Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua

Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua
Pemberontakan diatas Pemberontakan


__ADS_3

Di dalam lorong rahasia...


Mereka benar benar tak tahu diri...!!


akan kujatuhkan hukuman berat pada mereka...!! gumam Raja Doloking..


Baginda..!! untung saja kita punya adik Sein.


Ucap permaisuri..


Adik Sein adalah cicit murid buyut kaisar kelana...


ia sangat dipercaya oleh buyut kaisar...kata Raja Doloking.


Sayang, dia sudah punya istri..bahkan dua orang istri...jika saja ia masih bujang...akan kujodohkan Parwati dengannya..


Semua pangeran, tidak ada yang berkompeten untuk menjadi raja...!! haiihh...ucap Raja Doloking lirih...


Pangeran Kelima juga belum memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat...sangat jauh dibawah adik Sein...tambah Raja Doloking.


Baginda...!! apa ada cara agar adik Sein bisa betah di kerajaan ini?


Kesetiaannya tidak diragukan lagi..!!


puji permaisuri..


Aku tidak tahu..,! tapi sebenarnya ia memang tidak menyukai jabatan..


ia ingin bebas berkelana seperti buyut kaisar..!!


jawab Raja Doloking.


Hanya ada satu cara,...ia harus menurunkan ilmu kesakitan nya pada pangeran mahkota sebagai calon pengganti raja..!! tutur Raja Doloking.


Apakah adik Sein bersedia mengajari putra mahkota? tanya permaisuri, sedikit ragu.


Biar nanti aku akan coba meminta padanya...!! kata Raja Doloking.


Di Aula..


Hari sudah malam...aku akan pulang dulu..jaga mereka jangan sampai ada yang meninggalkan aula ini..perintah Dolonata.


Baik tuan...! jawab Ki Panca..


Setelah Dolonata pergi, Sein dengan penampilan seolah Raja Doloking memejamkan mata duduk dengan tenang, sementara ketiga jendral dan beberapa.orang lainnya tertidur dalam posisi duduk...mereka diawasi oleh sepasang Merapi Gerhana..


Bella..apa kau tidak merasa kekuatan Raja ini cukup aneh?? bisik Daeng Bollo


Ya ..kau telah menotoknya..namun dia sama sekali tidak terlihat lemah...


Betul..apa karena fisiknya memang bagus..!?


Mmm...segera Daeng Bella memeriksa nadi Sein...


Sebagai pendekar di ranah grand master abadi..Sein sudah mampu menyamarkan kekuatannya sampai seperti penduduk biasa yang tidak pernsh berlatih beladiri sama sekali...


Nadinya biasa saja...!!


ah sudahlah yang penting ia sdh kita lumpuhkan..


Aku tak sabar memenuhi cincin penyimpananku ini dengan bayaran Tuan Putri Agung...dua puluh ribu keping koin ringgit emas..Hehehe..bisik Bollo..


Ya...tapi jangan lupa...kita mesti menyerahkannya pada Guru..ucap daeng Bella mengingatkan.


Hmmm...iya...sahut Daeng Bollo bersungut.


Keesokan Harinya...


Wakil kepala Akademi terlihat sibuk memerikasa kesiapan pengurus acara dan beberapa persiapan lainnya...


Mm..semua sudah siap...bagus...!! ucapnya pada Guru Sewang..


Ah..tuan,.mengapa kepala Akademi belum kelihatan...?


Oh..iya..Kepala Akademi sedang menemani baginda...sebentar dia akan mendapingi baginda kemari...jelas Wakil Kepala Akademi..


Tak lama kemudian,


Satu persatu tamu undangan berdatangan,


para utusan kerajaan tetangga juga sudah mulai hadir...


Rombongan Raja Doloking juga sudah mulai bergerak menuju akademi...


Setelah beberapa saat rombongan tiba di akademi...


Baginda Tibaaa...!! seru pengawal yang bertugas...


Raja Doloking didampingi ketiga jendral dan di iringi Dolonata serta Sepasang Merapi Gerhana, seolah mereka menempel ketat pergerakan Raja Doloking...


Sementara itu di arena,


Ki Sugata dan Ki Barda sedang duduk menunggu dibukanya seleksi..


Sesuai rencana orang yang mereka sebut Penguasa dan Dolonata, raja akan membuka seleksi dan mempersilahkan orang orang pilihan Penguasa untuk mengikuti seleksi..


Kemudian mengumumkan pengunduran dirinya dan penobatan orang yang mereka juluki Penguasa yang tak lain adalah Ki Jampang Sebagai raja Lampeapi menggantikan raja Doloking.


Tadi Sambil berjalan menuju panggung yang disiapkan..Sein mengerahkan Ilmu Listrik Purba Ciptaannya...menjentikkan jarinya yang berisi tenaga dalam untuk membuka totokan para jendral..


