Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua

Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua
Hilangnya Seruling Neraka dan Dimulainya Pertarungan


__ADS_3

Ia berjongkok meraih benda itu, namun tenaga yang sangat besar membuatnya terpental....


Arrgghhh....!!


Darah mengucur di sela bibirnya...


Senjata ini benar benar sakti...


Ia berfikir, bagaimana mengambilnya...


Tiba tiba ia menepuk jidatnya..


Pok...!!


Hmm..aku hampir lupa..! iya..sarung tangan pemberian guru...!!


Ia pun mengeluarkan sarung tangan pemberian gurunya...kemudian Memakai sarung tangan di kedua tangannya ..


Kabut Jingga dengan ragu ragu berjalan kembali mendekati senjata sakti itu...


Ia menarik nafas dalam dalam..menguatkan hatinya..ia sudah siap siap untuk dilemparkan lagi...kemudian ia mencoba kembali meraih senjata sakti yang tergeletak itu...


Dan...benar saja...tidak ada lagi energi yang melemparkannnya...


Heheh...berhasil...berhasil.....!! gumamnya sambil berjingkrak kegirangan...


Ia kemudian membungkus benda hitam itu dengan salah satu sarung tangan dan dengan cepat menyimpan di balik pakaiannya..


Akhirnya...Seruling Neraka, ada di tanganku...!! hehehe....!! gumamnya dengan gembira,


sebentar lagibaku menjadi penguasa dunia persilatan...! hehehe..kemudian berlari cepat mengejar rombongannya...


++


Para pendekar aliansi sudah melalui area jebakan pasir...kini mereka memasuki daerah pedataran yang sangat luas...


Prajurit prajurit dari kerjaan Singgalang sudah lebih dulu ada disana...


Ki Tapak Gajah dan sebelas orang lainnya membuka kantong yang di berikan baginda dan membaca pesan di dalamnya..


Berpencar dua puluh dua puluh orang dan pasang pelindung energi...!! daerah ini rawan jika kita diserang dengan panah...!! Seru Ki Tapak Gajah..


Segera beberapa pendekar melindungi prajurit sebanyak dua puluh orang dalan perisai energinya masing masing...


Maju perlahan...!! Seru Datuk Ago..


Di lain pihak...


Di seberang pedataran...


Sial...kurang ajar..!!


Pasukan panah kita tidak akan dapat mengenai para prajurit itu..mereka di lindungi oleh para pendekar...


Ahli strategi di pihak mereka cukup cerdas...! puji Ambo Tapulaga.


Siapkan pasukan berjubah merah..! perintah Ratu Kegelapan..


Dua belas Jendral Berzirah bawa semua pasukan berjubah merah, hadang dan bunuh semua prajurit aliansi...!! kata Ratu Kegelapan penuh kebencian..


++


Sementara itu,


Sein terus memacu larinya, berkelebat dengan kecepatan sangat tinggi...


Wusss...!!


Sambil berkelebat ia malih rupa kembali menjadi Raja Kumbang Api..


Hari itu malih rupaku ketahuan oleh Kakek Mulut Beracun...itu karena aku menekan tingkatan kukuatanku...kali ini aku akan kerahkan sepenuhnya..hahahaha....batin Sein.


Sein terus saja berkelebat..


ah...pohon pohon ini menghalangi....!! batinnya


Ia kemudian melompat setinggi mungkin...sekarang ia terlihat lakasana sebuah layang layang yang di terbangkan sangat tinggi...terlihat sangat kecil..namun terus bergerak dengan cepat...


Ia terus mengamati dari atas...


Setelah beberapa peminuman teh terbang...


pasukan aliansi yang berkelompok kelompok terpisah di lengkapi dengan energi pelindung mulai terlihat...


Hmmm itu pasukan aliansi..!! batin Sein.


Owh...pasukan Musuh rupanya mempersiapkan dengan cukup teliti...!! gumam Sein setelah mengamati pergerakan golongan hitam.


