
Kirana keluar dari kamar mandi dengan wajah di tekuk, dia merasa sangat kesal pada suami nya. Pria itu seakan tiada puas nya untuk menghajar nya.
Katanya, tadi sebentar saja tapi dia baru bisa keluar dari kamar mandi setelah satu jam. Sebentar apa nya? Fiks, sebentar versi Jeff dan versi Kirana jauh berbeda.
Tak lama kemudian, Jeff keluar dengan handuk selutut nya. Pria itu bersiul sambil berjalan ke ruang ganti, membuat Kirana mendelik sebal ke arah suami nya itu.
"Maniak, nafsuaan!" Gumam Kirana, perempuan itu kesal sekesal kesalnya.
"Sayang, pakaian nya mana?" Teriak Jeff dari kamar ganti. Tapi Kirana memilih diam saja, saking kesal nya. Dia ingin tau, akan seperti apa tingkah Jeff. Padahal pakaian nya kan banyak di lemari, tinggal ambil saja tanpa harus menunggu di siapkan dulu.
"Sayang.."
"Hmm, kenapa lagi sih?" Tanya Kirana ketus.
"Baju aku kok gak di siapin sih?" Rengek Jeffran membuat Kirana memutar mata nya jengah.
"Itu kan baju nya di lemari banyak banget, Mas. Kenapa harus menunggu di siapin dulu? Kan tinggal ambil."
"Gak mau, mau nya di siapin sama ayang." Jawab Jeff dengan manja, pria itu menggelayut di lengan Kirana.
Kirana menghembuskan nafas nya dengan kasar, dia pun masuk ke ruang ganti dan memilihkan pakaian untuk di pakai suami nya. Tentu nya dengan Jeff yang setia menempel di punggung Kirana.
'Ini laki nemplok mulu kayak perangko, perasaan Tuan Jeff yang dulu gak kayak gini. Kok sekarang jadi manja gini? Tiba-tiba saja aku merasa merinding begini, apa jangan-jangan ini bukan Tuan Jeff ya?' Batin Kirana sambil memilah pakaian yang cocok di kenakan suami nya.
"Mau ke kantor?"
"Enggak, capek yang."
"Capek habis ngapain gitu?" Tanya Kirana.
"Ya habis main kuda-kudaan sama kamu semaleman, plus barusan di kamar mandi. Jadi, mau lanjut?" Goda Jeff, tangan nakal nya merayap menggapai buah ranum yang menggantung di dada Istri nya.
"Isshh, gak mau. Aku lebih capek dari kamu, Mas!" Ketus Kirana. Gila saja kalau sampai pria itu kembali ke melanjutkan permainan nya sekarang, bisa-bisa dia benar takkan bisa berjalan karena ulah suami nya ini.
"Lebih capek? Kamu cuma memimpin satu ronde semalam, aku yang lebih mendominasi permainan, sayang."
"Diamlah, kamu pikir lubang ku gak sakit apa di masukin junior kamu yang seperti terong ungu itu hmm?" Tanya Kirana, membuat Jeff terkekeh.
"Bukankah perempuan suka yang besar, sayang?"
"Iya sih, tapi kan gak di masukin semalaman juga, Mas." Jawab Kirana, bohong saja jika dia tidak menyukai junior yang besar, tapi ya gak di hajar semalaman tanpa berhenti juga. Malah di tambah satu ronde pagi hari.
"Hmmm, benarkah? Yaudah, mas minta maaf ya."
__ADS_1
"Gapapa, ini pakaian nya."
"Makasih sayang, pakaikan sekalian dong."
"Mas.."
"Eehh, Iya iya sayangku."
"Cepatlah, aku lapar Mas." Jawab Kirana, perempuan itu keluar dari ruang ganti dan menyisir rambut nya.
"Bagaimana aku menyamarkan tanda ini, aisshh pria itu sangat menyebalkan. Dia menebar tanda kemerahan seperti ini di seluruh tubuh ku!" Gerutu Kirana, dia kebingungan harus dengan apa menutupi tanda yang dibuat Jeff.
Tak lama kemudian, Jeff keluar dari ruang ganti dengan kaos santai dan celana chinos selutut berwarna hitam.
