
Pertandingan sementara tertunda,
Orang orang sibuk memperhatikan serta penasaran menunggu hasil pengobatan Pangeran Bokori..
Eh adik, tadi kenapa malah menggunakan merapi meletus tingkat dua ?tanya Yasmin.
Emm...aku bosan saja, aku ingin cepat cepat membereskan ketua busuk itu, jadi setelah ku bentengi diriku dengan ajian tapak beku, aku kerahkan saja merapi meletus...beber Mentari.
Setelah cukup lama, akhirnya Pangeran Bokori berhasil disembuhkan..
walaupun hasilnya membuat Pangeran Bokori terus uring uringan karena kini lidahnya hilang di bagian ujungnya akibat kesalahan Jendral Azkari yang buru buru mengobatinya..
Pangeran Bokori kini cadel, kadang yang di ucapkannya tidak dimengerti oleh orang sekitarnya..
Melihat keadaan Pangeran Bokori, Mentari tertawa cekikikan dan berbisik di telinga Yasmin...kakak, sudah kubilang supaya dia menjaga baik baik lidahnya, tapi dia tidak mendengar, akhirnya sekarang ia sedikit tidak bisa menggunakan lidahnya hihihihi...
Pertandingan dilanjutkan,
Karena pada pertandingan sebelumnya utusan Ketajaan Palamerah juga sudah menang atas utusan Kerajaan Tanatojeng, sedangkan utusan Kerajaan Lampeapi juga sudah menang terhadap utusan Kerajaan Rappocini maka kini yang akan memperebutkan pemenang utusan perorangan adalah utusan Kerajaan Lampeapi melawan utusan Kerajaan Palamerah...
Di atas arena sudah berhadapan antara Mentari dan Jendral Bintoro...
maaf nyonya....silahkan..!! sapa jendral Bintoro..
Silahkan tuan..! jawab Mentari.
Sebenarnya Jendral Bintoro sudah merasa sedikit gentar, yang sejak tadi menyaksikan kehebatan Mentari tapi demi nama kerajaan Palamerah ia bertekad untuk bertarung maksimal menghadapi Mentari..
Jendral Bintoro mengeluarkan sebuah cakram berwarna perak yang menimbulkan hawa yang sangat panas..
Seluruh tubuh Jendral Bintoro berwarna putih keperakan...
Menyaksikan itu Mentari hanya tersenyum, ia kemudian mementangkan telunjuk kirinya di atas bahu....tiba tiba muncul cakram berwarna emas yang terus berputar di ujung telunjuk Mentari...aura cakram emas menekan dan menyedot habis kekuatan cakram perak Jendral Bintoro...bahkan kini terlihat Jendral Bintoro tertelungkup bersujd dengan keringat membasahi sekujur tubuhnya yang gemetar ketakutan...
Semua yang ada di tempat itu juga terperangah...tidak sedikit yang ikut bersujud dan banyak juga yang jatuh berlututut karena aura cakram yang dikeluarkan Mentari...
Cakram Sudarsana...!!! seru beberapa orang yang mengenali senjata itu...
Ki Jampang juga tak kalah kaget...
siapa sebenarnya anak ini....!!?
mmm...rupanya identitas ketiga orang ini tidak sederhana...gumamnya.
Di arena,
ampun nyonyaaa....! teriak Jendral Bintoro...
Mentari segera menghentikan Cakram Sudarsana...semua energi yang dari tadi sangat menekan yang meliputi arena tiba tiba sirna...orang orang kini dapat bernafas lega.
Pemenang pertandingan adalah utusan dari kerajaan Lampeapi...!! seru wasit mengumumkan.
Ckckck...benar benar membuka mata orang....puji Raja Karunrung...
anak ini, dengan umur semuda itu, mampu mengeluarkan Cakram Sudarsana...sebuah pencapaian jiwa yang luar biasa...
Pantas saja, dari tadi aku berusaha menekannya dengan aura raja, ia sama sekali tak terpengaruh...batin raja Karunrung..