Sein melihat pasukan Ratu Kegelapan juga di kawal oleh dua pendekar yang akan membongkar energi pelindung pasukan aliansi...kemudian akan disusul dengan pasukan panah..yang akan menghujani para pasukan aliansi jika energi pelindungnya telah di tembus...


Jika seperti ini pasukan Aliansi akan kewalahan...!!


Sebelum mereka mencapai jarak ideal, sebaiknya aku memberi sedikit kejutan untuk pasukan berjubah merah itu...heheheh...gumam Sein terkekeh.


Sein bersiap mengeluarkan Kumbang Api Beracun kemudian memerintahkan untuk memangsa musuh musuh yang dipimpin Ratu Kegelapan...


Biarkan dulu jarak parajurit musuh agak jauh dari para dedengkot itu..aku khawatir beberapa orang dari mereka dapat mengatasi kumbang kumbang api ini...! batin Sein.


Ketika jarak antara pasukan musuh dengan para dedengkot nya sudah cukup jauh,


Sein segera melepaskan Kumbang Api...


Suara kepakan sayap ribuan Kumbang Api Beracun berdengung di angkasa...


Banyaknya kumbang Api membuat langit seolah tertutup awan hitam...


Apa..i...itu....!!?


Semua elmenyaksukan bergidik ngeri...


Belum ada yang tahu pasti mahluk apa itu yang sedang mengarah ke mereka...


Sampai saat jarak semakin dekat mereka panik..


Itu adalah Kumbang Api Beracun...!! seru salah seorang dari aliansi...


Datuk Ago dan sesepuh aliansi kaget bukan kepalang...


Cepat bersiapp...hati hati...!! seru aliansi saling mengingatkan...


Kecuali Karaeng Gantarang dan Yasmin, keduanya tersenyum penuh arti...


Kedua belah pasukan panik...segera bersiap siaga...


Namun pasukan aliansi merasa lega..


karena ternyata serbuan kumbang api itu tidak mengarah ke mereka,.melainkan ke arah pasukan musuh...


Di pihak Ratu Kegelapan pun tercengang...

__ADS_1


i..ini...kumbang Api...!?


Keparat....!!


Raja Kumbang Api benar benar membantu aliansi golongan putih...! umpat Ratu Kegelapan yang segera mengenali mahluk yang menyerang ke arah pasukannya...


Sial...!! kurang Ajar..!!


Itu dia....!! umpat Ratu Kegelapan menunjuk ke arah Sein yang malih rupa menjadi Raja Kumbang Api..


Siapa saja yang sanggup, segera hentikan penghianat itu...!!


Seorang maju kedepan, biar aku yang menghentikannya ratu...!! Kata Ketua Sekte Temgkorak Darah...


Segera ketua Sekte Tengkorak Darah melesat ke atas untuk menghadang pergerakan Sein...


Raja Kumbang Api...! aku akan melenyapkanmu penghianat...!! Seru Angkulara..ketua Sekte Tengkorak Darah..


Bernarkah...!!?apa kau sudah tahu berapa lama kau bisa terbang seperti ini...!!?


Sementara keduanya siap bertarung...


Kumbang Kumbang Api beracun sudah memporak porandakan pasukan Ratu Kegelapan..


Hei tengkorak jelek, coba makan ini...!


Sein langsung menyerang Angkulara yang masih bengong memikirkan perkataan Sein barusan...


Ia memang bisa terbang, namun tidak cukup lama...


Ketika ia tersadar, sebuah serangan mematikan sudah mengarah ke kepalanya...


Angkulara, melengkungkan tubuhnya kebelakang menghindari serangan...ia berjumpaliatan di udara..mundur beberapa tombak...


Celaka...!! aku tidak dapat mengimbagi ilmu ringan tubuhnya..


aku tidak dapat bertahan lama...!! batin Angkulara.


Namun ia tiba tiba tercekat ketika energi besar seakan menekannya dan menghempaskannya...


