Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua

Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua
Dasar Hamparan Lumpur Hisap Hitam, Buah Semangka Emas Dua Alam


__ADS_3

Sein merasa tubuhnya terus di tarik meluncur kebawah dengan kecepatan tinggi..


Hm...Hamparan lumpur ini rupanya sangat dalam...! batin Sein,.


Sein pasrah di tarik terus kebawah oleh lelaki bercahaya...


Setelah cukup lama meluncur ke bawah dengan kecepatan tinggi,


Sein merasa kecepatan mulai melambat dan akhirnya berhenti ...


Sudah sampai...!


Sosok lelaki bercahaya membuka suara..


Sein membuka matanya yang sejak tadi terpejam..


Ia takjub melihat sebuah tumbuhan merambat dengan buah berkilau keemasan di hadapannya..


ini..!? Sein bertanya terbata


Ini adalah dasar lumpur hisap hitam..! kata Lelaki Bercahaya menjelaskan.


Sein memandang berkeliling, ia menyadari saat ini ia dan lelaki bercahaya sedang berada di dalam sebuah kubah bercahaya..


Kita sementara waktu akan berada di sini, sampai kau menyelesaikan menyerap khasiat buah buah itu..! kata lelaki bercahaya pada Sein sambil menunjuk buah buah dengan kemilau ke emasan di hadapan mereka..


Buah buah berkilau keemasan ini buah apa..? Tanya Sein


Ini adalah buah semangka emas dua alam..


buah ini sangat bagus untuk peningkatan kekuatan seorang petarung..! Jelas Lelaki bercahaya..


Semangka emas dua alam..?gumam Sein yang baru mendengar ada nama buah seperti itu..


Kemudian tiba tiba ia teringat sesuatu,


Tuan bercahaya, maaf..! tapi mengapa menjemputku sekarang...?


banyak hal yang harus segera kuselesaikan dulu di luar sana...! kata Sein.


Untunglah Sein tak perlu khawatir tentang orang orang di rumah pengungsian, karena sebelum kembali ke tepi Hamparan lumpur hitam tadi,


Sein sudah berpesan pada Yasmin untuk menyampaikan pada yang lain agar menunggu sampai ia kembali..


Jangan hiraukan dulu beberapa persoalan itu..! timpal Lelaki Bercahaya.


Sudah waktunya kau memulai pelatihan yang sesungguhnya, tingkatanmu saat ini yang berada di ranah Grand Master Abadi tingkat sembilan, sudah sangat pas untuk memulai pelatihan ini...


Jika kau sampai naik ke ranah Legenda Bumi, maka jalur bela dirimu akan hanya di jalur Petarung Tenaga Dalam, dan di jalur ini,.seseorang memiliki tingkat yang paling tinggi yang dapat di capai hanya akan berada di ranah Petarung Bintang Semesta Zirah Emas..! beber Lelaki Bercahaya.


Petarung Bintang Semesta Zirah Emas, Bukankah itu tingkat tertinggi di seluruh jagat ini...? tanya Sein.


Hehe...itu memang yang di ketahui oleh sebagian orang..! timpal Lelaki Bercahaya.


Padahal Petarung Bintang Semesta Zirah Emas, bukanlah apa apa..! kata Lelaki Bercahaya.


Sein nampak mengerutkan kening mendengar kata kata lelaki bercahaya ini..


Di dunia ini ada empat jalur beladiri..


pertama adalah jalur tenaga fisik..dengan hanya mengandalkan fisik, tingkat petarung yangbdapat dicapai seseorang hanya pada ranah Grand Master Langit...! tentunya Hal ini jau juga sudah ketahui bukan...?? jelas Lelaki Bercahaya.


Mm..! Sein mengangguk mengiyakan..


Jalur beladiri kedua, seperti yang sedang kau tempuh saat ini, jalur ini hanya akan mengantarkan seseorang pada tingkat Petarung Bintang Semesta Zirah Emas seperti yang ku katakan tadi...


Dan lagi, Jalur beladiri ke tiga, yaitu jalur Energi Qi...jalur ini banyak di tempuh oleh petarung tingkat dewa di Benua Congko...Jalur ini akan jauh lebih kuat dibanding jalur tenaga dalam yang kau jalani saat ini...


Tapi jalur beladiri tertinggi adalah jalur Energi Spiritual...


Mencapai beberapa tingkat saja di jalur ini, maka semua tingkat tertinggi di ketiga jalur beladiri lainnya tidak akan berkutik samasekali di hadapanmu..! beber Lelaki Bercahaya..