Kini nampak Mentari yang melenggang meninggalkan arena menuju Sein dan Yasmin.
kakak...!! bagaimana cakram sudarsana yang ku kerahkan tadi? tanya Mentari pada Sein.
Bagaimana apanya, setelah ini akan ada banyak orang yang mengejarmu...!! bisik Sein.
Hah!!? apakah aku secantik itu!!?timpal Mentari..
Tok...!!
auuu....!sakit kak...knp kepalaku dijitak?
Berhenti bercanda..!! sergah Sein Melotot.
iya..galak amat...!! Mentari merajuk.
Orang orang itu akan mengejarmu dan akan memintamu menyerahkan kitab Ganjar Dewa...!!
Kitab Ganjar Dewa!!? kitab apa itu kak?
Kitab kuno, yang berisi petunjuk mengendalikan Cakram Sudarsana dan beberapa ilmu tingkat tinggi lainnya..
Kitab Ganjar Dewa merupakan salah satu kitab impian para pendekar tempo dulu..kitab ini adalah salah satu dari empat kitab legenda...beber Sein.
Nenek tidak pernah mengatakan padaku masalah ini kak!?
ya, tapi nenek sudah menulisnya dan kau pasti lagi lagi luput membacanya...kata Sein..
He...! Mentari hanya tersenyum canggung.
Hati hatilah,..! untuk menghindari masalah setelah misi kita selesai, dari sini kita akan malih rupa lagi...bisik Sein.
kedua gadis mengangguk setuju..
Di arena,
Pertandingan selanjutnya, antara Kerajaan Tatatojeng dan Rappocini dimenangkan oleh utusan kerajaan Rappocini...
Kini pertandingan memasuki babak kedua, yakni pertandingan beregu...
tiap kerajaan diwakili tiga utusannya yang akan bertarung dengan tiga utusan dari kerajaan lainnya..
Seperti sebelumnya tiga Utusan Kerajaan Palamerah berhadapan dengan tiga utusan kerajaan Tanatojeng...
Disusul dengan utusan kerajaan Rappocini berhadapan dengan utusan kerajaan Lampeapi..
Tiap tiap pemenang akan berhadapan dengan tim pemenang lainnya.
Wasit sudah memulai babak beregu...
Utusan Palamerah dan Tanatojeng silahkan mengambil tempat di arena...!! seru wasit pertandingan dengan lantang.
Ketiga utusan Palamerah segera melompat ke arena pertandingan...
karenamerasa kekuatan mereka cukup berkurang maka utusan kerajaan Tanatojeng menyatakan kalah...mereka hanya berencana untuk menonton pertandingan..
Karena utusan Tanatojeng menyerah, maka pemenangnya adalah utusan kerajaan Palamerah....!! ucap wasit lantang...
huuuuu....!! cemooh penonton ke tim Tanatojeng..
mendengar semua itu Pangeran Bokori hanya bisa mengumpat tidak jelas...
Utusan Kerajaan Lampeapi dan utusan Kerajaan Rappocini dipersilahkan mengambil tempat di arena..
__ADS_1
Sein dan kedua gadis segera naik ke arena,..
Sedangkan di kubu Kerajaan Rappocini yang tadi kehilangan Tuan Daeng Tanralili yang cedera kini memajukan Dewa Perang mereka Jendral Katangka sebagai pangganti daeng Tanralili..
Segera kedua kubu sudah saling berhadapan...
Tuan Lodaya dan Tuan garatto yang sudah maklum akan kehebatan Mentari memasang tingkat kewaspadaan tinggi..
Tiba tiba dari arah atas,...
Karunrung..!! apa sudah tidak ada orang lain lagi dikerjakan ini yang bisa kau utus!?
Suara menggelegar dengan penekanan energi yang tinggi...
beberapa orang merasa sangat tertekan dengan energi yang dikerahkan orang tersebut...
Lancang...!! siapa kalian berani menentang keputusan Raja..bentak salah seorang pengawal Istana...
Bhammm....!!
Tiba tiba pengawal tersebut terpental...
