nya.
Merasa malu, Kirana memalingkan wajah nya ke samping, dia tak tahan dengan tatapan Jeff yang seolah menuntut sesuatu.
"Kenapa malu, sayang?" Tanya Jeff pelan, dia membuat Kirana mau menatap nya lagi.
"Mas.." Lirih Kirana.
"Kamu mencintaiku, sayang?" Kirana menganggukan kepala nya, dia memang menaruh perasaan pada Jeff, jauh sebelum dia dan pria itu menghabiskan malam bersama hari itu.
"I-ya, maaf kalau aku lancang, Mas."
"Sejak kapan, sayang?" Tanya Jeff pelan.
"Jauh sebelum kita membuat kesepakatan."
"Benarkah?" Tanya Jeff, pria itu nampak nya belum mempercayai ucapan istri nya.
"Iya, Mas. Maafkan aku, tapi perasaan itu sudah aku kubur dalam-dalam sejak aku tau kamu pria beristri."
"Lalu?"
"Jangan salahkan aku, jika perasaan itu kembali muncul setelah malam itu." Jelas Kirana lagi.
"Astaga, sayang."
__ADS_1
"Kenapa, Mas?" Tanya Kirana heran.
"Harusnya kamu mengatakan nya sama Mas."
"Aku tak mau di anggap sebagai wanita tak tau diri dengan mengungkapkan perasaan pada pria yang sudah punya istri, Mas." Jawab Kirana lirih.
"Tapi, pada akhirnya kamu berdamai dengan istri itu dan kamu juga menyandang status sebagai istri kedua."
"Ya, itu jauh dari ekspektasi ku, Mas." Jawab Kirana lirih.
"Memang nya berekspektasi seperti apa, sayang?"
"Ya, aku kira akan seperti di film-film itu lho. Istri sah nya ngamuk, terus jambak-jambakan gitu." Jelas Kirana mengatakan apa yang ada di dalam pikiran nya, saat hari itu bertemu Queen dan posisi nya sangat merugikan dirinya. Karena saat itu, Jeff tengah mencumbu nya. Tapi ternyata dia salah besar, Queen malah merangkul nya dengan tangan yang terbuka lebar.
"Hahaha, istri cantik ku begitu polos. Kamu pikir aku akan membiarkan hal itu terjadi? Tentu tidak, sayang. Seandainya Queen melakukan itu, aku pasti akan menolong mu."
"Cihh, modus."
"Kok modus sih, enggak sayang."
"Aku gak percaya tuh." Kirana mencebik ke arah suami nya, membuat Jeff tertawa.
"Di larang mencebik sama suami, sayang."
"Hmmm, iya maaf."
"Aku penasaran, apa yang membuat kamu menyukai aku, sayang?"
"Ya karena mata ku masih berfungsi dengan baik, Mas."
"Jadi?"
"Ya karena kamu ganteng, berwibawa, keliatan tegas juga. Tapi, mana aku tahu kalau kamu itu mesuum nya gak ketulungan." Sinis Kirana, membuat Jeff tergelak.
"Mesuum itu kan normal, sayangku." Ucap Jeff sambil mengunyel-unyel pipi istri nya.
"Normal sih, tapi kan gak kayak kamu. Udah di pake semalaman suntuk, di hajar pagi-pagi, sekarang siang nya udah minta lagi."
"Tapi kan enak."
"Ya enak sih, tapi sakit. Kamu sih enak, gak bakalan sakit, tapi punya aku sakit Mas." Jawab Kirana.
"Tapi nanggung dong, junior aku udah bangun. Yuk? Satu ronde aja." Bujuk Jeff dengan tatapan mengiba.
"Yaudah iya, Mas. Tapi main cepet aja ya, keburu aku nya sakit lagi."
"Oke, sayang." Jawab Jeff, wajah nya berubah seketika berbinar cerah.
......
__ADS_1
🌻🌻🌻🌻