Sein telah mengerahkan ilmu Pukulan Cahaya Hitam...!


Dhammmm...!!!


Angkulara terpental jauh dan jatuh ratusan tombak di belakang Ratu Kegelapan...


Tubuh Angkulara terseret dan berakhir dengan membentur kaki seorang sepuh...


Hmm...pukukan yang sangat kuat...!! seru orang tua sepuh itu, kemudian berkelebat dengan capat dan berdiri di samping Ratu Kegelapan dan Nanaek Bonggoeya.


Ah..Guru Agung Kripadarma..!! Seru beberapa orang di tempat itu..


Orang yang melayang itu adalah yang terkuat dari aliansi golongan putih...!! seru Guru Agung Kripadarma...


Oh..pantas saja tetua, ia memang murid Resi Naga Anantasesa...Jelas Nenek Bonggoeya yang mengira Sein adalah Raja Kumbang Api..


Apa..!!? benarkah..?


Sementara itu,..


Perlahan lahan pasukan Ratu Kegelapan habis di bantai Kumbang Api Beracun...


Dua belas Jendral Berzirah sudah mundur menghadap Ratu Kegelapan..


Ratu...!! sebentar lagi pasukan kita akan musnah semua...!


Perintahakan pasukan untuk mundur...! biar kami yang urus selanjutnya...! ucap Ratu Kegelapan..


Pasukan itu pun segera mundur..namun tidak banyak yang berhasil lolos dari Kumbang Api Beracun..


Kumbang Api Beracun di tangan Sein terus berevolusi menjadi semakin kuat..bahkan saat ini bisa menahan kekuatan seorang grand master Asal Mula tingkat Satu..


Setelah selesai memangsa, kumbang kumbang api itu segera kembali ke dalam guci yang ada dalam cincin penyimpanan Sein.


Kembali ke Guru Agung Kripadarma..


Aku penasaran dengan kekuatan murid Resi Naga Anantasesa ini...!! kata Guru Agung Kripadarma, sambil menatap lekat ke arah Sein.


Eh..maaf guru..jangan sampai kita ada masalah dengan Resi Naga Anantasesa...!! kata Nenek Bonggoeya memperingatkan..


Tidak perduli...!! aku juga sudah lama ingin menjajal kesaktian Resi legenda itu..! jawab Guru Agung Kripadarma..


Whusss....!!


Segera ia melayang terbang ke arah Sein..


Melihat kedatangan Guru Agung Kripadarma, membuat semangat para golongan hitam menyala nyala..


hahaha...aliansi ini akan musnah...!! guru agung Kripadarma sudah turun tangan...batin mereka dintempat masing masing...


Nenek Bonggoeya pun dengan semangat mencari lawan...ia melompat berniat menghabisi siapa saja yang ada di hadapannya...


Seseorang menghentikan langkahnya...


Heh..ketua Perguruan Mutiara Hijau,...! bagus ..!! aku memang sudah gerah dengan anjing istana macam kalian..


Ohoho..bukannya lebih baik dari pada menjadi anjing kegelapan..!?balas Yasmin yang tiba tiba muncul.


Heh..mulutmu tajam juga bocah...aku akan merobek mulut mu dan merusak wajah cantikmu itu...cih...!! umpat Nenek Bonggoeya...


Hihihi..guru dia iri pada kecantikanku...! karena dia sudah keriput....!! hihihi.. ejek Yasmin.


Owh..rupanya guru dan murid..! ayo siapa dulu yang akan maju...!! tantang Nenek Bonggoeya.


Tentu saja maju berdua nenek peot...!! jawab Yasmin yang segera menggempur dengan jurus empat puluh satu tongkat purba..


Sesaat ketua perguruan Mutiara Hijau tercengang dengan jurus jurus yang dimainkan Yasmin...lalu kemudian ia ikut terjun ke kancah pertempuran...


Di atas,


Guru Agung Kripadarma sudah berada di hadapan Sein.


