Kisah Lelaki Berhati Patah

Kisah Lelaki Berhati Patah
06. Aku ingin menikah


__ADS_3

Dalam sekejap , pecel yang tersaji langsung habis oleh Yusuf, memang kalau sedang lapar makanan apapun juga akan dengan cepat sekali dimakan. Ditambah lagi ia sebenarnya sudah tidak nyaman berada disana. Ingin sekali segalanya cepat berakhir.


"Cepet kali kau makannya. Tumben kali," Arif yang berada disampingnya heran.


"Namanya juga laper bro. Terakhir makan semalam. Perut udah kosong. Jadi ya mungkin kelihatan kayak orang belum makan berapa hari."


"Ya lihat-lihat tempat juga dong. Malu-maluin banget."


"Aku duluan ya!," setelah selesai makan ia Yusuf berkata seakan mengabaikan apa yang katakan lawan bicara dia berkata begitu.


"Mau kemana lu?"


"Mau sholat dulu. Mau tobat, mau ikutan enggak?"


"Duluan lah. Aku belum selesai makan," memang kalau soal ibadah suka sekali manusia nenundanya karena alasan ini dan itu.


"Mbak , ini uangnya. Pas kan?" Setelah menyerahkan uang pecahan sepuluh ribu itu ia segera pergi.


Dalam hati ia merasa sangat sangat karena akhirnya terbebas dari setan jahanam berkedok penjual pecel. Melihatnya saja dandan biasa aja rasanya ingin muntah. Andai tadi datang sendiri. Rasanya ingin sekali ia muntah didepannya. Dia aslinya anti menyakiti wanita, namun kali ini adalah pengecualian.


Sebenarnya ia heran juga, padahal dulu ia sering Gonta-ganti pacar? tapi mengapa ia merasa terlecehkan saat ada wanita yang ingin dibukakan segel yang suci itu? Padahal sekarang, ia pernah menemukan beberapa anak lelaki berseragam SMA yang malah ingin sekali merasakan hal itu? Apa jangan-jangan waktu itu ia...? ah, Kenapa pertanyaan itu muncul lagi? Yusuf yang sedang sholat jadi tidak khusyuk sebab pikiran itu.

__ADS_1


Ia jadi ingat pikiran mesum Arif tadi. Tapi dipikir memang wajar sih apa yang dia pikirkan itu, kadang Yusuf juga tanpa sengaja ia memikirkannya juga .


***


Besok aku sudah boleh pulang oleh dokter .


Aku sungguh senang sekali, akhirnya yang dinanti-nanti.


Pesan Singkat yang dikirim Fitri usai ia sholat itu sangat menggembirakan sekali. Rasanya ingin melompat kegirangan, tapi enggan ia lakukan. Malu dilihat banyak orang.


...Selamat ya, aku turut senang mendengarnya....


Aku harap ini menjadi awal yang bagus untuk kita.


Terima kasih ya Sayang sudah mau bersabar menjagaku


walaupun aku tahu kamu lelah ,


tapi kamu selalu setia menyempatkan diri menemui ku .


I love you my dearest.

__ADS_1


Fitri membalas Pesannya dengan ungkapan yang sungguh so sweet sekali.


Sama-sama sayang, jaga kesehatan ya.


I love you my honey.


jawaban yang Yusuf lontarkan juga lumayan romantis. Memang pengalaman yang lalu tidak sia-sia rupanya.


***


Sebenarnya selama dia dirawat dirumah sakit, Yusuf memang selalu menemaninya, berusaha sebisa mungkin jadi sosok pacar idaman. Walaupun terkadang ia merasa tidak mampu juga. Ada saatnya lelah, ada saatnya emosinya meledak-ledak. Tapi dengan sekuat tenaga ia selalu berusaha yang terbaik.


Hal yang kadang membuatnya merasa menjadi pacar yang buruk ialah ia tak tahu menahu mengenai penyakitnya Fitri. Semua rasanya disimpan rapat-rapat darinya. Entah apa tujuannya, tapi hal itu terkadang membuatnya merasa insecure juga. Walaupun ia berusaha untuk tidak memikirkannya, tapi tetap saja terpikir.


Baru kemarin rasanya ia diberitahu bahwa ia disuruh menjauh dari Fitri karena penyakitnya yang tidak memungkinkan untuk sembuh. Rasa untuk berpikiran macam-macam makin dan makin mendalam.


Kenapa ya rasanya susah sekali untuk menikah? Yang dulu calonnya malah pergi sama selingkuhannya , yang ini disuruh untuk ninggalin sama abangnya. Ingin rasanya ia protes mengenai ini dan itu sambil membandingkan keadaannya dengan orang lain. Tapi enggan ia lakukan. Ia tak tahu apa yang akan dipersiapkan olehnya. Ia ingin berpikir positif. Ia ingin. berpikiran jernih, walaupun stress juga memikirkannya.


Tuhan, aku hanya ingin menikah. aku harap engkau permudah segalanya. Aku tak tahu rencana yang kutahu rencana mu akan menjadi hal yang terindah untukku.


Dalam hati, Yusuf berdoa dengan tulus walaupun di otaknya terjadi perdebatan yang tidak seharusnya terjadi.

__ADS_1


***


__ADS_2