Rupanya sudah terlalu lama tidak pulang sehingga kalian tidak mengenalku lagi...!!
ucap orang tua sepuh berkelebat turun ke arena di dampingi tiga orang yang juga sudah kelihatan sepuh...
Paman Agung Kerjaaan..!!!Seru Raja Karunrung seraya berdiri memberi hormat..
Paman Agung Kerajaan adalah adik raja dua generasi sebelum raja Karunrung...
memiliki kedudukan sangat tinggi di kerajaan Rappocini..
Kehadiran ke empat orang ini membuat Sein garuk kepala...
hmmhhh...orang orang dari benua timur...!! batin Sein.
Dua orang pengawal ini dari pulau laba laba...dan yang satu kemungkinan dari perguruan matahari hitam....!! batin Sein lagi...
Hei...apakah pertandingan ini di hentikan dulu!!?
kalau dihentikan, aku ingin tidur dulu...canda Sein yang mengundang gelak tawa penonton...
Maaf paman agung kerajaan..! apakah anda bisa menepi sebentar..pertandingan akan kami lanjutkan...beber wasit pada rombongan mama agung kerajaan..
Diam....!!
justru aku kemari untuk ikut mewakili kerajaan Rappocini...bentak paman agung kerajaan...
kalian minggirlah...perintah paman agung kerajaan pada Tuan Garatto, Jendral Katangka dan Jendral Lodaya.
bahkan Jendral Katangkapun tak bernilai dimata paman agung kerajaan...bisik para penonton...
Ketiganya segera memberi hormat dan kembali ke sisi raja Karunrung...
Baginda,...paman agung kerajaan benar benar telah mempermalukan baginda....!!
kata Jendral Katangka protes...
Mmm....aku belum punya cukup kekuatan untuk mengurusnya....tunggu saja....!! tekad raja Karunrung...
sementara kita biarkan saja dulu dia...!! perintah raja Karunrung.
Baik baginda....!! jawab Jendral Katangka.
kini, Sein dan kedua gadis berhadapan dengan pengawal paman agung kerajaan...sedangkan paman agung kerajaan menonton di dekat baginda Karunrung..
Ki Jampang, yang sedang menonton juga kaget dengan kemunculan tiba tiba paman Agung Kerajaan...
hmmm...jadi ini orang yang paling berpengaruh Rappocini...aku bisa mengendalikan kerajaan Rappocini menggunkan tangan orang ini...batin Ki Jampang..
Aku sudah dapat kesimpulan bagus..saatnya menemui guru...kemudian ki Jampang berkelebat pergi..
Di arena,...
anak muda...kau cukup hebat...
biarkan kami yang sepuh ini mencoba kekuatan tulang muda kalian...
Seorang sepuh berpakaian Hitam ringkas segera merangsek ke arah Sein..Seorang sepuh lainnya menyerang ke arah Mentari..dan Seorang sepuh yang paling kuat diantara mereka menyerang Yasmin dengan serangan pedang tipis bermata dua...
Diserang dengan kecepatan seperti itu hanya membuat Sein tersenyum kecil sambil menghindar dengan langkah ringan...
yang menyerang Sein adalah salah satu dari tetua perguruan laba laba beracun..
Pedang jaring laba laba...!!seru tetua sepuh itu...
Sein hanya menghindar seadanya namun orang tua sepuh itu kaget melihat gerakan gerakan Sein yang efektif menghindari serangan serangannya...
Jangan menghindar saja apa kau tidak diajari gurumu cara menyerang hah..!!?maki tetua sepuh itu...
Sein hanya diam sambil mengerahkan jurus jurus belati purba...
orang tua itu mulai gelagapan...Seandainya saja ia tahu Sein hanya menggunakan sepersepuluh dari kecepatan nya maka tentu orang tua itu akan muntah darah...
Ketika Orang tua itu menyerang berputar menggunakan jurus andalannya...bayangan laba laba...!! Sein sudah maklum akan kelemahan jurus ini...Sein mengambil sikap berjongkok dan memusukkan jarinya seolah menggunakan belati ke atas..tepat saat orang itu menyerang berputar...sehingga telunjuk Sein tepat mengenai tenggorokan orang tua itu...