"Yuk turun." ajak Jeff menggandeng tangan istrinya.
"Mas.." Kirana tak beranjak sedikit pun dari posisi nya, membuat Jeff berbalik.
"Kenapa sayang?"
"Aku sarapan disini saja, Mas."
"Kenapa, sayang?" Tanya Jeff heran.
"Aku malu, Mas. Lihat ini semua? Kamu pikir aku akan percaya diri dengan tanda kemerahan yang kamu buat ini, Mas?"
"Wajar kah? Tidak, Mas. Kamu seperti maniak."
"Apa?"
"Tidak, lupakan saja. Kalau mau turun, silahkan turun duluan, Mas." Jawab Kirana.
"Ayolah, sayang. Cuek saja, anggap tak terjadi apapun." Ajak Jeff.
"Dih, males."
"Sayang, ayolah."
"Hmm, baiklah Mas." Pasrah Kirana, akhirnya dia pun mengikuti suami nya dengan langkah perlahan.
Queen, Carina dan Radit yang sedang mengobrol pagi di ruang tamu langsung menoleh begitu melihat Kirana dan Jeff menuruni tangga dengan perlahan.
Queen tersenyum kecil melihat wajah berbinar suami nya, meskipun dia tidak melihat ekspresi apapun yang di tunjukan oleh Kirana karena perempuan itu menundukan pandangan nya.
__ADS_1
"Selamat pagi, sayang, Ma, Pah." Sapa Jeffran, dia bergabung dan duduk di samping Queen. Kirana juga ikut duduk di samping suami nya, jadi posisi Jeff saat ini berada di tengah-tengah antara Queen dan Kirana.
Ciee, Mas Jeff di apit dua istri.
"Kiran, kenapa menunduk terus?" Tanya Queen heran.
"Tidak apa-apa kok, kak. Aku baik-baik saja." Jawab Kirana lirih.
"Kiran.."
"Hmm, bolehkah kita bicara berdua saja kak?"
"Tentu, mari." Queen bangkit dari duduknya dan berjalan mendahului adik nya, buru-buru Kirana menyusul kakak nya dengan langkah cepat.
Hingga kedua nya berada di tempat yang cukup aman, Carina dan Radit pun takkan bisa mendengar percakapan mereka dari sini.
"Ada apa, Kiran? Ohh iya, bagaimana tadi malam, berhasil gak?" Tanya Queen dengan antusias.
"Kakak.."
Kirana mendongak, membuat banyak tanda merah yang tadi dia sembunyikan terlihat jelas. Queen melotot melihat banyak nya tanda yang di tinggalkan Jeff, seperti nya pria itu berbuka puasa dengan brutal tadi malam.
"Ya ampun, ini di cupaang atau kamu nya alergi sih? Sampe segini nya."
"Ya ini karena lingerie yang kakak beli." Jawab Kirana lirih membuat Queen tertawa.
"Suami ku bisa seliar ini ternyata, berapa ronde semalem hmm?"
"Gak tau, yang jelas aku tidur jam 4 subuh. Aku kira nya udah selesai, eeh tadi pagi malah nambah ronde." Jawab Kirana jujur.
"Haha, ya ampun Kiran.."
"Aku bingung buat nyamarin ini tanda kemerahan nya."
"Kakak punya concealer, yuk ke kamar kakak." Ajak Queen, dia menggenggam tangan adik madu nya dan mengajak nya ke kamar. Kirana menurut dan mengikuti langkah Queen, masih dengan kepala yang tertunduk.
"Kiran kenapa ya?" Tanya Carina heran, tak biasa nya perempuan itu menunduk seperti itu.
"Malu kali, Ma. Tanda di leher nya banyak banget, pasti perbuatan bibir si itu tuh." Ucap Radit sambil menunjuk Jeffran dengan dagu nya.
"Iya kah? Mama gak liat tuh."
"Mata mama gak setajam mata papah." Jawab Radit datar. Sedangkan Jeff memilih tak peduli dan fokus dengan laptop dan kopi nya.
__ADS_1
.......
🌻🌻🌻🌻