Seketika para jendral merasa lega...namun mereka masih berusaha pura pura tertotok menampakkan gerakan lemas...


Raja Doloking berdiri...semua pandangan tertuju padanya..


Selamat datang tuan tuan sekalian...!!


para tamu undangan utusan kerajaan sahabat..


Hari ini kerajaan Lampeapi akan mengadakan seleksi pejabat tingkat satu dan tingkat dua..


Karena itu bagi siapa saja yang hadir dan ingin mencoba ikut seleksi tentu sudah melakukan pendaftaran dari beberapa hari yang lalu..dan bagi yang belum mendaftarkan diri..maka dipastikan tidak bisa ikut seleksi saat ini..tapi masih bisa ikut pada seleksi di tahun tahun yang akan datang..!!


Acara seleksi hari ini saya nyatakan dimulai...kemudian Raja memukul gong.


DONGNGNGNG...!!!!


Di kursi deretan keluarga kerajaan..


Dolonata terkejut, pengumuman yang dikeluarkan raja tidak sesuai yang ia atur sebelum nya.


Wajah Dolonata nampak gusar, Doloking..!!!


sial...!!


Mengapa kau menyalahi pengaturanku..!! batin Dolonata.


Mengapa begini..?? mengapa Penguasa belum juga hadir?? batin Dolonata lagi.


Melihat semuanya sudah sesuai rencana,


Sein segera meniup sehelai daun mengerahkan ilmu seruling kematian..


Seketika orang orang di tempat itu merasakan sakit ditelinganya...

__ADS_1


Sein tidak meniupnya dengan tenaga dalam tinggi...karena ini ia maksudkan hanya sebagai tanda saja pada Yasmin dan Mentari.


Mendengar suara ilmu seruling kematian, Yasmin, Mentari, Pitaloka segera bergerak sesuai instruksi sebelumnya..


Tak butuh waktu lama mereka telah mengepung Akademi dari luar..


Mengetahui hal ini Dolonata menjadi murka...


Doloking!!!


Rupanya kau mau mencari mati...!!


sambil menahan sakit, ia berteriak..


Sepasang Merapi gerhana habisi dia...!!


seru Dolanata menunjuk Sein..


Segera Sepasang Merapi Gerhana bergerak ..


Sein membisiki Jendral Karampuang


Jendral..!! segera kembali ke lorong rahasia tempat baginda berada..!!


Jendral Gobang..segera kembali ke istana buat pengamanan ketat...!!


Baik tuan Sein..!! mereka berdua segera berkelebat pergi..


Jendral Salapang...cepat bereskan Guru Sewang...!! pinta Sein.


Baik Baginda...!!


Melihat Sepasang Merapi Gerhana mendekat padanya Sein melompat menjauh...


Dolanata semakin panik melihat kedua jendral berkelebat meninggalkan akademi...


Ahh..sial....!! mereka telah memperdaya kita...!!teriak Dolonata.


Hentikan kedua jendral itu...!! teriaknya pada Cak Mallong...


Ki Sugata dan Ki Barda berniat membantu tapi segera dihadang oleh Mentari dan Yasmin...


Hahahaha..Sepasang Merapi Gerhana..!!


sudah lama mendengar nama kalian...


Jangan banyak bicara Doloking...!!


Hiaaaaat...!! Daeng Bollo segera menyerang dengan beringas...disusul Daeng Bella...


Sein ingin cepat cepat menghabisi mereka..ia segera mengerahkan tenaga dalam membentegi dirinya..


Buk !! buk..!!


Suara pukulan dan tendangan mengenai perisai energi pelindung Sein...sepasang merapi gerhana terjajar dua tombak...


Hahahah...rupanya hanya nama kalian saja yang besar....kemampuan kalian nol....hahahah...ejek Sein.


Daeng Bollo sangat murka mendengar ejekan itu..seumur hidup mereka malang melintang didunia persilatan telah banyak pendekar tangguh matinditangan mereka..namun kini mereka diejek oleh seorang raja..yang tidak tahu seberapa tingkatan beladirinya...


Raja Dungu..!! kau akan kubunuh...!!


segera ia merapal ajian Tapak Merapi tingkat Tujuh..


Tak ketinggalan juga Daeng Bella segera merapal ajian Telapak Gerhana tingkat Tujuh..


mereka tidak main main lagi...mereka berencana menghabisi Raja Doloking Secepatnya...


Semua orang terperangah melihat pertarungan mereka...


Ckckk..!! tak kusangka Raja Doloking sesakti ini...!! kata salah seorang dari mereka.