Hah..? sehebat itukah?? tanya Sein dengan mata membelalak.


Mm..kelak kau akan mengetahuinya...! lanjut Lelaki Bercahaya..


Dua jalur beladiri, Fisik dan tenaga dalam sudah kau lalui dengan sempurna...


Sekarang saatnya kau berlatih di jalur energi qi terlebih dahulu, baru kemudian kau akan berlatih di jalur energi spiritual..


Aku mengerti tuan...!!kata Sein mulai bersemangat..


Tapi Tuan,..siapakah sebenarnya tuan ini..?? tanya Sein.


Hehe...kau sudah pernah menanyakan hal ini..., tapi baiklah, kali ini akan aku jawab...kata lelaki bercahaya itu...


Namaku adalah Salman, aku salah satu murid Utusan ke dua puluh lima...! Jelas Salman.


Utusan ke dua puluh lima..?? memang ada berapa banyak utusan..? dan..., siapa yang mengutusnya..? tanya Sein sangat penasaran..


Hmm....tenanglah..akan aku jelaskan padamu pelan pelan..


Di dunia ini,.dari awal penciptaanya, Sang Pencipta yang Maha Tunggal telah mengangkat beberapa utusan untuk menjalankan ketetapan-Nya di muka bumi ini..


Memperkenalkan sang pencipta pada manusia, mengajari manusia untuk menjalankan kehidupan yang baik,..menjaga alam semesta dari kerusakan,..berbuat kebaikan,.saling mengasihi sesama dan banyak hal menakjubkan lainnya.., itulah garis besar tugas seorang utusan..! jelas Salman.


Owh..! jawab Sein singkat dengan wajah masih kebingungan..


Tuan Salman,..ada begitu banyak utusan..di mana mereka semua...?tanya Sein


Mereka sudah tidak di dunia ini lagi...mereka sudah meninggalkan dunia ini...tugas mereka sudah selesai...


Walaupun ada beberapa di antara mereka yang masih hidup hingga saat ini, namun setahuku mereka sudah tidak menjalankan tugas lagi..., aku tidak tahu apakah masih ada tugas yang mereka nantikan sehingga sang pencipta belum memindahkannya ke alam lain sebagaimana kebanyakan utusan lainnya...! jelas Salman lagi..


Tapi kadang kadang ada orang yang mengatakan bahwa ada salah satu utusan yang datang membantu kesusahan mereka.., tapi Entahlah..! jawab Salman.

__ADS_1


Baiklah...


Kita hanya akan fokus untuk menyelesaikan tugas yang kita jalani saat ini...


Tugas...?? kita...?? tanya Sein


Ya...kita..! kau dan aku, memiliki tugas dari Sang Utusan...


Kau terpilih, sebagai masa depan golongan putih, kau bertugas untuk menjaga kedamaian dunia ini.., bukan hanya di lima benua..tapi di seluruh dunia ini...itu tugasmu..!!


dan tugasku adalah membantumu meningkatkan kekuatanmu agar nantinya memudahkanmu mengamankan dan mendamaikan dunia ini..., apa kau mengerti..??beber Salman kemudian bertanya..


Mm...Sein langsung mengangguk paham..


Sang pencipta sudah tidak akan pernah mengangkat lagi Utusan yang baru..,


karena itu manusia yang hidup sekarang ini, adalah pelanjut,.yang mengemban tugas tugas sang Utusan yang telah aku sebutkan tadi...


Ingatlah..!! ada banyak utusan..


Tapi utusan utama hanya dua puluh lima...! jelas Salman.


Apa bedanya tuan..? tanya Sein


Ke dua puluh lima utusan ini, memiliki keistimewaan dari sekian banyak utusan yang telah bertugas...


Masing masing utusan memiliki keistimewaan tersendiri...


dan Utusan pertama tentu saja adalah manusia pertama itu sendiri...


Apa kau tahu, saat awal dunia ini di ciptakan, dunia ini di penuhi keberkahan dari sang pencipta?...satu contoh, pada saat itu, semua buah buahan terasa sangat manis...!


Tetapi suatu ketika, seorang anak manusia berbuat kejahatan..


salah seorang dari anak manusia itu membunuh saudaranya sendiri...


maka sejak saat itu keberkahan mulai berkurang,..


Setiap dosa yang terjadi, maka akan mengurangi perlahan keberkahan dunia ini..


Dan seperti saat ini, kita saksikan buah buahan tidak lagi semuanya manis...sekarang ada yang kecut bahkan ada yang pahit, berduri dan bahkan ada yang beracun...