Orang tua itu kaget bukan kepalang...ia sadar..jika Sein mau tentu sudah dari tadi tenggorokannya pecah...
Ia melompat mundur dan memberi hormat pada Sein...anak muda kau memang sangat luar biasa...aku kalah...!! ucap tetua sepuh itu...kemudian berkelebat ke sisi Paman Agung Kerajaan..
Sementara itu, tetua yang menyerang Mentari juga tak kalah kaget...ia merasakan seolah setiap jurus yang ia mainkan sudah diketahui penangkalnya oleh Mentari...
nyonya muda....! aku masih punya ilmu simpanan...jika kau bisa menangkal ini aku akan tunduk padamu...
Orang tua itu melompat memundur mengambil gerakan jari jari tangan terpentang,
Aji Seratus Laba Laba Beracun..!!
Sein yang berkelebat hendak kembali segera menghampiri Mentari dan berbisik..Mentari mengangguk...
Mentari merentangkan kedua Kakinya dengan tangan kanan mengepal di pingggang...tangan kiri membentuk tapak menekan ke bawah...
Ajian Tawon Purba Tingkat satu..!!
Suara gemerisik laba laba...dan sura ribuan tawon saling beradu memekakkan telinga...
Dhuarrrr....!!!
Dua kekuatan beradu...
orang tua sepuh terlempar keluar arena dengan tubuh compang camping...sedang Mentari hanya tergetar sedikit...
__ADS_1
Kejadian ini membuat Paman Agung Kerajaan terlonjak dari kursinya...
Selama ini belum pernah ada yang bisa menandingi kedua pengawalnya...tapi kini yang satu telah dipecundangi Sein dan yang satu lagi terkapar tak berdaya di luar arena..
Kini tinggal satu pengawal terhebat nya yang masih menyerang Yasmin...dengan gerakan Tongkat purba yang indah Yasmin melawannya dengan santai...
kening orang tua itu berkerut...selama ini malang melintang di dunia persilatan belum pernah ia melihat jurus jurus yang dimainkan Yasmin..Selain sangat indah..juga sangat efektif...
Nyonya...boleh ku tahu siapa yang mengajarimu jurus hebat itu..!!?
Suamiku...yang mengajariku..jawab yasmin sambil menunjuk Sein...
Orang tua itu mengangguk...! aku tidak dapat mengalahkanmu nyonya...!!
tapi sebaliknya aku bisa mengalahkanmu tuan...jawab Yasmin singkat disertai serangan tongkat purba dengan kecepatan tinggi...sulit orang tua itu untuk menghindar..jadi ia nekad saja menangkis serangan Yasmin...niatnya ingin adu tenaga dalam...ia yakin dalam hal tenaga dalam Yasmin masih jauh dibawahnya..
ini kerena dari tadi Yasmin memang hanya menggunakan sedikit sekali tenaga dalamnya...
tapi saat serangan ini Yasmin tidak main main lagi..ia menyerang dengan lima puluh persen tenaga dalamnya...
BHAMMMMMM...!!
Orang tua itu terlempar lima tombak keluar arena....
ti..tidak...mungkin...!!
Ka..kau...grand master Langit tingkat Akhir...!!
kata pria sepuh itu terbata bata tak percaya..
Orang tua itu segera duduk bersila, memulihkan tenaga dalamnya..namun dadanya terasa sakit..ia muntah darah kental cukup banyak...
Hmmm...aku terluka dalam serius...utusan Kerajaan Lampeapi ini benar benar mengerikan...batinnya.
Paman Agung Kerajaan segera melompat mengobati pengawalnya...
Setelah beberapa saat,
ia naik ke arena..
anak muda..aku menantangmu...!! seru paman agung kerajaan menunjuk kearah Sein.
Sein menunjuk dirinya...aku..!??
Ya kamu...!!
Sein segera berkelebat ke arena...
maaf tetua..!!sapa Sein.