Tuan..kau sangat hebat..!! aku lawanmu...!! kata Guru Agung Kripadarma.


Hah...tetua..apa tidak salah..!!?tanya Sein pura pura bodoh.


Apa maksudmu..? Guru Agung Kripadarma balik bertanya.


Kau sudah sangat sepuh tapi masih saja ikut campur urusan diniawi...apa kau ingin menikah lagi di usiamu yang tua itu....hahaha...goda Sein dengan pertanyaan asal asalan.


Jangan omong kosong...aku tidak seperti yang kau sangkakan...!! bela Guru Agung Kripadarma.


Tapi nenek raksasa yang di bawah sana itu sepertinya menyukaimu..hahahah...ejek Sein lagi,.sambil menunjuk Nenek Kimba..


Kurang Ajar...!!


Mulutmu sangat lancang...!!


Sekali berkelebat Guru Agung Kripadarma sudah berada di hadapan Sein dan menghantamkan tinjunya...

__ADS_1


Tinju Bintang Petir...!!


Sein yang sejak tadi sudah bersiap, mencoba beradu pukulan..


Nampak Sebuah pilar besar menghadang Tinju Bintang Petir...


Pilar Langit...!! Seru Guru Agung Kripa kaget terdorong dua tombak..


Sein pun terdorong juga sejauh dua tombak...


Ternyata murid Resi Naga Anantasesa sangat hebat..!! puji Guru Agung Kripadarma.


Melawan dia saja, bahkan habis ratusan jurus pun tidak tahu siapa yang akan menang...apalagi menghadapi gurunya...batin Guru Agung Kripadarma..


Terimakasih tuan,...! tuan telah membuka mata orang tua sepuh ini...!! saya pamit..kata Guru Agung Kripadarma lagi, kemudian berbalik pergi...


Tinggal Sein yang berdiri melayang sambil memulihkan diri...


Tadi setelah benturan pukulan, Sein merasa Guru Agung Kripadarma tidak mengerahkan kekuatan yang sesungguhnya..!!


Jika guru tua itu serius, pasti akan menghabiskan ratusan jurus..!! batin Sein.


Melihat kepergian Guru Agung Kripadarma, sebagian golongan hitam pengikut Ratu Kegelapan mulai ragu ragu...


Semangat bertarung mereka perlahan menurun...


Ratu kegelapan makin tertegun melihat kesakitan Raja Kumbang Api yang pernah menjadi bawahannya...


Mengapa Raja Kumbang Api menjadi sangat sakti...!? batinnya.


Semetara itu,..


Di tempat terpisah, Daeng Moncobalang sudah maju hendak bertarung dengan Datuk Ago, namun Karaeng Gantarang Menghadangnya...


Aku lawanmu buronan Muka Datar...!! kata Karaeng Gantarang.


Hah....!?Daeng Moncobalang si Muka Datar tercengang...


Kau...!!? apa yang kau lakukan disini..!?tanya Daeng Moncobalang sambil celingukan...


Apa yang kulakukan..!!? tentu saja aku ingin memusnahkanmu Muka Datar...!! jawab Karaeng Gantarang.


Daeng Moncobalang masih celingukan...


Hohoh...ternyata kau takut jika Dewa Sedih ada di sini ya...!!? hehehe... tanya Karaeng Gantarang lagi sambil terkekeh mengejek.


Di tempat golongan hitam hampir di ujung pedataran..Nenek Bonggoeya sudah di keroyok oleh Yasmin dan Ketua perguruan Mutiara Hijau...


Serangan tongkat Giok Hijau dan Tinju Mutiara terus mengurung pergerakan Nenek Bonggoeya..namun dengan gesit.ia memainkan jurus jurus Selendang Pemikat Arwah...


Yasmin hati hati dengan Selndangnya ..!!


iya guru..!!


Pertarungan terus berlangsung sengit...


