
"Sayang.." Kirana berbalik dan menatap suami nya dengan senyum menggoda, tentu saja hal itu membuat junior Jeff bereaksi seketika, yang tadi nya terkulai lemas kini berdiri tegak seperti tongkat.
"Mas.."
"Apa ini, sayang?" Tanya Jeff, padahal dalam hati dia sudah tak tahan untuk langsung menerkam istri nya, sungguh demi apapun Kirana nampak sangat cantik dan menggairahkan saat ini.
"Gak tau, tapi kata kakak Queen, baju ini tuh kesukaan kamu, Mas." Jawab Kirana, dia bangkit dari duduknya, berjalan pelan ke arah suami nya.
Kirana semakin mendekat, membuat Jeff panas dingin seketika. Jemari lentik Kirana membelai lembut dada bidang suami nya, memberikan sentuhan-sentuhan yang membuat Jeff bernafssu. Kirana mulai membuka satu persatu kancing piyama yang di kenakan oleh Jeff.
"Sa-yang.."
"Iya, Mas. Kenapa?"
"Aku gak kuat liat kamu kek gini, bikin junior aku sakit." Lirih Jeff sambil menarik tangan Kirana dari dada nya, meminta jemari lentik itu untuk mengusap senjata nya yang sudah mengeras sejak tadi.
"Wah, berdiri tegak ya."
"Hmm, udah gak sabar pengen di manjain sarang nya." Jawab Jeff dengan suara serak nya, dia memajukan wajah nya dan sedikit mendorong tubuh istrinya, hingga membuat Kirana terus mundur, tapi kaki nya mentok di ranjang. Akhirnya, kedua nya terjatuh dengan posisi Jeff yang menindih tubuh Kirana.
Kedua nya bertatapan mesra, sedetik kemudian Jeff mencium bibir istrinya dengan mesra, melumaat nya atas bawah bergantian, terasa lembut namun menuntut.
Tangan Jeff juga tak diam begitu saja, dia meremaas dan memainkan lato-lato milik istrinya dengan gemas, sesekali Kirana melenguuh di sela ciuman nya.
"Enghhh.."
Jeff tersenyum smirk di dalam ciuman nya, dia kembali melanjutkan serangan selanjutnya, tangan nya merayap nakal turun semakin ke bawah dan mengusap inti Kirana yang sudah mulai lembab dari luar celana nya.
Kirana mengalungkan tangan nya di leher kokoh suami nya, tanpa melepaskan pagutaan bibir nya. Bibir Jeff mengecupi seluruh wajah istrinya, kini bibir nya berada di leher jenjang Kirana, pria itu menyesaap nya dengan kuat hingga meninggalkan beberapa bekas merah keunguan yang menghiasi leher perempuan itu.
"Mas, jangan kuat-kuat.."
"Kenapa?"
"Perih, Mas.." jawab Kirana lirih.
"Bukankah kamu menyukai nya, sayang?"
"Iya, aku memang menyukai nya. Tapi jangan terlalu kuat, sakit."
__ADS_1
"Baiklah, sayang." Jeff menurut, dia tetap menyesaap leher istrinya hingga memerah yang menyebar di leher hingga ke dada Kirana, bahkan di area dada bahkan tak tersisa sedikit pun cela, semua nya di penuhi tanda kemerahan akibat perbuatan bibir nakal Jeffran.
Jeff merobek lingerie baru itu dengan sekali sentakan saja, membuat Kirana meringis melihat betapa gagah nya pria itu saat ini.
"Kok di robek?"
"Menghalangi, sayang. Aku sudah tidak tahan, kalau di buka terlalu lama mendingan di robek aja biar cepet." Jawab Jeff.
"Tapi ini kan lingerie nya masih baru, Mas. Baru juga di pake sekali."
"Kenapa mempermasalahkan hal sepele seperti itu, sayang? Suami mu ini kaya, bahkan bisa membeli dengan toko nya sekalian." Jawab Jeff, membuat Kirana sadar kalau pria di atas nya ini memang kaya dan sedikit sombong.
"Iya, terserah Mas saja. Tapi jangan menatap ku seperti itu, aku malu."
"Kamu cantik, sayang." Jawab Jeff, pria itu juga membuka piyama miliknya hingga otot-otot di tubuh nya terpampang sempurna di hadapan Kirana, membuat perempuan itu menelan ludah nya dengan kepayahan.