Ya..!! tapi sepasang merapi gerhana itu sulit di cari tandingannya saat ini..bahkan pendekar sepuh di arena sana Ki Barda Dan Ki Sugata..tidak akan menang melawan salah satu dari keduanya..apalagi dikeroyok berdua seperti ini...


Kita lihat saja..!! timpal yang lain..


Melihat Sepasang Merapi Gerhana sudah bersiap dengan ajian pamungkas mereka...


Sein mengerahkan ajian dari sumber yang sama..namun gabungan dari keduanya..di tubuh sebelah kerinya ia mengerahkan ajian Merapi Meletus Tingkat 5, disebelah kanannya ia mengerahkan ajian Gerhana Tiga Alam tingkat 5..


Dari Kitab Segala Tahu, Sein mengetahui bahwa Tapak Merapi dapat dikalahkan dengan Ajian Merapi Meletus dan Telapak Gerhana dapat dikalahkan dengan Ajian Gerhana Tiga Alam..


Seketika cuaca berubah menjadi sangat menggidikkan....


Semua yang bertarung di tempat itu tidak sadar segera berhenti,


Semua mata memandang ke arah mereka..


Hahahaha..sepasang anak ingusan majulah...!!


ejek Sein..


Sepasang Merapi Gerhana terkejut..mereka pernah melihat guru mereka menggunakan ilmu yang sama yang digunakan raja Doloking..tapi tidak langsung bersamaan seperti yang mereka saksikan hari ini...


Gawat..dia Grand Master Semesta..seru Daeng Bella.


Ah..!! Masa bodo..!! jika kita bergabung..tak akan kalah...ucapa Daeng Bollo nekad...


Hiyaaaaaa...!


Ciaaaaattttt....!


Sepasang Merapi Gerhana menerjang hampir bersamaan...


Sein menyambutnya dengan pengerahan tenaga dalam tinggi....


Cahaya merah menyala laksana lahar gunung berapi..seakan tumpah dari sisi kiri Sein...dibarengi sembilan cahaya kuning merah hitam redup dari sisi kanannya saling beradu dengan cahaya merah menyala ditangan Daeng Bollo..dan tiga cahaya merah kuning dan Hitam redup dari tanga Daeng Bella..


Semua orang menyaksikan dengan nafas tertahan...


BHAMMMMMMMMMM.....!!!!


DHAMMMMMMMMMM....!!!


AAAAARGGGHHHH...


AAAAKKKKKHHHHH...


Pekikan pilu dari keduanya terdengar...!!


Daeng Bollo terlempar dua puluh tombak...dengan tubuh hangus....kemudian hancur menjadi serpihan debu..


Daeng Bella terlempar dua puluh tombak juga dengan kondisi mengenaskan..namun belum sampai menyentuh tanah seseorang memangkap dan membawa kabur tubuhnya...


Semua orang penasaran dengan keadaan baginda...tapi begitu melihat baginda hanya berdiri tenang dengan senyum tipis...mereka menjadi lega..


Hidup bangindaaaa!!


Hidup bagindaaaaa!!


Seru beberapa orang


Para pejabat dan pendekar sangat kagum dengan Raja Doloking...

__ADS_1


Luar biasa Raja Doloking..!! Dikeroyok oleh dua orang Grand Master Lagit tanpa lecet sekalipun..bahkan membunuh keduanya...


Ckckck..!! benar benar membuka mata orang...selama ternyata RajanDoloking menyembunyikan kesaktiannya..!!


puji salah seorang utusan kerajaan tetangga.


Kini,


Hanya Dolonata yang tersisa, ia terlihat menggigil ketakutan..!!


Ki Sugata yang baru saja tersadar kini dikagetkan dengan serangan Yasmin yang mengarah ke kepalanya..ia berkelit kesamping tapi terlambat sambaran tongkat giok hijau menghantam bahunya..


Brakkk..!! ia terjajar tiga tombak


Tulang bahunya patah...Yasmin masih memburu dengan serangan tendangan kearah dada Ki Sugata...


Yasmin ingin mengukur besar kekuatan yang diraihnya beberapa hari yang lalu sehingga mengerahkan tujuh puluh persen tenaga dalamnya ke tendangan yang ia lakukan...


Ki Sugata lagi lagi tidak sempat menghindar..dengan pengerahan tenaga dalam tinggi ia menangkis tendangan Yasmin dengan kedua tangannya..pikirannya ia dapat membuat kaki Yasmin patah dengan tangkisannya ini..namun yang terjadi malah sebaliknya...


justru tangannya yang remuk bahkan dadanya juga serasa terkena palu besar...


Aaggghhh..!!


Ia terlempar sepuluh tombak kebelakang..


Grand Master Semesta..!!? serunya..


Menyadari lawan berada atas kemampuannya, ia segera melarikan diri..