Ingatlah,


saat inu kita masih bisa mendapatkan sesuatu dari alam,..


Udang sungai, buah buahan hutan dan banyak lagi yang lainnya tanpa harus membayar...!


Jangan heran, jika suatu saat nanti semua ini hanya akan kita dapatkan dengan membayar.., semua itu akan terjadi jika keberkahan akan hal hal yang tidak berbayar ini di cabut sang maha pencipta dari dunia kita ini..


Satu lagi, kita saat ini masih menikmati air minum tidak berbayar, jika ada pejalan kaki yang melintas, jika ia kehausan maka ia hanya akan mampir untuk minum dari tempayan di depan depan rumah yang dilaluinya, tanpa membayar..suatu saat jika keberkahan ini di cabut sama pencipta, maka setiap orang akan membayar bahkan hanya untuk beberapa teguk air minum...


heh...belum lahi kita berbicara tentang udara yang kita hirup ini..., jika suatu saat keberkahan ini di cabut juga oleh sang pencipta..maka akan banyak orang rela membayar berapapun untuk bisa bernafas...heheh..! apa kau paham...?


ucap Salman panjang lebar, lalu bertanya..


Karena hal hal seperti inilah maka sang pencipta mengangkat utusan untuk menjaga semua ini...! jelas Salman.


Sein sekarang justru terdiam mematung dengan wajah seperti orang hilang akal...


ia berusaha mencerna setiap perkataan Salman tadi..


Pada akhirnya ia manggut manggut , memahami sesuatu..


Tuan Salman..!menjaga keseimbangan alam semesta ini adalah tugas yang harus terus berlanjut, dan tugas ini sebenarnya adalah upaya untuk mempertahankan keberkahan dunia ini...! apakah aku benar..?tanya Sein..


Ya..kau betul,..kau betul...berarti kau sedikit sudah memahami esensi di diciptakan nya manusia dan kaitannya dengan alam semesta ini...! timpal Salman.


Sein masih hendak bertanya, tapi telah di potong oleh Salman...


Sudah cukup penjelasan yang ku berikan, kelak kau akan paham dengan sendirinya...


Sekarang saatnya kau mulai menyerap khasiat buah semangka emas itu..! perintah Salman..


Ehm..baik tuan..! kata Sein segera berdiri dan berjalan ke arah buah semangka berwarna ke emasan itu...


Tuan ,..bagaimana menyerap nya..? tanya Sein bingung..


Ambillah satu buah terlebih dahulu dan genggam dengan kedua tanganmu lalu tempelkan di uluhati..


Jangan lupa duduk bersila,..! kata Salman memberi petunjuk..


Sein segera melakukan seperti apa yang di perintahkan Salman...


Konsentrasilah, masuki kondisi alam bawah sadar mu, pertahankan sampai buah itu hilang sempurna dari genggamanmu....! perintah Salman selanjutnya..


Sein berkonsentrasi sambil memegangi semangka emas yang tidak terlalu besar itu dengan kedua tangannya..


Waktu terus berlalu, bulir bulir keringat sebesar biji jagung nampak memenuhi dahi Sein...


Rasa hangat terasa menjalar keseluruh tubuhnya..Sein menikmati energi yang menjalar di sekujur tubuhnya..


Sementara itu, nampak Salman juga sudah berkonsentrasi dalam keadaan duduk bersila tak jauh dari Sein.


Tanpa terasa, waktu terus berlalu..kini nyah semangka di pegangan Sein nampak sudah mengecil...


Sein tidak pernah lepas berkonsentrasi...sensasi nyaman terus saja menjalar keseluruh tubuhnya...


Setelah melalui waktu yang tidak sebentar, akhirnya Buah Semangka Emas di genggaman Sein telah habis terserat..


Sein keluar dari alam bawah sadarnya dan membuka mata, melihat salman yang masih saja bercahaya dengan duduk bersila tak jauh dari tempatmya membuatnya merasa heran...


Eh..? bagaimana tubuh orang ini terus saja memancarkan cahaya..?aku pikir ia.sedangemgerahakan sebuah ajja atau apalah itu..tapi kenapa cahayanya tidak pernah berubah redup apalagi memudar..?gumam Sein.


Saat sein masih dalam keheranan, Salman membuka mata..

__ADS_1


Kau kenapa memandangku seperti itu...? tanya Salman..


tuan Salman.., apakah tuan ini manusia...??tanya Sein heran..


Oh...itu..Hahaha...jadi itu yang membuatmu keheranan seperti itu..?


timpal Salman tertawa ringan..