Jeff menurunkan wajah nya, dia memainkan lidah nya di pusar sang istri, membuat perempuan itu menggeliat karena sensasi geli yang di timbulkan oleh gerakan lidah suami nya.
"Aahhh Mas.." Kirana memekik tertahan, dia mencapai klimaaks pertama nya hanya karena permainan lidah suami nya di pusar.
Jeff tersenyum, kali ini dia kembali menurunkan wajah nya lebih ke bawah. Dia menatap gundukan yang terlihat sangat menggoda, di hiasi bulu-bulu tipis yang terlihat sangat terjaga.
"Aaahhh.. aahhh Mas.." Desaah Kirana, dia meremaas seprai dengan kuat. Rasa nya, tubuh nya terasa akan meledak saking nikmat nya. Dan di detik berikutnya, Kirana di buat mendesaah panjang, saat dia kembali meraih klimaaks kedua kali nya.
"Aahh, mas.."
"Enak, sayang? Udah banjir punya kamu." Sontak saja, wajah Kirana memerah mendengar ucapan suami nya.
"Mas, aku malu."
"Kenapa malu, klimaaks itu kan wajar sayang."
"Belum juga di masukin, udah dua kali keluar aja."
"Gapapa, tanda nya permainan suami mu ini hebat kan?" Tanya Jeff sambil memainkan alis nya.
Jeff pun membuka celana nya, terpampang nyata nya senjata nya yang besar, panjang dan berurat itu berdiri tegak, mencuat setelah terbebas dari jeratan celana nya.
"Wah, keliatan nya punya kamu keliatan lebih besar dari pada terakhir kali aku melihat nya." Ucap Kirana sambil mengusap kepala junior suami nya dengan lembut.
__ADS_1
"Mau di es krim gak?"
"Boleh, puasin suami mu, sayang." Pinta Jeff, Kirana mengangguk dan mulai menguluum senjata milik suami nya, memaju mundurkan kepala nya dengan perlahan, membuat Jeff merem melek karena keenakan. Tangan nya, sesekali menjambak rambut panjang istrinya.
"Aku gak kuat, ayo kita main saja." Jeff menarik paksa rudal besar miliknya dari mulut sang istri, lalu kembali mengungkung Kirana di bawah tubuh nya.
Jeff mulai mengarahkan senjata nya ke pintu masuk lubang sang istri, lalu menekan nya dengan perlahan hingga masuk setengah nya. Tapi, baru saja setengah nya yang masuk, Kirana sudah terlihat kesakitan.
"Mas, sakit. Pelan-pelan aja ya?"
"Iya, sayang." Jeff kembali menekan senjata nya, senjata miliknya terasa terjepit rapat di dalam milik sang istri.
"Kamu lebih sempit, sayang.." lirih Jeff. Dia kembali menekan nya sekuat tenaga, hingga semua nya berhasil masuk sepenuhnya.
"Mass .."
"Sakit ya? Maaf."
"Tidak masalah, lanjutkan saja." Jawab Kirana, sudah tanggung kalau gak jadi. Malah dia sudah merasakan klimaaks dua kali padahal belum apa-apa tadi.
Jeff mulai menggerakan pinggang nya maju mundur dengan perlahan, sungguh demi apapun milik istrinya sangat sempit, bahkan rasa nya hampir sama seperti saat pertama kali mereka melakukan nya di hotel waktu itu.
"Mas.." Wanita itu mendesis lirih, pertanda kalau dia mulai menikmati permainan suami nya.
Jeff menggerakan tubuh nya dengan cepat, membuat tubuh Kirana terguncang karena hentakan suami nya.
"Aahhh, Mas.." Jeff segera membungkam mulut istrinya dengan ciuman, hingga dia tak bisa bersuara, hanya sesekali merintih lirih.
Bunyi ciplakan kulit yang terdengar karena pertemuan antara kulit yang berkeringat terdengar lirih, seiring gerakan Jeff yang mulai perlahan.
"Kamu memimpin, Babe."
"Siap, Mas." Jawab Kirana, dia pun bangkit dari rebahan nya, bergantian kini Jeff yang berbaring terlentang dengan senjata yang mengacung.
Kirana tersenyum nakal menatap senjata suami nya, lalu menduduki nya dan kembali memasukan junior itu ke dalam miliknya dengan perlahan.
......
🌻🌻🌻🌻🌻
__ADS_1