Yasmin tidak berusaha mengejarnya..namun beralih ke pertarunagn mentari..ia memukulkan tongkatnya kepunggung Ki Barda yang sedang mati matian menahan gempuran Mentari...


Brakkkkk!!!


Aaaaaaa....!!


lolongan panjang Ki Barda menandakan perlawanannya berakhir...


Punggungya patah..ia memuntahkan darah kental...!!


Dengan nafas terengah engah ia berusaha bangkit..namun sebelum ia berdiri..pukulan tinju Mentari telah meledakkan kepalanya


..otak dan darah berhamburan di tempat itu...beberapa orang terlihat bergidik ngeri menyaksikannya...


Sedangkan Cak Mallong juga sudah sejak tadi melarikan diri..


Kini tinggal Dolonata didampingi Ki Panca...


Raja Doloking kembali ke atas panggung dan berdiri di depan kursinya...


ia hendak duduk namun Pitaloka membisiki nya,


Lapor Baginda..!! ada serangan dari luar kota...!! pangeran kelima memimpin pasukan menyerbu kemari..!!


Oh..begitu rupanya...!! balas Raja Doloking tenang.


Segera beritahu Yasmin dan Mentari jangan ada Perlawanan amankan tamu kearajaan, tarik mundur semua pasukan rahasia...bawa semua pemeberontak yang masih hidup, kurung di ruang bawah tanah..


Hubungi Jendral Gobang, hindari bentrok jika mereka masuk istana..Sein tidak ingin ada pertempuran sesama prajurit Lampeapi.


Baik baginda..!! Segera Pitaloka bergegas melaksanakan perintah.


Raja Doloking kemudian berdiri...


Dengarkan Semua...!!


Tuan tuan sekalian, mohon maaf atas kejadian ini....


tuan tuan terpaksa melihat kejadian yang kurang mengenakkan...!!


Pertemuan hari ini berakhir sampai disini..!!


Kemudian ia menyalami semua tamu kehormatan kerajaan dan meninggalkan panggung berkelebat menuju aula kerajaan..


Setelah sampai di Aula, tepat didepan pintu lorong rahasia Sein segera mengembalikan wajahnya seperti yang biasa ia tampilkan kemudian masuk keloring rahasia untuk menemui baginda Doloking asli.


Salam baginda...!!


Adik Sein...bagaimana...?


Lapor..!! Pemberontak Dolonata dan antek anteknya sudah kami tahan di ruang bawah tanah...


Bagus...bagus...ayo kita keluar..!!


Tunggu baginda...!!


Ada apa adik Sein? tanya baginda heran.


Masih ada masalah lain...!


Pangeran kelima membawa banyak prajurit untuk menyerang ibukota...!!


Apa!?? Benarkah!? Apa Ini sudah diperiksa dengan teliti??


Belum jelas baginda...!! karena itu aku akan membawa baginda ketempat latihan Kaisar Kelana..


Kita akan menunggu situasi di sana..setelah itu baru kita bertindak..


Mengapa tidak disini saja..!!?


Disini juga bisa baginda..tapi kalau dari gua marmer kita dapat bergerak dari hutan menuju ibukota, sehingga kerahasiaan tempat ini tetap terjaga..


aa..ia ..kau betul...kau betul...!! ucap raja Doloking.


Eh ! apa kau bisa keluar untuk menyerupaiku lagi...? tanya Raja Doloking.


Baginda..ilmu Malih Rupa saya hanya bisa bertahan satu hari..aku tidak bisa lagi menggunakannya sampai tiga bulan kedepan...ucap Sein berbohong.


Owhh..begitu ya...!!


baiklah kita akan mengungsi, tapi aku ingin mendengar dulu apa rencana mereka...!! putus Raja Doloking.


Baik baginda...!!


Ah ya..yang lain bisa kau antar terlebih dahulu kesana..apa kita akan keluar melalui aula?


Tidak baginda...kita bisa lewat lorong ini saja...Jelas Sein.


Mm...itu lebih bagus..!!


Baiklah..antar mereka dulu..!!


Jendral...ambil jalan melalui lorong kedua dari kiri...di tiap tiap kiri kanannya banyak lorong bertangga...ambil lorong ke enam belas...setelah menuruni tangga dilorong ke enam belas..


dibalik tangga ada pintu..tempelkan koin ini untuk membukanya..masuklah ke pintu itu dan berjalanlah lurus sampai ujung


di persimpangan ambil jalan yang ke kanan...berjalanlah terus dan akan sampai di pintu goa marmer..


Jendral Karampuang mendengarkan sambil mencatat...baik Tuan Sein..kami jalan dulu..


Segera ia


mengawal Permaisuri dan keluarga raja lainnya menuju goa marmer..

__ADS_1


+++


__ADS_2