Hmm...tidak usah basa basi...!! bentak paman agung kerajaan..
Aku ingin lihat seberapa hebat jurus anehmu itu...!!
Paman agung kerajaan segera menerjang dengan sengit...sejak tadi Sein maklum kalau orang tua ini berada di tingkat Grand Master Suci tingkat Akhir..
Sein tidak menggunakan jurus belati purba menghadapi paman agung kerajaan...
Sein mengeluarkan Sepasang Belati miliknya..biru dan hijau...
Sein memainkan jurus jurus belati senyap...
Paman agung kerajaan mengernyitkan kening...ia merasa bergidik..
Ilmu apa yang digunakan anak ini..!? batinnya.
Penonton merasa gembira melihat pertarungan keduanya...jarang jarang merrka melihat pertarungan tingkat tinggi seperti ini...
mm...jurus jurus utusan kerajaan Lampeapi itu sangat luar biasa...gumam beberapa dari penonton.
Ketika Paman agung kerajaan hendak menggunakan jurus pamungkas yang ia kuasai..Sein merubah jurus jurusnya..kini Sein mengerahkan 41 jurus belati purba ciptaannya..
Energi disekitar mereka seolah tersedot oleh Sein...kini mama agung kerajaan haruns mengerahkan tenaga dalam berkali lipat agar bisa mengimbangi Sein..namun itu tidak berlangsung lama...karena setiap saat energi ditempat dilahap oleh tubuh Sein...
Uhukkk..!! terlihat paman agung kerajaan terjajar kebelakang dengan batuk darah...!!
ia tak tahan lagi ...semua energinya serasa tersedot tidak ada hentinya...sehingga ia hampir kehabisan tenaga...
Uhhukkkk...ukhukkkk!! masih batuk batuk kecil disertai semburan darah, paman kerajaan berusaha mengobati luka dalamnya namun agak sulit....memang dalam kondisi seperti ini ia membutuhkan seseorang dengan tenaga dalam tinggi untuk disalurkan ke tubuhnya agar ia kembali segar...
Uhukkk...! anak muda...!!
rupanya kau berada di ranah grand master langit tingkat akhir...!! kata paman agung kerajaan dengan nafas masih terengah engah..
Sein hanya mengangguk canggung...
Dalam hati Sein terkekeh...dasar orang tua...selalu memandang remeh yang muda..batinnya.
Pertandingan berakhir,
Utusan Kerajaan Lampeapi menang..!! Seru wasit pertandingan...
Kini Urusan Lampeapi akan berhadapan dengan utusan Palamerah..!!tambah wasit pertandingan...
Selembar kain putih dilemparkan ke arena oleh Jendral Bintoro..
Kami utusan Palamerah menyerah..!!serunya.
Oh...utusan palamerah menyerah...!!
maka pertandingan tahun ini di menangkan oleh utusan kerajaan Lampeapi..!! seru wasit pertandingan...
Sorak sorai kemenangan dari penonton untuk Sein dan kedua gadis...
Raja Karunrung berkesempatan memberikan hadiah...
Tuan Sein dan Nyonya....!! karena tahun ini anda bertiga adalah pemenang pertandingan yang baru pertama kalinya diadakan di benua selatan ini...maka aku akan menganugerahkan hadiah..
Hadiahnya bebas kalian boleh pilih sendiri langsung di Istana Kalompoang...
Istana Kalompoang adalah tempat kerajaan Rappocini menyimpan benda benda berharga baik obat, herbal, ataupun senjata serta kitab kitab yang bernilai tinggi...
Wahhhh...enak sekali tuan itu..ia bebas memilih apa saja di istana Kalompoang...komentar beberapa penonton..
namun,
Dari kegelapan istana Kalompoang..
Sebuah tatapan misterius dan senyum sinis dari balik istana Kalompoang menatap Sein...
Hmm...ingin bebas memilih barang disini..!! kita akan lihat apa kau mampu...!!gumam lelaki bertudung dalam istana Kalompoang.
__ADS_1
+++