Aku manusia, sama sepertimu..


tingkatan spritual ku saat ini yang membuat tubuhku terus memancarkan cahaya..! jelas Salman..


Ow..ada berapakah tingkatan di jalur energi spiritual, dan tuan Salman saat ini berada di tingkat apa..? tanya Sein penuh semangat...


Tingkatan di jalur Energi Spiritual itu ada lima alam...



Alam Lautan Jiwa..


Alam Semesta Jiwa


Alam Kalimat Mistik


Alam Kalimat Sakti


Alam Kalimat Suci


Alam Kalimat Agung


Alam Kalimat Ilahi..



Tujuh alam ini merupakan tingkatan dalam jalur Energi Spiritual...


jika kau sudah mencapai Alam Lautan Jiwa Sempurna maka tidak adal lagi seorang dari petarung di keyiga jalur lainnya yang dapat mengalahkanmu...! jelas Salman...


Mengenai tingkatanku saat ini, sebaiknya kau tidak perlu pertanyaan, suatu saat kau akan mendapatkan jawaban dengan sendirinya...! Tambah Salman...


Owh..baiklah...aku akan segera melanjutkan menyerap buah yang ke dua...! kata Sein...


Tunggu...!cegah salman, sambil berjalan ke arah Sein..


berikan aku memeriksamu sebentar...! kata Salman kemudian memeriksa nadi Sein...


Hah...? belum terbuka...?ucapnya berseru heran...


Apanya yang belum terbuka tuan...?? tanya Sein heran.


Ah ..tidak apa apa...! ayo lanjutkan lagi serap buah berikutnya...! perintah Salman...


Sein pun menurut,.langsung memetik buah semangka emas itu kemudian menyerap nya seperti sebelumnya...


Salman memperhatikan dengan seksama ...


apa yang terjadi...? satu buah semangka itu dapat membuat sedikitnya dua simpul...mengapa anak ini belum bisa membuka bahkan satupun simpul..? batin Salman heran..


Sein terus menyerap..kali ini dengan kecepatan yang lebih dari sebelumnya...sehingga hanya memakan waktu seperempat dari waktu yang dihabiskan pertama kali menyerap khasiat semangka emas...


Salman pun jadi semakin terperangah,


hah..? sudah habis yang kedua..?.secepat ini...?gumamnya...


Sein tidak memperdulikan keheranan Salman, ia memetika lagi buah berikutnya dan aegera menyerapnya, kali ini bahkan lebih cepat lagi..


Sein kemudian mengambil sekaligus tiga semangka emas lalu.menyerap nya bersamaan...


Tu...nggu..! ucapan salaman terpotong karena Sein sudah berkonsentrasi menyerap ketiga buah itu bersamaan...


Gila...! tubuh anak ini bisa meledak jika seperti ini...! batin Salman..


Salman akhirnya bersiap siap di dekat Sein , khawatir jika terjadi apa apa..


tapi beberapa saat kemudian,.buah semangka itu sudah habis terserap.dan tidak terjadi apa apa pada tubuh Sein...


Malah perasan Sein ada energi yang sangat besar dalam dirinya yang bergejolak..membuatnya sangat bersemangat...


Saat ini Sein hendak mengambil empat buah sangka sekaligus...


Tunggu...! apa kau ingin tubuhnmu meledak..?energi yang terkandung dalam buah ini sangat besar...! cegat Salman memperingatkan...


Ah, tuan..jangan hawatir, aku tahu kemampuan tubuhku...! jawab Sein tenang dan memalnjutakan menyerap empat buah sekaligus...


Hanya butuh beberapa tarikan nafas, keempat buah semangka emas itu terserap habis, dan tiba tiba..Sein merasakan tubuhnya seoelah berada di ruang hampa....


Tubuhnya terasa sangat ringan..


Sein menikmati sensasi itu..


Namun tak lama kemudian...


DHARRRRRRR....!!!!


DHARRRRRR..!!


DAHARRRRR...!!


Ledakan dahsyat terjadi dari tubuh Sein...


Ubun ubunnya mengepulkan asap hitam kekuningan seperti semburan gunung berapi...


Hufff....!!! Sein menghebuskan nafas keras yang juga mengeluarkan udara berwarna kuning..


Salman segera melompat memeriksa Sein...

__ADS_1


Hah...? telah terbuka tiga simpul sekaligus...!!?? luar biasa....!!!! ini belum pernah terjadi....!!! gumam Salman lirih...


+++


__ADS_2