Nenek Bonggoeya yang sejak tadi bertarung dengan semangat, melihat kepergian Guru Agung Kripadarma menjadi setengah hati..


Gawat...! tak ku sangka aliansi ini begitu kuat...!! bahkan guru agung Kripadarma tak mampu menghadapi Raja Kumbang Api..! batin Nenek Bonggoeya..


Sebuah hantaman pada bahunya membuatnya terjajar ke samping.


Bukk...!!


Akh...!!


Tongkat Mutiara Hijau milik Yasmin berhasil mengenai bahu nenek Bonggoeya..


Sial...!!


mereka semakin gencar...?! keluh Nenek Bonggoeya..


Ambo Tapulaga yang berhadapan dengan Ki Balang Nipa...sudah mulai ketetaran menghadapi Ketua perguruan Cahaya Sakti itu...


Sementara Nenek Kimba dan Ratu Kegelapan masih berdiri mengamati karena belum menemukan lawan...


Ratu...!! apa kita hanya akan menonton...!? tanya Nenek Kimba.


Tenanglah...!! kita akan membantu siapa yang terdesak hebat...!!


Itu...!! Ambo Tapulaga sudah hampir habis...!!


Itu Juga Nenek Bonggoeya...!! Tunjuk Nenek Kimba.


Tunggu Sebenar lagi...! jawab Ratu Kegelapan.


Pandeka Langik yang akhirnya di hadapi Datuk Ago..kini bertarung dengan bekas pimpinannya itu...


Pandeka Langik...!! tak ku sangka kau benar benar mengalami peningktan pesat...! kata Datuk Ago...


Hmm...Ini belum seberapa...ayo datuk...keluarkan Batara Karang andalanmu...!! teriak Pandeka Langik..!!


Hahah....untuk menghadapimu tidak perlu batara karang...!! kata Datuk Ago...


Datuk Ago yang memang tidak ingin berlama lama, segera mengeluarkan senjata andalannya...


Tombak Batara Surya...!


Pandeka Langik terkejut bukan kepalang...


Senjata Tingkat Semesta itu bukanlah sesuatu yang mudah dihadapi ditambah lagi yang memengangnya adalah Datuk Ago pimpinan Delapan Datuk...


Mengapa tombak itu ada padanya..!!? Ahh.. siall...!!


Diam diam pandeka Langik merasa jerih...


Namun Datuk Ago menyerang lakasana air bah yang tak pernah putus...


Memegang Tombak Batara Surya, menjadikan seluruh tubuh Datuk Ago memancarkan cahaya menyilaukan...udara terasa panas meenyengat...


Pandeka Langik mulai kehilangan konsentrasi,..hawa panas yang menderanya...telah menjadikan perlawanannya kacau...di tambah lagi semangat bertarungnya yang mulai mengendur sejak kepergian Guru Agung Kripadarma..


Tetua dan pendekar golongan hitam sudah berhadapan dengan para grand master bantuan dari keluarga bangsawan..


Bantuan golongan hitam dari benua luar, juga berhadapan sudah berhadapan dengan pendekar dari kesulatanan Okdoman..


Pertarungan Karaeng Gantarang dan Daeng Moncobalang sesaat lagi akan di mulai, namun sesosok bayangan berdiri di samping karaeng Gantarang..


Aku memang ada disini, Moncobalang...!! Kata Dewa Sedih...


Dewa Sedih yang baru saja tiba, melihat Karaeng Gantarang akan bertarung dengan Daeng Moncobalang langsung mendatangi keduanya..


Sementara istrinya, Nenek Serba Tahu langsung berdiri di samping Sein..


Eh..Nenek...!? Salam Nek..!! sapa Sein membungkuk hormat.


Iya nak.. bangunlah..!! timpal Nenek Serba tahu.


sambil menatap kearah Daeng Moncobalang...

__ADS_1


Orang ini tidak pernah tobat...!! dasar manusia durjana...!! umpat Nenek Serba Tahu.


+++


__ADS_2